Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 50: Takut Kepada Allah) #8

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 50: Takut kepada Allooh



📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله


Hadits 8

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعَرَقَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَيَذْهَبُ فِي الْأَرْضِ سَبْعِينَ بَاعًا وَإِنَّهُ لَيَبْلُغُ إِلَى أَفْوَاهِ النَّاسِ أَوْ إِلَى آذَانِهِمْ

Dari Abu Hurairah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya keringat pada hari kiamat menyebar di tanah seluas tujuh puluh depa dan sesungguhnya ia mencapai mulut-mulut manusia atau hingga telinga-telinga mereka."

Shahih Muslim (2863)

Audio didapatkan dari Al Akh Wan Perwira Wan Adam Al Malizy حفظه الله

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

بارك الله فيكم
Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 50: Takut Kepada Allah) #7

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 50: Takut kepada Allooh



📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله


Hadits 7

وَعَنِ الْمِقْدَادُ بْنُ الْأَسْوَدِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تُدْنَى الشَّمْسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ الْخَلْقِ حَتَّى تَكُونَ مِنْهُمْ كَمِقْدَارِ مِيلٍ قَالَ سُلَيْمُ بْنُ عَامِرٍ فَوَاللَّهِ مَا أَدْرِي مَا يَعْنِي بِالْمِيلِ أَمَسَافَةَ الْأَرْضِ أَمْ الْمِيلَ الَّذِي تُكْتَحَلُ بِهِ الْعَيْنُ قَالَ فَيَكُونُ النَّاسُ عَلَى قَدْرِ أَعْمَالِهِمْ فِي الْعَرَقِ فَمِنْهُمْ مَنْ يَكُونُ إِلَى كَعْبَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُونُ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُونُ إِلَى حَقْوَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يُلْجِمُهُ الْعَرَقُ إِلْجَامًا قَالَ وَأَشَارَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ إِلَى فِيهِ

Dari Al Miqdad bin Al Aswad berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: " Pada hari kiamat, matahari di dekatkan ke manusia hingga sebatas satu mil -berkata Sulaim bin Amir: Demi Allah, aku tidak tahu apakah beliau memaksudkan jarak bumi ataukah mil yang dipakai bercalak mata- lalu mereka berada dalam keringat sesuai amal perbuatan mereka, di antara mereka ada yang berkeringat hingga tumitnya, ada yang berkeringat hingga lututnya, ada yang berkeringat hingga pinggang dan ada yang benar-benar tenggelam oleh keringat." Al Miqdad berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam menunjuk dengan tangan ke mulut beliau.

Shahih Muslim (2864)

Audio didapatkan dari Al Akh Wan Perwira Wan Adam Al Malizy حفظه الله

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

بارك الله فيكم
Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Dauroh Semarang (Penciptaan Manusia & Keharusan Untuk Mereka Kembali Kepada Pencipta Mereka)

بسم اللّه الرّحمٰن الرّحيم

📜 Dengan mengharap ridho اللّه سبحانه و تعالى hadirilah muhadhoroh خلق البشر و اقتضاء رجوعهم إلى خالقهم (Penciptaan Manusia & Keharusan Untuk Mereka Kembali Kepada Pencipta Mereka)

bersama 🎙Asy Syaikh abu Fairuz 'Abdurrahman bin Soekojo al Qudsiy al Jawiy al Indonesiy إن شاء اللّه

📌 besok *Rabu, 28 Robii'ul Akhir 1441/ 25-12-2019 m* pukul _16.30 - 17.30 wib_ 🕰

🕌 di *masjid Ahlussunnah* _jalan Bukit Mawar IV, perumnas Bukit Sendangmulyo, Semarang._ ⬇

🔸️Sesi 1


🔸️Sesi 2


🔸️Sesi 3 (Tanya Jawab)


📍 https://maps.app.goo.gl/u44U2QtZrfe1ZzVYA

💻  t.me/ahlussunnah_semarang

🖥 www.daarulhadits.web.id

🛣
"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah Ta'ala akan mudahkan jalan baginya menuju surga."
(HR Muslim no 2699)

بارك اللّه فيكم جميعا

Sumber Channel Telegram: @MaktabahFairuzAddailamiy

Kitab "Memahami Adab Syar'i Dan Kadar Diri Dalam Memakai Alat Telekomunikasi"

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته.

