Kajian Tafsir Quran (perkataan yahudi dan nasrani)
Kuliah Tafsir Al Quran
Sesi 1:
Sesi 2:
Tarikh
11 Jumada Akhir, 1442
24/01/2021
Ahad (الأحد)
وَقَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا ۗ سُبْحَانَهُ ۖ بَلْ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ كُلٌّ لَهُ قَانِتُونَ
بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَإِذَا قَضَىٰ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Dan mereka (orang-orang kafir) berkata, "Allah mempunyai anak." Mahasuci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya. Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia mengatakan kepadanya, "Jadilah." Lalu jadilah ia.
اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا ۗ
Allah memiliki anak, perkataan orang Yahudi, Nasrani dan Musyrikin dan orang-orang yang mengatakan itu.
Perkataan ini menghinakan Allah. Mempunyai anak adalah sifat makhluk,
سُبْحَانَهُ
Maha Suci Allah.
Bahkan semua milik Allah, apa yang di langit dan dibumi.
Anak adalah bagian dari orang tuanya. Tidak layak Allah memiliki anak.
قنوت
1. Tunduk kepada taqdir Allah
2. Tunduk patuh dengan sukarela.
Sekali mencipta penuh dengan kesempurnaan, paling bagus tanpa ada contoh sebelumnya.
Tafsir Imam Sa'di
Ayat ini membantah dakwaan mereka. Allah mendustakan mereka semua.
Dia pencipta mereka, memberi rezeki, mentaqdirkan mereka, memperjalankan mereka.
Allah tidak memiliki sesuatu yang mirip dengan dia.
Maryam, Adam dan Hawwa - bukti kekuasaan Allah.
Nabi Isa bukan anak dia. Allah tidak mengatakan itu anak dia.
Tidak ada yang berserikat dengan Dia. Dia tidak memiliki isteri dan tidak memiliki anak.
Allah bukan jenis makhluk.
Semuanya kepunyaan Dia dan hamba Dia.
Sumber Channel Telegram: tafsirquran_abufairuz






























