Kajian Kitab Terbitnya Dua Bulan Purnama (Muka Surat 88)
Kajian Kitab
Terbitnya Dua Bulan Purnama
طلوع البدرين:
Tarikh: 18 Rejab 1443 Khamis bersamaan 18/02/2022 Masehi.
Susu lambang gizi.
Khamar lambang kelazatan
Madu lambang kesihatan
Bismillahirrahmanirrahim. Kita masih di oh akhir ya, akhir buka surat delapan puluh-delapan tentang apa kan? Bahwasanya surga itu. untuk para wali Allah sementara neraka adalah hukuman untuk orang yang maksiat kepada Allah. Dari yang lain, gambaran sebagian mengatakan. di sini adalah gambaran. Boleh juga dikatakan perumpamaan untuk pendekatan. Perumpamaan surga yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa di dalam surga itu ada. Sungai-sungai. Bukan hanya satu yang terbuat dari air yang tidak bau, yaitu yang tidak rusak. Itu tidak rusak. Baik sementara sungai-sungai dunia makruf terkadang bagus, terka. rusak karena ini dan itu. Dan ada juga sungai-sungai yang terbuat dari susu yang tidak berubah cita rasanya. Wah ini gizi tinggi. bukan yang dan sungai-sungai dari khamr yang lezat untuk orang-orang yang meminumnya, yang tidak menyebarkan peni. tidak pula menyebabkan mabuk. Tapi kalau zakatnya dilipatgandakan. Uh sungai ya bukan sekedar apa? Beli dua ringgit, tiga ringgit, ini sungai. Ada enggak nomor dua ringgit tiga ringgit? Kita taktahu. Baik, tapi intinya apa?. beli mungkin. Dan sungai-sungai dari madu yang telah ditapis. Dan bukan apa? Bukan madu yang dicampur dengan yang bukan madu.. dijelaskan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah, masing-masing pemilihan sungai ini ada hikmahnya, kalau air memang manusia tercipta dari air, fitrohnya dia tidak akan lepas dari air. Memang ini adalah asal kehidupan di. sekaya apa pun tetap apa? Orang itu perlu yang namanya air kosong, tetap. Ya memang. Kemudian yang kedua adalah sungai dari susu. Ah ini susu itu adalah lambang dari gizi. Banyak. lengkap ada di susu. Yang ketiga, khamar, ini adalah lambang kelezatan, segala kelezatan, ah lobangnya ada di sini. Yang keempat, madu. Ini kata beliau adalah lambang kesehatan, segala keperluan yang terkait dengan kesehatan ada di sini.. walaupun satu sama lain tentunya ada sisi saling melengkapi dari sisi jenisnya. Yang berarti semua jenis apa yang diperlukan manusia sudah ada di surga dalam bentuk yang paling sempurna.. Dan mereka di dalam surga itu ada segala jenis buah-buahan. Kenapa disebutkan secara khusus? Karena memang buah-buahan itu adalah yaitu yang mana orang bersenang-senang dengan itu. dari sisi mungkin apa? Proteinnya seperti apa itu buah yang banyak proteinnya itu ya. Mmm apa namanya yang mungkin tapi ya yang dua. Oh buah. Mmm alpukat. avocado. Ah itu, itu proteinnya tinggi. Terus yang vitamin, nah vitamin C pun banyak, vitamin E banyak, dan lain-lain. Ya rata-rata itu. Dan pengampunan dari roh mereka,. semua keperluan jasmania. Ah sekarang keperluan rohaniah yaitu dibersihkan jiwanya dari dosa. Jadi seluruh segala sisi itu sudah ada di dalam surga, sisi kebaikan.. yaitu ada lafaz yang dihapus, takdirnya apa? Apakah itu lebih baik ataukah yang ini? Itu takdirnya di dalam kitab-kitab tafsir. Apakah orang-orang yang. seperti tadi dengan kenikmatan yang banyak sekali dan lengkap itu seperti orang yang dia itu kekal di dalam neraka dan mereka diberi minum yang sangat panas. itu air yang mencapai puncak tertinggi kepanasannya namanya kalau dikuatkan dalam Alquran wah itu lebih lagi mubalaghahnya tinggi sekali padahal hamil itu sendiri air yang mencapai. kepanasan tertinggi. Bukan tambah sehat, tambah segar malah usus-usus mereka terputus-putus. Nauzubillah, mengutuskan usus-usus mereka, jelas tidak sama, sama sekali.. subhanahu wa didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa.