بسم الله الرحمن الرحيم.
الحمد لله رب العالمين.

Telah tercetak buku berbahasa Indonesia berjudul: "Memahami Adab Syar'i Dan Kadar Diri Dalam Memakai Alat Telekomunikasi".

Sebagai terjemahan dan catatan kaki terhadap risalah: "Washaya Wa Tanbihat Fi Isti'malil Internet Wasy Syabakat" karya Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Ali Bin Hizam Al Fadhliy حفظه الله ورعاه.

Isinya sebagai berikut:

Bab Satu: 
Teks Pertanyaan Dan Jawabannya.

Bab Dua: 
Catatan Kaki Untuk Teks Pertanyaan Dan 
Jawabannya.

[Pasal Satu: Gambaran Perselisihan dan Beberapa Sebabnya].

[Pasal Dua: Semangat Memanfaatkan Alat Telekomunikasi Untuk Menyebarkan Kebaikan].

[Pasal Tiga: Hakikat Ilmu, dan Keharusan Untuk 
Mementingkan Menambah Ilmu].

[Pasal Empat: Saling Membantu Menyebarkan Ilmu].

[Pasal Lima: Mengobati Perselisihan Antar Ikhwah].

[Sub Pasal: Tidak Membalas Keburukan Dengan Keburukan].

[Pasal Enam: Bahayanya Berfatwa Sebelum Waktunya].

[Pasal Tujuh: Tidak Putus Harapan Akan Terbentuknya Kembali Persatuan Yang Hakiki].

والحمد لله رب العالمين.

Spec :
Hardcover 65 halaman
Nett = 215gr
Pita batas baca

Pesan Sekarang
⇓⇓⇓
Untuk pemesanan klik gambar

Dauroh Kudus ("Mengikuti Jalan Yang Lurus")

Daurah di Markiz Kudus, membahas kitab "Mengikuti Jalan Yang Lurus" Karya Fadhilatusy Syaikh Al Allamah Ahmad bin Yahya An Najmiy رحمه الله.

🔸️Sesi 1


🔸️Sesi 2


🔸️Sesi 3


🔸️Sesi 4


🔸️Sesi 5


🔸️Sesi 6


🔸️Sesi 7


🔸️Sesi 8


🔸️Sesi 10


🔸️Sesi 11


🔸️Sesi 12


🔸️Sesi 13


🔸️Sesi 14 (selesai)


(Bersama : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman Bin Soekojo Al Indonesiy Al Jawiy حفظه الله)

Sumber Channel Telegram: MaktabahFairuzAdDailamiy

Dauroh Semarang ("Manhaj Para Imam Dalam Tawassul Dan Istighatsah") Bersama Asy-Syaikh Abu Fairuz حفظه الله

بسم اللّه الرّحمٰن الرّحيم

📚 Dengan mengharap ridho اللّه سبحانه و تعالى hadirilah dauroh Ilmiyyah Semarang dengan tema  "Manhaj Para Imam Dalam Tawassul Dan Istighatsah" karya Fadhilatusy Syaikh Ahmad Bin Yahya An Najmiy رحمه الله.

bersama Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy حفظه الله

إن شاء اللّه

Ahad, 18 Robii'ul Akhir 1441/ 15-12-2019 m mulai ba'da Shubuh - selesai ⌚

🕌 di masjid Ahlussunnah jalan Bukit Mawar IV, perumnas Bukit Sendangmulyo, Semarang.

📍 https://maps.app.goo.gl/u44U2QtZrfe1ZzVYA

Gratis Kitab Materi:
Klik Gambar untuk download file pdf

"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah Ta'ala akan mudahkan jalan baginya menuju surga."
(HR Muslim no 2699)

🔸️Sesi 1


🔸️Sesi 2


🔸️Sesi 3 (Tanya Jawab "Permasalahan Aqiqah")


🔸️Sesi 4


🔸️Sesi 5 (Tanya Jawab "Apakah do'a dengan tawassul dengan amal shalih dan apakah dosa kesyirikan yang dahulu itu di ampuni?)


