Kajian Tafsir Quran (orang quraisy membangun ka'bah?)
Kuliah Tafsir Al Quran
Kuliyah Tafsir al Qur'an:
Tarikh :
29 Shawwal, 1442 Hijriyah, Khamis, bersamaan 10/06/2021 Masehi
Imam Ibnu Katsir membuat bab khusus didalam tafsirnya, "Penyebutan tentang pembangunan orang Quraisy terhadap Kaabah, sepeninggal Ibrahim al Kholil عليه السلام dengan masa yang panjang.
Jelas Quraisy membangun itu adalah ketika Rasulullah صلى الله عليه وسلم usia kurang lebih 35 tahun, berarti sementara jarak antara nabi Muhammad dengan Ibrahim itu, entah berapa ribu tahun. Jaraknya sangat jauh. Soalnya kalau kita bandingkan misalkan ye, nabi Ibrahim setelah beliau hijrah, setelah diusir oleh ayahnya pindah dari Babylonia, Iraq. Kemudian masuk ke Mesir, jarak sudah sangat jauh. Yang disitu mengalami cabaran dari Firaun Mesir dizaman itu. Kemudian keluar lagi, kemudian menetap di Harran, tempat yang nanti ada pahlawan Islam itu, siapa? Sheikhul Islam Ibnu Taimiyah.
Yang kemudian, nabi Ibrahim pergi ke Mekah untuk membangun itu, setelah Ismail mulai agak besar. Mereka berdua membangun itu. Kemudian Ibrahim kembali ke Harran, menetap di Syam, sampai kemudian, dilahirkan lah untuk beliau, beberapa tahun sebelum itu, dilahirkanlah untuk beliau nabi Ishak. Dan setelah itu dilahirkan lah cucu beliau yaitu Yaakob dan dua-duanya sama-sama hidup di zaman Nabi Ibrahim. Ha sepeninggal nabi Ibrahim, baru kemudian cerita berpindah kepada masaalah nabi Yaakub dengan anak- anaknya, dengan Yusuf yang kemudian Yusuf di buang oleh saudara-saudaranya kedalam sumur sampai dengan cerita yang panjang itu, tiba di Mesir. Dan jarak antara nabi Yusuf dibuang oleh saudaranya sampai ayah dan saudara-saudaranya itu pindah ke Mesir itu, sebahagian ulama mengatakan 10 tahun, tapi yang dirojihkan oleh Imam As Sa'di adalah, yaitu kurang lebih 40 tahun, jaraknya. Mereka hidup bahagia disana sampai kemudian si ayah meninggal, kemudian Yusuf meninggal, lalu Bani Israil durhaka dan banyak.berbuat kekufuran sampai di tindas oleh Firaun, Pharaoh Ramses selama 400 tahun sampai kemudian Allah menaqdirkan lahirnya Nabi Musa, yang kemudian Nabi Musa usia 40 tahun di Mesir mendapatkan wahyu, wahyu sebagai nabi, lalu kemudian dengan peristiwa yang ma'ruf itu beliau lari ke Madyan. Di Madyan kurang lebih berapa? Ada khilaf, apakah 8 tahun atau 10 tahun. Lalu beliau membawa keluarganya untuk keluar dari Madyan. Kemudian ternyata beliau di angkat sebagai rasul di atas Gunung Sinai, lalu di perintahkan oleh Allah taala untuk kembali ke Mesir berdakwah . Dan dakwah di Mesir beberapa tahun, sebagaimana diisyaratkan didalam Surat Al A'raf. Sampai kemudian Allah mewahyukan untuk Nabi Musa membawa Bani Israil ke Israil kembali ke negeri nenek moyang mereka yaitu ke Harran, ke daerah yang dulunya ada penduduk Kan'an disana. Dan itu bukan negeri milik Bani Israil, kerana sebelum Bani Israil, sudah ada orang-orang Kan'an disana, ma'ruf. Thoyyib, sebelum nabi Ibrahim. Dan ternyata mereka 40 tahun, tertahan di lembah Taih kerana Bani Israil penakut dan tidak mahu perang, bahkan durhaka kepada Allah dan