Sementara neraka jahim, neraka yang menyala-nya. itu ditampilkan kepada orang-orang yang tersesat. Tersesat setelah, setelah diberi hidayah. Nauzubillah memilih jalan yang keliru. Setelah tahu hidayah. Ini namanya bukan. Pada hari di mana kami bertanya kepada neraka Jahanam, apakah engkau sudah penuh? Karena Allah sudah berjanji. aku memenuhi surga, eh memenuhi neraka dengan manusia dan jin semuanya. Maka dia ditanya, engkau sudah penuh belum? Sudah dimasuki banyak orang, sudah penuh belum? Maka jahanam mengatakan ada tambahan lagikah? Ini hal ini adalah soal. minta tambahan, bukan yaitu apa? Yaitu neraka mengeluh, eh masih ada tambahan lagi kan? Bukan, dalam artian keluhan, tapi ini minta tambahan, buktinya Azis mengatakan apa? Neraka setelah itu mengatakan. off. Setelah Allah memasukkan kakinya di atas neraka jahanam, telapak kakinya, mmm baru jahanam mengatakan cukup, cukup. Berarti selama ini dia masih minta tambahan, nauzubillah.. dan surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa dan dia tidak jauh. Betul-betul dia itu hakiki, tidak seperti ucapan para ahli kalam, dia sekadar khayalan para nabi saja.. ini betul. Ini hakiki, bahkan dia dekat. Ini adalah yang dijanjikan kepada kalian yaitu ini kembali ke yang terakhir yaitu apa?. surga itu. Nah kemudian berubah, berpindah, ini polanya pola gaib. Untuk siapa sih? Untuk setiap orang yang rajin kembali kepada Allah. Awwab yaitu. kembali. Kalaupun terkadang keliru, maka bertobat, kalaupun terkadang tersalah, maka dia eh bertaubat, istighfar, dan seterusnya. Hafiz yaitu memelihara kehormatan Allah, memelihara hak-haknya Allah.. siapa mereka ini? Yaitu orang yang takut kepada Ar-Rahman walaupun dia tidak melihatnya, tidak melihat Allah dan dia datang dengan hati. rajin untuk kembali. Ini suka melakukan yaitu rajin kembali dengan cepat. Dikatakan kepada mereka, masuklah kalian ke dalam surga dengan seluruh ke. salam dengan apa? Ini tangkirnya adalah yaitu keselamatan yang sangat besar sekali. Boleh jadi litak mim tangkir di sini yaitu segala jenis keselamatan ada di sini.. yang demikian itu adalah hari kekekalan. Ini kabar gembira untuk orang yang masuk surga. Sementara yang tadi ini adalah berita duka untuk orang yang masuk neraka.. dalam istilahnya apa? Istilahnya yaitu boleh dikatakan yaitu pasangan ada kegembiraan, ada kesedihan, ada, ada hiburan, ada peringatan, itu istiwat, yang lain mengatakan. kesesuaian, tak masalah. Mereka di dalam surga mendapatkan apa pun yang mereka inginkan. Ah, ini tauhid. Tadi sudah. dengan berita yaitu apa? Eh berbagai kenikmatan-kenikmatan, nah sekarang diberi kabar gembira, selain yang disebutkan tadi, apapun yang kalian inginkan, ada di dalam surga, seluruh kenikmatan itu,. dan di sisi kami ada tambahan lagi. Betul-betul Allah Mahadermawan. Tambahannya adalah kenikmatan yang lebih besar dari itu semua yaitu keridaan Allah dan sekaligus apa itu? Melihat indahnya wajah Allah.. oh iya kita kembali ke atas dalam matengnya kecuali orang yang dirahmati oleh Allah azza wajalla dari kalangan ahli maksiat itu maka dia di. dari neraka. Kita baca catatan kakinya sesungguhnya orang-orang yang. dapatkan rahmat Allah taala, mereka adalah orang-orang yang selamat di dunia, selamat sesuai dengan tingkatannya tentunya.