🔸️Sesi 6


🔸️Sesi 7


🔸️Sesi 8


🔸️Sesi 9a


🔸️Sesi 9 (selesai)


بارك اللّه فيكم جميعا

Sumber Channel Telegram: @MaktabahFairuzAddailamiy

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 50: Takut Kepada Allah) #6

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 50: Takut kepada Allooh

Audio 1


Audio 2


📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله


Hadits 6

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ خَطَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُطْبَةً مَا سَمِعْتُ مِثْلَهَا قَطُّ قَالَ لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا وَلَبَكَيْتُمْ كَثِيرًا قَالَ فَغَطَّى أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وُجُوهَهُمْ لَهُمْ خَنِينٌ فَقَالَ رَجُلٌ مَنْ أَبِي قَالَ فُلَانٌ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { لَا تَسْأَلُوا عَنْ أَشْيَاءَ إِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ } رَوَاهُ النَّضْرُ وَرَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ عَنْ شُعْبَةَ

Dari Anas radhiyallahu 'anhu dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah dengan khutbah yang belum pernah aku dengar sebelumnya, beliau berkata; "Seandainya kalian dapat mengetahui apa yang aku ketahui, maka kalian pasti akan sedikit tertawa dan banyak menangis.' Anas berkata; Para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menutupi kepala mereka dan mereka pun terserang sakit sengau hidung.' Setelah itu, 'Ada seorang laki-laki bertanya; 'Siapakah ayah saya? ' Beliau menjawab: 'Ayahmu adalah si fulan.' Maka turunlah ayat yang berikut ini: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu bertanya tentang segala sesuatu yang apabila dijelaskan kepadamu, maka hal itu akan memberatkanmu. (QS. Al Maa'idah: 101). Diriwayatkan oleh An Nadlr dan Rauh bin Ubadah dari Syu'bah. [Muttafaq Alaih]

Shahih Al Bukhari (4621, 6486)
Shahih Muslim (2359)

Audio didapatkan dari Al Akh Wan Perwira Wan Adam Al Malizy حفظه الله

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

بارك الله فيكم
Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Dauroh Selangor (Asy-Syaikh Abu Fairuz حفظه الله)

Rekaman daurah di Selangor
"Aqidah Thaifah Manshurah Najiyah"
karya Al Imam Ahmad bin Yahya An Najmiy رحمه الله.


🔸️Sesi 1


🔸️Sesi 2


🔸️Sesi 3


🔸️Sesi 4


🔸️Sesi 5


Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy حفظه الله

Sumber Channel Telegram: @MaktabahFairuzAddailamiy

ISLAM & POLITIK

Sumber Channel Telegram: @MaktabahFairuzAddailamiy

ISLAM & POLITIK

السلام عليكم

Apakah sudut pandang Islam tentang politik.

Sebahagian manusia menilai politik lebih dari agama kerana untuk mengukuhkan agama perlu kepada politik yang bagus tanpa mengambil kira penyelisihan syariat?


Di dalamnya juga ada Jawaban untuk pertanyaan dari sebagian ikhwah di Medan:
*Bismillahirrohman-irrohim*

Ya syaikh, mohon dijelaskan mengenai apa saja sebab-musebab kita tidak mengkafirkan waliyul 'amr di negeri kita ini padahal mereka menyeru dan bangga terhadap demokrasi. Sementara hukum menyeru pada demokrasi adalah syirik akbar. Lalu apa saja poin-poin yang menggugurkan dari vonis kafir atas penguasa kita ya syaikh? 
Mohon penjelasan beserta dalil-dalilnya ya syaikh jazakallohu khoiron
----------------------------

