BREAK
  • Memuat berita terbaru...

Kajian Tafsir Quran (Pembahasan ayat 177)

Kuliah Tafsir Al Quran
🎙Asy-Syaikh Abu Fairuz bin Soekojo Al Jawiy Al Indonesiy


Kuliyah Tafsir al Qur'an:

Tarikh: 26 Syaaban 1443 Selasa bersamaan 29/03/2022 Masehi

Kita masih di buka surat satu tujuh tujuh. Salat terakhir tentang apa itu ya? Ya yaitu. untuk meringankan beban penderitaan dan ujian, kita mengingat ujian yang dialami oleh para nabi atau orang-orang saleh.. Lihatlah kepada orang yang lebih rendah, lebih di bawah dari kalian dan jangan kalian melihat. orang yang di atas kalian. Kata Imam mmm pengarang apa itu kita mmm kata Imam Ibnu Ubairah al-Hambali demikian pula Imam Ashan'ani di dalam kitab, kitab beliau at-Tanwir maksud. adalah dalam urusan dunia. Adapun kalau dalam urusan akhirat memang melihat ke atas, agar terjadi tanafus, yaitu bersaing di dalam mencari surga. Tapi untuk dunia lihat yang lebih bawah. Kenapa saya dilahirkan. pendek alias ada orang yang katain, lebih, lebih pendek lagi. Kenapa? Saya dilahirkan badan saya lemah, lihat bahkan ada orang yang lumpuh, orang yang OKU atau apa. Kenapa? Duit saya sikit, lihat ada orang yang bahkan tak punya duit. misalkan ini lebih baik karena dengan cara ini maka cara ini lebih layak untuk menyebabkan kalian tidak menghinakan kenikmatan Allah. kenikmatan Allah kepada kalian. Untuk apa? Menimbulkan rasa syukur, bukan malah untuk menghina orang lain. Ah duit saya seribu, duit kamu cuma eh lima sen. Tak boleh meng. nah ini nikmat Allah. Suatu saat boleh jadi duit kamu itu hilang dicuri orang atau apa. Nah kalau kita ada kesulitan lihat orang lain lebih banyak lagi kesulitan kita alhamdulillah masih ada tempat bernaung ada orang. hanya bernaung di bawah jenjang tas di kota-kota besar itu dan sebagainya. Yang keempat memberikan kelapangan di antara kaum mukminin. tu saling membantu. Maka akan saling meringankan beban kesulitan. Dan ini termasuk sebab, ini adalah sebab yang besar dari sebab-sebab yang akan. meringankan kesulitan-kesulitan terhadap jiwa. Meringankan jiwa.. Nabi sallallahu alaihi wasalam dan para sahabat beliau dibuat menjadi contoh. yang paling indah. Yaitu dibuat sebagai contoh, sebagai percontohan, sebagai teladan. Contoh yang tel, yang paling indah terhadap ini. Tayib, teladan. nabi dan para sahabat tak layak meneladani ahli kalam, apa contoh untuk kita dari kalangan mereka? Baik, masalah mengejar dunia memang ilmu kalam hebat, ilmu filsafat hebat sekali, masalah menginjak orang lain demi naik. naikkan diri sendiri. Contoh yang banyak tentang mereka. Maka tak layak mereka jadi teladan kita. Teladan kita adalah nabi dan para sahabat yang saling membantu, saling menolong, saling menyayangi, dan seterusnya. Ahli karam tak seperti itu. Tayib.. tak ada yang mampu menggantikan salaf. Dari Jabir radhiyallahu anhuma yang mengatakan. tidak pernah Nabi sallallahu alaihi wasallam dimintai sesuatu sama sekali kemudian beliau mengatakan ini mahali apa? Dari. yaitu sebagai hal, tapi maknanya adalah tauhid. Yaitu sama sekali. 

Dijelaskan oleh para maksudnya adalah dari harta benda duniawi. Adapun kalau terkait dengan amanah. yang berbahaya? Pernah Nabi mengatakan tidak. Ketika diminta oleh Musaimah al-Kazab untuk berbagi kekuasaan. Nabi mengatakan tak boleh, walaupun engkau meminta sepotong kayu ini, saya tidak akan memberikan kepadamu. Karena orang akan menjadi. itu sebagai dalil, oh memang Musailamah mendapatkan apa itu? Tongkat kekuasaan dari Nabi, mereka akan menakwil gitu nanti. Maka walaupun ranting tidak akan diberikan oleh Nabi pada Mushaylimah. Toyyib. Demikian pula. perkara yang lain ketika sebagian sahabat yang mereka meminta agar eh diizinkan untuk memberikan untuk menjadi saksi cerita siapa itu? Lukman bin Basyir tatkala si Basyir meminta Rasulullah jadi saksi. eh bahwasanya memberikan hamba sahaya kepada si Bashir memberikan hamba saya pada Nu'man tanpa memberikan kepada anak-anak yang lain maka Nabi tidak mau menjadi saksi. Tapi secara umum untuk masalah keduniaan. yang biasa, yang tidak sampai ada kezaliman, maka beliau tidak pernah menolak walaupun itu adalah kain pelikat yang tengah beliau pakai. Ah, setelah beliau masuk rumah lalu dibungkus baik-baik, dibelikan, diberikan ke sahabat tersebut. Memang beliau lebih. daripada angin yang berhembus, angin yang dilepaskan. 

