Kajian Kitab
Terbitnya Dua Bulan Purnama
طلوع البدرين:
Tarikh: 20 Rabiul Thani 1443 Khamis bersamaan 25/11/2021 Masehi
Ms 55
Kita masuk ke muka surah lima puluh lima. Yaitu Quran adalah. makhluk dari segala arahnya. Yaitu diperlakukan sesuatu eh sebagaimanapun juga Quran tetep kita baca gerakan kakinya. Atau eh berarti apa? Ada ya yang tersembunyi karena jelas Quran mutlak. kata berarti maka Alquran adalah kalamullah bukan makhluk bagaimanapun juga dia diperlakukan. Ini adalah bantahan terhadap jamiah dan orang-orang. yang seperti mereka yang mengatakan Quran itu makhluk atau diperinci dengan perincian yang salah. Nanti insya Allah akan di, akan ana sebutkan ikut enak isyaratkan. Utsmani. Said Al-Jarimi rahimahullah yang sesama dengan Imam Syafi'i yang membantah sudah dikafirkan oleh Imam Syafi'i, Imam eh Ibnu Uyain dan lain-lain.. Kalau Allah itu salah satu dari ilmunya Allah. Dan salah satu dari sifatnya Allah. Dan bahwasanya Allah de. seluruh sifat-sifatnya dia adalah sesembahan yang satu saja, satu sesembahan saja, bukan makhluk. Ini patahan kepada orang yang membuat syubhat. Siapa Tuhanmu, Tuhan saya Allah. Ada tidak mmm yang. jadi Tuhan tidak mmm yang lain bukan Tuhan. Mmm sekarang berat dengan sifat sama tidak? Oh tidak sama. Mmm zat Allah ya Allah itu. Berarti kalau zat Allah adalah Tuhan berarti sifat Allah Tuhan bukan. orang yang jahil mengatakan oh iya ya, berarti bukan Tuhan, kalau Tuhan itu kekal, Tuhan itu pencipta, berarti yang bukan Tuhan adalah makhluk, berarti sifat Allah adalah makhluk, ah ini jahilnya dia. Tapi telah dijelaskan oleh Imam mmm, oleh para salaf. Sebelum Imam Syafi'i rahimahullahu taala, para salaf sudah mengatakan Allah dengan seluruh sifat-Nya adalah pencipta dan dia kekal dan bukan makhluk. Jadi jangan dibayangkan zat Allah itu terpisah dari sifat itu. mungkin yang seperti itu. Karena yang namanya sifat adalah yang namanya sifat adalah makna yang tegak pada dzat tak mungkin terpisah. Maka tak ada istilah dokter pergi eh seorang dokter pergi. misalkan, tahu-tahu dia bilang, alah Mak, saya lupa pola ilmu saya tertinggal di rumah, tak mungkin itu, gimana ilmu tertinggal di rumah. Kalau buku mungkin, tapi ilmu itu selalu menyertai si pemiliknya. Selama dia. masih layak mengajar kalau sudah, sudah salah sendiri, sudah saatnya passion tentunya. Dan Allah taala ilmunya selalu bersama dia, tak ada istilah mmm apa nyanyok nauzubillah dan seterusnya. Makanya Allah. seluruh sifatnya adalah sesembahan yang satu pencipta dan bukan, bukan makhluk. Maka dan tidak ada keraguan dalam masalah ini. Maka. pahamilah dia. Selesai dari karena memang Imam Adari ini sedang membantah kitab ini.. Dan saya bersaksi bahwasanya Alquran yang Allah turunkan kepada, kepada nabi-Nya adalah kalamullah bukan makhluk. Dalam. apa pun dan dalam situasi apa pun. Walaupun ketika dia diturunkan sebagai wahyu dia kalamullah bukan makhluk walaupun ketika dia dibaca sebagai Quran dia kalamullah bukan makhluk walaupun dia sedang ditulis. mushaf, dia adalah bukan makhluk, walaupun dia sedang dihafal, sebagai hafalan di hati manusia, dia kalamullah, bukan makhluk, mushafnya makhluk, yaitu apa? Lembaran-lembaran dan dakwah demikian pula cover-nya makhluk, tetapi yang. dia adalah bukan makhluk. Inilah makna ucapan para salaf ya inilah maknanya yaitu dalam situasi apa pun Quran adalah kalamullah bukan makhluk. tayib.