Di jawab oleh :
Asy-Syaikh Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al Indonesiy Aljawiy Al Qudsiy حَفِظَهُ اللّٰه
Faedah di dapat dari Al Akh Abu Shabir Wan Perwira Wan Adam Al Malaysiy حَفِظَهُ اللّٰه
---------------------------------------------------

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 50: Takut Kepada Allah) #5

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 50: Takut kepada Allooh




📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله


Hadits 5

وَعَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
{ يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ }
حَتَّى يَغِيبَ أَحَدُهُمْ فِي رَشْحِهِ إِلَى أَنْصَافِ أُذُنَيْهِ

Dari Abdulah bin Umar radhiyallahu 'anhuma bahwasanya; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada hari ketika seluruh manusia bangkit kepada Rabb semesta alam, salah seorang dari mereka tenggelam dengan keringatnya sendiri bahkan genangan keringatnya mencapai pertengahan kedua telinganya." [Muttafaq Alaih]

Shahih Al Bukhari (4938)
Shahih Muslim (2862)

Audio didapatkan dari Al Akh Wan Perwira Wan Adam Al Malizy حفظه الله

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

بارك الله فيكم
Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 50: Takut Kepada Allah) #4

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 50: Takut kepada Allooh



📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله


Hadits 4

وَعَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مِنْهُمْ مَنْ تَأْخُذُهُ النَّارُ إِلَى كَعْبَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ تَأْخُذُهُ النَّارُ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ تَأْخُذُهُ النَّارُ إِلَى حُجْزَتِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ تَأْخُذُهُ النَّارُ إِلَى تَرْقُوَتِهِ

Dari Samurah bin Jundub nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya diantara mereka ada yang terkena api neraka hingga mata kakinya, ada yang terkena api neraka hingga lutut, ada yang terkena api neraka hingga tempat ikat pinggang dan ada yang terkena api neraka hingga tulang selangka." 

Shahih Muslim (2845)

Audio didapatkan dari Al Akh Wan Perwira Wan Adam Al Malizy حفظه الله

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله
بارك الله فيكم
Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Kitab "Ajaibnya Alam Semesta (Bantuan Buat Muslim Singapura demi membantah para pengingkar adanya Sang Pencipta)"

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته.

بسم الله الرحمن الرحيم.
الحمد لله رب العالمين.

Telah tercetak buku berbahasa Indonesia berjudul: "Ajaibnya Alam Semesta (Bantuan Buat Muslim Singapura demi membantah para pengingkar adanya Sang Pencipta)"

Yang berisi:
Bab Satu
Sebagian Bukti Kekuasaan Allah Ta’ala di Kerajaan Langit.

Bab Dua
Sebagian Bukti Kekuasaan Allah Ta’ala di Kerajaan Bumi.
Pasal Satu: Sebagian Ayat Allah Ta’ala Tentang Lautan . 
Pasal Dua: Sebagian Ayat Allah Pada Sungai . 
Pasal Tiga: Keadaan tanah . 
Pasal Empat: Sebagian Makhluk Allah di bumi . 
Contoh Pertama: ayat Allah pada kehidupan semut . 
Contoh Kedua: ayat Allah pada kehidupan lebah . 
Contoh Ketiga: ayat Allah pada belalang . 
Contoh Ketiga: ayat Allah pada kera . 
Contoh Keempat: ayat Allah pada burung merpati .
Contoh Kelima: ayat Allah pada burung yang paruhnya panjang. 
Contoh Keenam: ayat Allah pada ushfur (sejenis burung kecil, atau burung gereja pen). 
Contoh Ketujuh: ayat Allah pada burung Mukka.  
Contoh Kedelapan: ayat Allah pada burung elang. 
Contoh Kesembilan: ayat Allah pada keumuman burung.  
Contoh Kesepuluh: ayat Allah pada khunfasa (sejenis kumbang tanah hitam yang berbau busuk) . 
Contoh Kesebelas: ayat Allah pada ayam jantan . 
Contoh Kedua belas: ayat Allah pada beruang . 
Contoh Ketiga belas: ayat Allah pada laba-laba. 
Contoh Keempat belas: ayat Allah pada gajah. 
Contoh Kelima belas: ayat Allah pada lalat. 
Contoh Keenam belas: ayat Allah pada jerboa (hewan mirip tikus). 
Contoh Ketujuh belas: ayat Allah pada kijang. 
Contoh Kedelapan belas: ayat Allah pada kucing . 
Contoh Kesembilan belas: ayat Allah pada macan tutul.  
Contoh Kedua Puluh: ayat Allah pada landak . 
Contoh Kedua Puluh Satu: ayat Allah pada serigala .
Contoh Kedua puluh dua: ayat Allah pada anjing . 
Contoh Kedua Puluh tiga: ayat Allah pada binatang buas yang betina. 
Contoh Kedua puluh empat: ayat Allah pada singa . 
Contoh Kedua puluh lima: ayat Allah pada rubah . 
Contoh Kedua puluh enam: ayat Allah pada onta . 
Contoh Kedua puluh tujuh: ayat Allah pada keledai. 
Contoh Kedua puluh delapan: ayat Allah pada binatang ternak . 
Contoh Kedua puluh sembilan: ayat Allah pada ikan . 
Contoh Ketiga puluh: ayat Allah pada tikus. 
Contoh Ketiga puluh satu: ayat Allah pada ayyil (sejenis kambing gunung yang jantan –pen). 
Contoh Ayat Allah Pada tanaman.
Pasal Lima: Pelajaran Yang Mungkin Diambil Dari Keanekaragaman Karakter Binatang . 

