Tafsir Al Baqarah (tentang sebab-sebab seseorang diangkat sebagai imam)

Dars tafsir Al Baqarah yang di dalamnya membahas tentang sebab-sebab seseorang diangkat sebagai imam, dan bahwasanya seorang murid/makmum mungkin akan terangkat menjadi guru/imam yang lebih tinggi dari guru/imamnya yang terdahulu.


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


( Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy -hafidzahullah- )

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

APA TUJUAN KITA MEMPELAJARI AQIDAH SALAF DAN MANHAJ YANG BENAR?

APA TUJUAN KITA MEMPELAJARI AQIDAH SALAF DAN MANHAJ YANG BENAR?



Pertanyaan :

Assalamu'alaikum warahmatullahi hiwabarakatuh,

Afwan Akh,
Ada pertanyaan,
Tujuan kita pelajari Aqidah salaf dan manhaj yang benar itu untuk apa yaa?
------------------

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته.

Manhaj Salaf adalah manhaj Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dan tiga generasi yang terbaik.
Maka tujuan kita mempelajari manhaj Salaf adalah:

Untuk menjalankan syariat Allah yang memerintahkan agar kita mengikuti manhaj Salaf. Hal itu tidak tercapai kecuali dengan mempelajarinya.

Dan juga tujuan belajar manhaj Salaf adalah:
Agar kita mengenal Allah ta'ala dan mengetahui bagaimana cara benar untuk menyembah-Nya.

Dan juga agar kita tahu apa itu Islam yang sebenarnya.

Juga agar ibadah kita diterima dan tidak tertolak.

Dan juga agar kita selalu di atas kebaikan dan selamat dari keburukan.

Dan juga agar kita selalu di atas Shirathul Mustaqim.

Dan agar kita selamat dari tipu daya setan beserta para dai hawa nafsu.

Dan agar kita selamat dari Neraka.

Juga agar kita berhasil masuk Surga.

Dalil-dalilnya sangat jelas insya Allah.

والله تعالى أعلم بالصواب.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

KALAM MASYAIKH TENTANG MUSTHOFA AL ADAWIY

KALAM MASYAIKH TENTANG MUSTHOFA AL ADAWIY





بسم الله الرحمن الرحيم.
Pertanyaan: siapakah Musthofa Al Adawiy itu, dan bolehkah mengajarkan kitab-kitabnya?
--------------------------

Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala :

Musthofa Al Adawiy memuji Ikhwahul Muslimin, dan kumpul² dengan orang-orang Jam'iyyatul Hikmah, serta sering mengingkari Salafiyyin. Makanya dia dimasukkan oleh Syaikhuna Yahya Al Hajuriy حفظه الله ke dalam nama-nama dari hawa nafsu. Rujuk kitab "Syar'iyyatun Nushhi Waz Zajr" hal. 43-44.

Syaikhuna Yahya Al Hajuriy حفظه الله juga menghukumi Mushtofa Al Adawiy sebagai hizbiy dari kalangan hizbiyyin.
(rujuk kitab "Fa Adzdzana Muadzdzin" karya Syaikhuna Husain Al Hathibiy, hal. 49).

Syaikhuna Abu Amr Al Hajuriy حفظه الله ana tanya tentang Musthofa Al Adawiy, maka beliau menjawab : "Ya, dia adalah mubtadi'".

Syaikhuna Ali Al Hajjajiy حفظه الله ana tanya tentang Musthofa Al Adawiy, maka beliau menjawab : "Orang itu binasa (manhajnya)."

Syaikhuna Abdul Hamid Az Zu'kuriy Al Hajuriy حفظه الله ana tanya tentang Musthofa Al Adawiy, maka beliau menjawab : "Bahkan buku2nya tidak boleh diajarkan. Yang wajib adalah meninggalkan Musthofa Al Adawiy dan apa saja yang berhubungan dengannya. Dia itu termasuk dari hizbiyyin".

Syaikhuna Thariq Al Ba'daniy حفظه الله ana tanya tentang Musthofa Al Adawiy, maka beliau menjawab : "Kami nasihatkan untuk tidak membeli, menjual, atau mengajarkan sedikit saja dari karya tulisnya yang lama dan yang baru sampai dia istiqamah di atas manhaj Salaf."