Dari Abi Hurairah radhiyallahu anhu yang mengatakan, ada seorang. yang datang kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasalam maka dia mengatakan sesungguhnya saya kelaparan. Kata al-Hafidz yaitu sudah sangat kelaparan. Dan di. riwayat-riwayat menunjukkan orang ini adalah Abu Hurairah sendiri. Memang beliau adalah, adalah ahli sufah, bukan ahli sufah kalangan sufiyah yang menurut sufiah yang memiliki akidah sendiri, memiliki sulung dan tarekat. Abu Hurairah setia dengan nabi, selalu ikut ajaran nabi. Nah, beliau memang ahli sufah. Yaitu para tami, para tamu Allah yang datang dari luar Madinah tidak memiliki harta benda dan keluar. sebagai tempat bernaung di Madinah. Lalu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mengirimkan utusan kepada sebagian istri beliau. Untuk menanyakan ada. Makanan atau apa, atau tidak. Maka, istri nabi mengatakan, demi zat yang mengutuskan engkau dengan kebenaran. Saya tidak memiliki kecewa. air. Inilah keadaan keluarga nabi mereka qonaah dengan apa yang ada. Yang ada alhamdulillah yang tidak ada ya kita sabar kita berdoa pada Allah dan tidak berkeluh kesah.. lalu Rasulullah mengirimkan utusan ke istri yang lain lagi istri yang lain juga mengatakan demikian hanya ada air sehingga. mereka dari sembilan rumah itu mengatakan semisal itu tidak ada demi zat yang mengutuskan engkau dengan kebenaran wahai Rasulullah saya tidak memiliki kecuali air. Siapa yang mau menerima orang ini sebagai tamu pada malam ini rahimahullah se. Allah merahmatinya. Rahmah yang mencakupi segala kebaikan. Maka ini doa yang besar sekali akan mendapatkan banyak, bahkan segala jenis kebaikan dengan doa nabi tadi.. maka ada seorang lelaki dari Ansor dengan dikumpulkan sanadnya dan riwayatnya Al Habib mengatakan dia adalah Abu Thalhah yaitu bapak tiri dari Anas bin Malik. Fa. dia mengatakan saya wahai Rasulullah lalu dia membawa pergi tamu tersebut ke rumah dia ke rumahnya yaitu Ummu Salam. dia berkata pada istrinya yaitu engkau punya sesuatu tiga kecuali makanan asasi untuk anak-anak saya. Baik, jelas. ini qori nah yang mengetahui engkau punya sesuatu maksudnya adalah untuk dimakan bukan eh ada kasut jelas bukan itu yang dibahas tapi maksudnya makanan karena ini suaminya datang membawa tamu hmm. sibukkan mereka lalaikan mereka dengan sesuatu yaitu buatkan mainan-mainan apa, biar mereka eh sibuk dengan itu sehingga tidak merasa lapar. apabila tamu kita sudah masuk maka padamkanlah lampunya. perlihatkan kepadanya bahwasanya kita juga ikut makan walaupun sebenarnya tidak ikut makan. Apabila dia ingin makan yaitu. sudah menggerakkan tangannya untuk makan yaitu apa? Turun ke bawah. Maka bangkitlah engkau. ke mmm ke pelita sehingga engkau memadamkannya. 

Tayib, zahirnya tadi sudah dipadamkan ya ketika, ketika apa itu mmm hendak makan. lalu mereka semua duduk. Tamunya makan, walaupun dengan apa? Makanan eh anak-anak taktahu serialkah pohon zaman dulu taktahu. Makanan bayi tak apa? La. Tatkala dia masuk di waktu pagi, dia berangkat menemui nabi sallallahu alaihi wasallam, Abu Thalhah ini. Fathal,. sungguh Allah mengagumi perbuatan kalian berdua kepada tamu kalian berdua pada malam tadi. Allah sampai kagum padahal semua takdir. Allah. Tetapi yang namanya azab yaitu merasa kagum adalah yaitu suatu kegembiraan atas perkara yang menyelisihi tradisi dan ini menyelisihi tradisi bagaimana orang dalam keadaan lapar mereka mampu. utamakan tamu Allah dibandingkan dengan diri sendiri. Menyelisihi tradisi kebanyakan manusia yang sahih yang eh kedekut dan seterusnya. Dan memang setelah itu di masa-masa pemerintahan setelah itu memang mereka. kaya raya keluarga itu. Anas bin Malik juga kaya raya. Ini di antara berkah dari doa nabi tadi setelah mengalami kesulitan.

Sumber Channel Telegram: tafsirquran_abufairuz
Lebih baru Lebih lama