Bab Tiga
Sebagian Bukti Kekuasaan Allah Ta’ala di Antara 
Langit dan Bumi.

Bab Empat
Sebagian Bukti Kekuasaan Allah Ta’ala Pada  
Badan Manusia.
[Konsekuensi kehidupan manusia di dunia].

Bab Lima
Kenapa Melalaikan Allah Dan Justru Menyembah Tabiat Alam?

Bab Enam
Nasihat Untuk Bertobat Kepada Allah Ta’ala.

والحمد لله رب العالمين.
-----------------------

Spec :
Hardcover 205 halaman
Jilid Jahit

Pesan Sekarang
⇓⇓⇓
Untuk pemesanan klik gambar 

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 50: Takut Kepada Allah) #3

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 50: Takut kepada Allooh



📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله


Hadits 3

عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَهْوَنَ أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا مَنْ لَهُ نَعْلَانِ وَشِرَاكَانِ مِنْ نَارٍ يَغْلِي مِنْهُمَا دِمَاغُهُ كَمَا يَغْلِ الْمِرْجَلُ مَا يَرَى أَنَّ أَحَدًا أَشَدُّ مِنْهُ عَذَابًا وَإِنَّهُ لَأَهْوَنُهُمْ عَذَابًا

Dari an-Nu'man bin Basyir dia berkata, ‘Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya penduduk neraka yang paling ringan siksanya adalah seseorang yang mengenakan dua sandal dan dua tali sandal dari neraka, kemudian otaknya mendidih karena panasnya sebagaimana kuali mendidih. Orang tersebut merasa bahwa tidak ada orang lain yang siksanya lebih pedih daripadanya, padahal siksanya adalah yang paling ringan di antara mereka."

Shahih Al Bukhari (6561)
Shahih Muslim (213)

Audio didapatkan dari Al Akh Wan Perwira Wan Adam Al Malizy حفظه الله

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

بارك الله فيكم
Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 50: Takut Kepada Allah) #2

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 50: Takut kepada Allooh


📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله


Hadits 2

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُؤْتَى بِجَهَنَّمَ يَوْمَئِذٍ لَهَا سَبْعُونَ أَلْفَ زِمَامٍ مَعَ كُلِّ زِمَامٍ سَبْعُونَ أَلْفَ مَلَكٍ يَجُرُّونَهَا

Dari Abdullah berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Pada hari itu neraka jahannam didatangkan, ia mempunyai tujuh puluh ribu tali kekang, setiap tali kekang terdapat tujuh puluh ribu malaikat yang akan menyeretnya."