Di dalam masalah itu, saya tidak dimasuki keraguan ataupun kebimbangan. Selesai dari syarat karya Imam Ibnu Sahi. Para ulama, generasi-generasi yang u. orang artinya generasi. Dan yang datang setelah mereka atau ya. kayak ana dan yang setelahnya itu sebagai, sebagai apa zahirnya. Nah, Ibnul Fair dari bahwasanya Alquran adalah kalamullah yang mana telah dinukilkan ini. dalam Kitabullah dari para ulama tadi. Maksudnya bagaimana? Yaitu Alquran yang sampai kepada kita itu datangnya adalah melalui penukilan para ulama tadi. Dengan apa? Dengan sanad-sanadnya. Bayi. Makanya kalau kita dustakan ucapan para ulama tadi sementara mereka telah ijmak dalam masalah seperti ini, hakikatnya kita telah mendustakan sanad kepada Quran. Ah kalau sanadnya rusak, bagaimana kita akan meyakini Quran itu betul? Nah se. ah ini adalah bantahan Imam Alalikai terhadap orang-orang Jahmiyah yang mengatakan mmm para Robi itu keliru kok, nah kalau para Rabi itu kalian katakan keliru maka bukan mustahil mereka juga keliru dalam periwayatan terhadap Alquran. Kalau mereka. akui kejujurannya terhadap Alquran, riwayat Alquran, kalian hukum asalnya juga wajib mengakui berita mereka dalam perkara yang lain karena mereka sikoh. Selama tidak ditentang oleh yang lain. Ah sekarang takada penentangan, sanadnya sahih dan betul-betul. semuanya ijmak.
Maka dengan alasan apa kalian mengatakan riwayat ulama tadi dalam Quran betul tapi riwayat untuk Hadis atau untuk fikih atau akidah tak betul. Sementara mereka ijmak dalam masalah-masalah seperti ini.. Mereka berjumlah lima ratus lima puluh orang. Ini bukan ulama zaman sekarang, ini ulama dulu yang quality-nya adalah semacam. Muhammad bin Zayd, Ahmad Syafii, Malik, Sufyan Assawi dan sebagainya, gabungan antara fikih dan hafalan yang hebat itu dari kalangan tabiin dan. dan para imam yang diridai selain para sahabat, kalau sahabat levelnya lebih tinggi lagi, walaupun beraneka. zamannya dan berlalunya tahun dan sama yo akhwan jamak dari enam yaitu tahun juga berlalunya masa semuanya ternyata ijmak tentang masalah ini. tak ada kalam yang lain. Di tengah-tengah mereka ada sekitar seratus imam. Sekarang mampu enggak kita menyebutkan ulama yang masih hidup menjadi imam sampai seratus. Pening kita, susah.. dulu sampai seratus, sampai lima ratus lima puluh dengan quality yang makruf, quality zaman salaf tak seperti quality yang sekarang yang serba diperingan. Toyyib. Segalanya sudah diperingat. Sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Mubajur Al. juga dijelaskan oleh dan lain-lain. Masalah ijtihad pun sudah diperingat. Kalau dulu Imam Ahmad mensyaratkan ijtihad di antara syarat ijtihad dia harus menghafal satu juta hadis. Nah sekarang ti belum tentu kita membaca, membaca aja belum tentu sampai. juta hadis. Tapi para ulama sudah memberikan keringanan bahwasanya syarat tadi adalah untuk kehati-hatian bukan syarat mutlak. Tapi untuk kehati-hatian karena yang terpenting bukan masalah mmm hafalan, yang terpenting sarang mutlak, tetapi dia tahu ayat. dengan tafsirnya, dan dia tahu ayat, yaitu apa? Dengan seterusnya.