Sebagaimana mereka juga orang yang berhak mendapatkan keselamatan. di akhirat sesuai dengan kadar dan tingkatannya. Allah taala berfirman tentang cerita Nabi Nuh alaihi salam. dan anaknya yang durhaka, dia mengatakan, saya akan mmm bernaung, berlindung kepada gunung, yaitu apa? Naik. gunung yang akan melindungi saya dari air, ini rok yuk. Sudut pandang, ilmu pengetahuan manusia, air turun ke bawah, sementara gunung tinggi di atas, saya naik gunung, saya selamat. Ini rok you.. maka Nabi Nuh mengatakan pada hari ini tidak ada yang mampu melindungi dari urusan Allah, dari hukuman Allah itu. Ya, ini adalah wahyu. takmungkin kalah eh tak mungkin apa? Mampu mengalahkan wahyu. Kecuali orang yang Allah rahmati. Ini adalah sebagai apa? Target. Sudah ada ancaman kemudian diberi, diberi apa?. gembira dan harapan. Ada gelombang, gelombang air bah yang menghalangi mereka berdua,. lalu anak itu termasuk dari orang-orang yang tenggelam. Ah yang mengikor untuk menyelisihi wahyu maka dia akan celaka. Syaikhul Islam punya kalam yang manis tentang masalah ini terkait dengan ayat ini. Antara. dan Wahyu dan siapa yang akan selawat. Kalau tadi rahmat terkait dengan masalah azab di dunia. Sekarang. hari kiamat. Allah azza wajalla berfirman tentang kerasnya, kengerian di hari kiamat, sesungguhnya hari keputusan adalah waktu yang ditetapkan. untuk mereka semua. Yaitu waktu yang yaitu waktu yang ditentukan. Hari di mana mmm seorang tua. tidak akan mampu melindungi dan bermanfaat untuk, untuk orang yang dia cintai sedikit pun, maulah memiliki lebih dari sembilan makna. Nah, di antaranya ya artinya tuan, atau orang yang dicintai, orang yang. Setiai. Terkadang Maula artinya adalah hambanya dan seterusnya. Dan mereka tidak tertolong. Kecuali orang yang dirahmati Allah. Tayib.. di dunia selama di akhirat selamat. Sesungguhnya Dia Mahaperkasa tak mampu hukuman dari Allah itu dilawan oleh orang-orang tadi. Allah Mahaperkasa, Ar-Rahim tapi Dia Maha Penyayang. menyayangi orang yang memang Allah ketahui layak untuk disayang. Allah azza wajalla berfirman tentang terbaginya umat manusia. orang yang berhak mendapatkan azab dan orang yang berhak mendapatkan rahmat pada hari di mana ada wajah-wajah yang memutih bukan sekedar apa ya. sekedar biasa tapi ini adalah menunjukkan yaitu proses, proses memutih dan ada juga wajah yang mengalami proses menuju ke arah hitam. Baik, faamma. ini dalam, dalam ilmu dikatakan apa itu? Yaitu global, kemudian perincian tetapi terbalik. tadi semula putih lebih dulu baru hitam. Tapi di dalam perinciannya hitam didahulukan sebagai peringatan.
Adapun orang-orang yang wajah-wajah mereka itu menghitam, ditanyakan kepada mereka, pertanyaan yang pola. menghardik tentunya. Apakah kalian kufur setelah keimanan kalian? Dan telah sahih, diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim dari eh siapa? Abdullah bin. bahwasanya ayat ini turun terhadap orang-orang Haluriyah, orang-orang itu, orang-orang Khawarij. Jadi terancam, karena Al Bid'ah memang post kekufuran fadzul kul az. maka rasakanlah siksaan disebabkan oleh kekufuran kalian. Manya, boleh mama sekalian, boleh mama mau salat, tergantung kita tetapkan adanya takdir atau tidak. Kalau ma mas Dhani ya berarti. kafaratun, tanpa ada takdir. Tapi kalau ada takdirnya, adapun orang-orang yang. wajah-wajah mereka itu memutih, meraih maka mereka itu berada di dalam rahmat Allah. Ini adalah kabar gembira bagi ahlusunah, makanya jumhur para mufasirin mengatakan. di ayat ini menunjukkan wajah ahli sunah itu memutih di hari kiamat sementara ahlul bida wajahnya menghitam. Ahlusunah mendapatkan rahmat sebagaimana ahlul bidah mendapatkan azab karena nabi sudah mengancam itu kan yang. benda yang terancam mendapatkan laknat adalah orang-orang yang melakukan ikhlas, melakukan apa? Perkara-perkara baru itu. Nah, yang melindungi saja demikian, apalagi yang betul-betul melakukan perkara baru. Mereka kekal di dalam rahmat. tadi
Sumber Channel Telegram: طلوع البدرين






