Shahih Muslim (2842)

Audio didapatkan dari Al Akh Wan Perwira Wan Adam Al Malizy حفظه الله

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

بارك الله فيكم
Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

MASAALAH BENDERA DAN ABU MAYAT KETUA KOMUNIS

Sumber Channel Telegram: @dars_syaikh_abu_fairuz

MASAALAH BENDERA DAN ABU MAYAT KETUA KOMUNIS

Soalan :

Sekarang ini dengan kerajaan yang baru ini, macam-macam isu yang timbul kan. Dan diantara itu ada dua isu yang ana nak tahu sebenarnya, macam mana kita nak ambil sikap?



Contohnya yang pertama berkenaan dengan bendera, isu bendera. Yang mereka ubah bendera tu, bintang itu dari bentuk 13 bucu tu jadi 5 bucu. Jadi menyebabkan kemarahan di sebahagian daripada pihak kerana seolah-olah macam mempersendakan kedaulatan negara, macam itu lah, lebih kurang kan.

Yang kedua berkenaan dengan abu (mayat) komunis itu, Chin Peng. Dia tu dulu dah dibuang luar daripada negara kita. Kemudian dia dulu semasa dia jadi komunis, banyaklah korban-korban daripada pihak kerajaan, orang-orang yang mempertahankan Tanah Melayu ini dulu..kan. Dan banyak kezaliman yang dilakukan kepada orang-orang kampung dan sebagainya. Dan dia mati diluar lah. Lepas itu, dengan kerajaan baru ini, kita dengar akhirnya mereka berjaya bawa abu (mayat) kawan tu, abu kawan tu balik untuk di taburkan disini ke, tanam disini ke, tak tahu macam tu. Macam tulah, macam satu kemuliaan. Jadi kita, ana nak faham, kita sebagai yang ikut alquran dan sunnah ini, kita nak bersikap macam mana dalam keadaan macam ini? Pertama isu bendera itu, macam mana kita kena ambil sikap? Isu abu ni. Macam mana kita kena ambil sikap? Jadi minta Sheikh menjelaskan, daripada perspektif quran dan sunnah.


*Jawapan :*

طيب، بسم الله الرحمن الرحيم

Kembalinya secara globalnya adalah kepada firman Allah تعالى

،إِنَّمَا بَغْيُكُمْ عَلَىٰ أَنفُسِكُم

Kezaliman kalian, itu akan menimpa diri kalian sendiri. Dan juga Allah تعالى berfirman,

وَكَذَٰلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ 

Seperti itulah kami menguasakan sebahagian orang yang zalim terhadap orang yang zalim lain, disebabkan kerana perbuatan mereka sendiri. 

Dan dalil-dalil banyak membahas masaalah ini. Diantaranya adalah dalil yang diriwayatkan oleh Imam Al Hakim an Naisaburi dan itu hadith yang hasan, dihasankan oleh Asy Sheikh Muqbil. Dari Ibni Umar رضي الله عنهما dalam hadith yang panjang yang mana kemudian Rasulullah صلى الله عليه وسلم menyebutkan, yaitu apa?

"Tidaklah suatu kaum itu berpaling dari ketentuan-ketentuan Allah kecuali Allah akan menguasakan kepada mereka penguasa-penguasa yang merampas sebahagian dari kepemilikan mereka."

Jadi manakala rakyat sendiri zalim, maka apa? Jangan hairan kalau penguasanya seperti itu. 

Kalau rakyat sendiri sering mempermainkan agama, maka jangan hairan kalau muncul penguasa yang mempermainkan mereka, mempermainkan perasaan, mempermainkan harta, mempermainkan kehormatan, mempermainkan maruah dan seterusnya itu.

Kita lihat disini bagaimana para tokoh agama sendiri dan masyarakatnya, mereka suka mempermainkan agama. Kembali kepada firman Allah تعالى, 

الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا 

Orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai olok-olokan dan permainan. 