nabi Musa sampai 40 tahun berpusing-pusing, nabi Musa dan nabi Harun meninggal di Lembah Taih itu, sampai kemudian mereka dipimpin oleh, setelah itu yaitu Yushak bin Nun untuk masuk ke Palestina. Kemudian mereka membangun kerajaan disitu dan sering diganggu oleh negara-negara lain sampai di masa Jalut, yang kemudian Allah mengangkat Tholut yang cerita yang ma'ruf itu kemudian kekuasaan berpindah ke nabi Daud, lalu semakin membesar, kemudian semakin membesar lagi di zaman nabi Sulaiman sampai menguasai dunia. Sampai ketika nabi Sulaiman meninggal maka kekuasaan Bani Israi pecah menjadi dua. Yang di Palestina dan yang di Iraq. Yang di Iraq dihancurkan oleh Bukhtansor sementara yang di Syam dihancurkan oleh entah berapa negara yang menghancurkan mereka. Disebutkan oleh Imam Ibnul Qaiyim rahimahullahu taal didalam Hidayatul Hayaro dan beberapa kitab yang lain, ada beberapa negara yang menghancurkan mereka, yaitu apa, negara Kasydan, kemudian negara Nicaldia, dua-duanya di Iraq. Kemudian Persia, kemudian Romawi sampai di zaman nabi Isa. Entah berapa ribu tahun kita tidak tahu. Antara nabi Isa dengan nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم , itu 600 tahun sebagaimana disebutkan di Sohih Bukhari. Nabi Muhammad lahir sampai umur beliau usia 35 tahun ye berarti tambah 35 tahun. Ha inilah boleh jadi seperti itulah gambaran tentang jarak pembangunan Kaabah dizaman nabi Ibrahim sampai pembangunan orang Quraisy terhadap Kaabah menjelang diutusnya nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.
Ibnu Zubair berkenaan dengan Kaabah, meriwayatkan dari Aisyah yang mana Rasulullah mengingin agar diruntuhkan Kaabah dan disesuaikan dengan asasi Ibrahim. Hanya saja kerana kaumnya masih baru Islam, baru lepas dari kesyiriikan, Rasulullah tidak mengkotakan niatnya itu.
Ibnu Zubair di zamannya berkuasa, melaksanakan perintah nabi ini. Menunjukkan betapa beliau bersemangat dan bersungguh mengamalkan sunnah.
Bani Umayyah meruntuhkan Kaabah yang di baik pulih oleh Ibnu Zubair.
Ibnu Zubair berumur 90 tahun, tawaf sambil berenang di Kaabah ketika banjir. Beliau sering berpuasa.
Pendapat Ibnu Zubair ini dikuatkan dengan riwayat2 yang lain.
Asas Kaabah
Kaabah 6 hasta dari Hijir, ada dua pintu. Pintunya ketanah.
Sejarah.
Rasulullah umur 35 tahun - Orang Quraisy bersepakat untuk membangun Kaabah.
Kaabah mula melalui runtuh dan banyak kecurian. Sudah reput diatas asas2nya.
Mereka ingin memberikan atap.
Kapal yang besar punya orang Romawi, di lontar oleh gelombang ke Jeddah. Orang2 Quraisy mengambil kayu2nya untuk Kaabah.
Di Kaabah ada seorang lelaki Mesir. Lalu tukang kayu ini, mempersiapkan untuk orang Quraisy atap Kaabah.
Ada ular yang sangat besar, sering keluar dari dalam sumur di Kaabah.Tiada orang yang berani mendekat ke ular tersebut kerana dia menaikkan kepalanya dan membuka mulutnya. Suatu hari dia keluar, Allah mengirimkan burung lalu menyambar ular tadi dan membawanya.
Orang Quraisy merasakan Allah meredhoi niat mereka memperbaikan Kaabah.
Sumber Channel Telegram: tafsirquran_abufairuz






























