Al Fatawa Al Hamawiyah (Iman terbagi 2)
Al Fatawa Al Hamawiyah
Sesi 2:
Sesi 3:
Dibahaskan oleh Asy Syeikh Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy Al Jawiy.
24 Zulkaedah, 1441, Selasa
14 Julai, 2020
Ucapan
Apa hukum mengatakan iman itu makhluk atau bukan makhluk.
Berbicara ttg ini adalah bid'ah. Intinya utk membuat org ragu ttg asma wassifat.
Perselisihan yg terjadi diantara para sahabat, kita serahkan urusan ini kepada Allah.
Iman ada dua macam:
- Iman utk Allah, sifat Allah qodim
- Iman utk makhluk, dia makhluk.
Dapat pahala, apabila mengikhlaskan amalan kepada Allah, di ancam apabila menyelisihi.
Iman sifat Allah, qodim.
Perbuatan para hamba adalah makhluk. Seluruh perbuatan dan sifat2 mereka makhluk.
Org yg mampu menggambarkan dia tidak akan mengucapkan seperti ini.
Majoritas perselisihan org yg berakal adalah isytiroq, satu kata mempunyai banyak makna dan yg semacam itu.
Meniadakan atau menetapkan.
Apabila pembicaraan ttg itu diperinci, menjadi jelaslah apa yg dikehendaki
Minta perincian.
Barangsiapa menetapkan seperti yg ditetapkan oleh Allah dan rasul, dia telah benar.
Barangsiapa menafikan seperti yg dinafikan oleh Allah dan rasul, dia telah benar.
Yg menetapkan apa yg dinafikan oleh Allah dan rasul, dia membuat rancu.
Liyashtaru bihi samanan qoli la.
Membeli dgn harga yg murah.
Akal yg jelas tidak akan menyelisihi penukilan yg jelas.
Orang2 yg berselisih ttg kitab suci benar2 menuju perpecahan yg jauh.
Soalan:
Syubhat: Menetapkan jantina tuhan.
Ahli kalam membuat bingung dan keraguan.
Kaedah Bahasa Arab - muzakkar dan muannas
Berarti Allah تعالى menggunakan yg paling
Fudhul - mencari sesuatu yg sia-sia.
Fikirkan makhluk Allah jgn fikirkan zat Allah.
Apakah termasuk dalam pembahasan ini Allah menggunakan dhomir nahnu?
Ada aje syubhat2 mereka ni lepas satu satu.
Sumber Channel Telegram: Al Fatawa Al Hamawiyah






