Baik, bukan masih cari-cari susah tak dapat. Menunjukkan dia, punya hafalan dasar-dasar hafalan. Makanya dijelaskan oleh. oleh Al Khattani di dalam Fahrasul Faharis bahwasanya dikatakan hafiz itu adalah orang yang kalau zaman sekarang sudah cukup dia menghafal lima ribu Hadis dan dia mulim yaitu sangat memperhatikan masalah Hadis. Itu dikatakan. Muhadis dan hafiz. Tidak seperti syarat yang berat di masa lampau. Memang sudah diperingat. Maka walaupun boleh ijtihad sampai sekarang boleh dengan syarat yang ada tetapi tak layak kita mengatakan kita sama. para salaf. Quality-nya sudah sangat lain. Tapi setiap zaman itu ada pahlawannya walaupun tak perlu kita katakan sekarang takseperti dulu. Ya memang takmungkin seperti dulu. Dulu betul-betul segalanya masih asli makanannya. Sekarang peci mmm. kita kayak apa kalau macam Pepsi? Minumannya? Oh iya. Kemudian disebutkan di sini yang mana orang-orang mengambil pendapat. memang mereka adalah para aimah majbuin, para imam yang diikuti. Dan bermazhab dengan mazhab-mazhab mereka. Taman artinya adalah yaitu mmm apa itu ya. yaitu berkeyakinan. Jangan hanya membatasi empat mazhab Sufyan Assauri dulu punya pengikut, dikatakan punya mazhab, demikian pula mmm punya pengikut, dikatakan punya mazhab, walaupun mereka sendiri tidak mengatakan ini. saya, saya membuat mazhab sendiri bahkan Imam Syafi'i tak pernah mengatakan saya membuat mazhab sendiri, cuma orang-orang banyak yang mengikuti beliau karena kalam-kalamnya bagus dan seterusnya. Tanpa mewajibkan untuk taklid.. seandainya saya menyibukkan diri dengan mewakilkan ucapan para pastilah nama-nama mereka itu mencapai ribuan yang. banyak. Makanya kita beliau tidak menulis semua. Itu pun belum tentu dari kita sudah membaca semua. Saraf ushul iktikaf ahli sunah waljamaah punya tercetak empat jilid dengan syarat-syaratnya dan seterusnya. Beliau mengatakan itu belum semua. ah dari sini kita tahu pentingnya kita memiliki kitab yang lain juga untuk saling melengkapi. Saya menukilkan dari mereka, dari zaman ke zaman, yaitu dari. level ke level, level tabiin, level akbar, kemudian level generasi keempat, seperti Al-Barbahari, level generasi yang kelima, seperti zaman, kalau kelima itu zaman mmm siapa? Ibnu Qudamah, al-Maddasi dan Abdul Ghani, Al Margasih dan. nya. Itu istilah apa itu? Yaitu zamannya. Tidak ada orang yang mengingkari mereka. Ya karena ini ijmak di kalangan ahlusunah.. Orang yang mengingkari ucapan para ulama salaf tadi, mereka akan menuntut orang ini bertaubat. Atau memerintahkan agar dia dibunuh. Atau dia diusir. atau dia disalib. Seperti kata Abu Yusuf Al-Qabi, ketika diberitahu oleh Imam Syafii bahwasanya si fulan mengatakan Quran makhluk. Maka beliau mengatakan, datangkan kepada saya satu saksi lagi, saya akan hukum mati dia.. ah zaman dulu hebat, ah zaman sekarang hakim mungkin tak paham masalah-masalah seperti ini. Masa sudah sangat lain Allah Alquran atau makhluk dirham. dan tidak ada perselisihan di kalangan. Umat ini bahwasanya yang pertama kali mengatakan Quran itu makhluk adalah Ja'ad bin Dirham. Ibnu Sofwan, ini yang dari kalangan umat ini yang menisbatkan diri kepada umat ini tentu. selesai tadi adapun kalau dilihat dari, dari mana dia dapat apakah dari, dari pemikiran sendiri dia mengambil dari orang-orang kafir. mengambilnya dari apa? Dari eh Aban bin Sam'an, Aban bin Sam'an mengambil dari mengambil dari, dari Labid Ibnu Aqsam Al Yahudi yang menyihir nabi. Nah, Labid bin Asham itu. dari orang Yahudi yang di Yaman. Jadi ternyata ajaran itu datang dari Yahudi, nauzubillah.
Baik, sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ibnu Asaqil di dalam ana dulu baca di mana? Di dalam tarikh Damaskus. Wallahu alam.. Kenapa? Tapi apa tak ada bukti sama sekali. Asal menuntut tiap orang boleh aja, sejak mulut bicara. Tapi untuk membuktikan. ditanya Syekh Muhammad bin Abdul Wahab tahun berapa pun belum tentu dia tahu. Tak mampu membesarkan atau pura-pura tidak tahu apa perbedaan antara Syekh Muhammad bin Abdul Wahab dengan apa itu. Abdul Wahab Sostum. Kisah makan tapi paling enggak Wahabi ingin ikut Quran wa sunah. Anda ikut apa? Malah ikut tarekat sendiri-sendiri.. hadis-hadis sahih dia ada sampai
Sumber Channel Telegram: طلوع البدرين
Tags
2 Purnama