Agama ini sesuatu yang sakra, sesuatu yang agung dan suci, tapi apa? Mereka jadikan sebagai konsert, sebagai nyanyian, sebagai apa itu joget-joget dan seterusnya. Sesuatu yang tidak layak. Dan mereka, agama yang mengharuskan dalam quran. Banyak sekali ayat-ayat yang menyuruh untuk menangis dan mencela orang yang tidak menangis, justeru apa, mereka jadikan sebagai majlis tertawa. Majlis yang mengharuskan untuk menangis tidak didatangi tetapi justeru majlis tertawa orang siap apa itu? Sampai beratur kereta-kereta dan orang-orangnya dan seterusnya. Siap membayar mahal.

Maka kalau masyarakatnya sendiri seperti itu, Allah akan balas mereka sesuai dengan jenis amalan mereka sendiri. Dengan apa? Penguasa-penguasa yang seperti itu. Masyarakat sendiri di pasar-pasar banyak yang korupsi dalam masaalah timbangan, menipu di dalam masaalah takaran, dalam masaalah hitungan, dalam masaalah sifat barang. Bagaimana kemudian penguasanya tidak seperti itu. Jadi itulah yang terjadi dan itulah yang dialami.

Masyarakat sendiri, mereka yang telah membuka pintu dan telinga, pintu hati, pintu telinga mereka. Untuk apa? Untuk condong kepada orang-orang kuffar. Dari sisi pemikiran, dari sisi penghormatan, dari sisi memberikan lapangan pekerjaan dan seterusnya. Maka jangan hairan, kalau penguasa nya pun menjadi apa? membuka pintu untuk orang-orang kafir juga dan seterusnya. 

Bererti kembalinya bagaimana? Kuncinya yaitu kita berdakwah. Kalau kita kuncinya adalah dakwah. Kita tidak perlu untuk ikut-ikutan letih berbicara masaalah bintang itu sebaiknya enam, tujuh, lapan. Kita tidak ada dalil yang mengharuskan itu. Cuma kita tahu bahawasanya sudut pandang ini, ini ada isyarat memang negara kita sedang dipermainkan. Itu ada. Cuma kita tidak perlu letih kerana kita tidak punya dalil bintang itu lima atau enam atau tujuh, kita tak punya dalil. Thoyyib tapi qorinah menunjukkan agama ini, negara di permainkan bererti apa? Kuncinya ada pada itu tadi. Kita harus berdakwah ke masyarakat lebih kencang lagi. Intinya adalah masaalah tauhid. Kalau Allah kita agungkan, maka nanti kehormatan juga akan diagungkan oleh apa? Oleh para makhluk. Kembalinya kepada dakwah. Jadi terus aje berdakwah, terus aje bertauhid, terus saja mengajak masyarakat untuk apa? Tahu tauhid. Kalau tahu tauhid, mereka akan membenci orang kafir. Tapi kalau tauhid saja sudah rosak, jangan harap mereka akan lama membenci orang kafir. Mungkin mulutnya benci tapi apa? mereka akan tersenyum kepada orang kafir, tersenyum pada mat saleh dan seterusnya. Jadi kuncinya ada pada dakwah. Mendakwahkan tauhid, mendakwahkan taubat dan seterusnya. Lanjutkan dakwah. Itu tugas kita. 

Kalau kita sibuk pada perincian masaalah politik, kita akan sangat letih, padahal tugas kita banyak itu. Biarkan mereka yang letih. Kita perbaiki dasarnya. Kalau dasar bagus إن شاءالله akan ada yang membawa kepada hujung-hujung bunga dan pokoknya nanti, hujung buah dan seterusnya. Jadi kita lanjutkan tugas kita. Masing-masing ada tugas. الله اعلم. Memang berat dan menyakitkan hati tetapi inilah kuncinya.

Kalau kita ambil jalan pintas, kita demonstrasi, tidak faedah juga. Siapa yang akan terima kita.

*Di jawab oleh :*
*Asy-Syaikh Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al Indonesiy Aljawiy Al Qudsiy حَفِظَهُ اللّٰه*

Faedah di dapat dari Al Akh Abu Shabir Wan Perwira Wan Adam Al Malaysiy حَفِظَهُ اللّٰه