Syaikhuna Radman Al Hubaisyiy حفظه الله ana tanya tentang Musthofa Al Adawiy, maka beliau menjawab : "Ucapan kami tentang dia adalah: dia itu hizbiy, dan janganlah mengajarkan kitab-kitabnya. Cukuplah dengan kitab-kitab Ahlussunnah."

والله تعالى أعلم بالصواب.
والحمد لله رب العالمين.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

MENCIUM HAJAR ASWAD

MENCIUM HAJAR ASWAD


Menjawab Teka- teki 3

Pertanyaan :
Bagaimanakah menjawab teka-teki berikut ini?
Amalan mustahab apakah yang jika dikerjakan oleh seseorang, maka orang-orang lain di seluruh dunia tidak mampu mengerjakannya di saat itu?
-------------------------

Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala :

Mencium Hajar Aswad, sepertinya saat ada orang yang menciumnya, orang lain kesulitan untuk menciumnya secara bersamaan, terutama setelah Hajar Aswad dikelilingi oleh pelindung (setelah dulu pecah karena perampokan yang dilakukan oleh orang-orang kafir munafik dari kalangan Rafidhah).

والله أعلم بالصواب.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

MASALAH PEMBAGIAN WARISAN

MASALAH PEMBAGIAN WARISAN SI FULAN DENGAN MENINGGALKAN 7 ANAK DARI ISTRI PERTAMA YANG DICERAI DAN 2 ANAK DARI ISTRI KEDUA ( YANG SAH )



Assalamu 'alaykum ya syaikh.. Ahsanalloohu ilayk.. Ana ada pertanyaan. Si fulan meninggal dunia dengan meninggalkan 7 anak (4 laki2 3 permpuan) dari istri pertama yg telah dicerai dan 2 anak (sepasang) dari istri kedua (sah). Perusahan tmpatnya krja bingung tentukan ahli waris krena si fulan memiliki saham 1% d sana...tolong solusinya

Tolong pertanyaan nya akh disampaikan sama Syaikh..

Semoga segera dijawab..
-----------------------------

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته.

Jika ahli waris hanyalah seorang istri (istri kedua), 5 orang anak lelaki dan 4 anak perempuan saja, maka si istri mendapatkan 1/8 (seper delapan) dari harta peninggalan, yaitu: 0.125.

Sedangkan sisanya adalah hak anak² tadi (dengan perbandingan bahwasanya anak lelaki mendapatkan dua kalinya bagian dari anak perempuan).

Setiap anak lelaki bernilai dua, sedangkan setiap anak perempuan bernilai satu.

Manakala anak lelaki ada lima, maka nilai gabungan mereka adalah sepuluh.
Sedangkan nilai gabungan dari keempat anak perempuan adalah empat.

Maka: asal perbandingan semua anak adalah sepuluh tambah empat, yaitu: empat belas.

Maka: setiap anak lelaki mendapatkan 2/14 dari sisa harta (harta peninggalan yang sudah dikurangi oleh hak istri si mati).

setiap anak perempuan mendapatkan 1/14 dari sisa harta (harta peninggalan yang sudah dikurangi oleh hak istri si mati).

Berdasarkan perhitungan :
Setiap anak lelaki mendapatkan 0.125 dari keseluruhan peninggalan si mati.
Setiap anak perempuan mendapatkan 0.0625 dari keseluruhan peninggalan si mati.

والله تعالى أعلم بالصواب.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

JELAS BEDA ANTARA TAQLID DENGAN ITTIBA'

JELAS BEDA ANTARA TAQLID DENGAN ITTIBA'



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apakah betul perkataan TAQLID SAMA DENGAN ITTIBA', ITTIBA' ADALAH TAQLID ? Para Mubtadi'ah menyebarkan video Syaikh Al Fauzan hafidzahullah yang mengatakan demikian, apa dasar Syaikh Fauzan mengatakan tersebut ? Dan apakah betul seperti itu ?
--------------------------

Jawab:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته.

Perlu didengar secara lebih lengkap agar kita paham apa sebab beliau mengucapkan itu dan apakah yang beliau inginkan.

Dari sisi lain para mubtadi'ah yang sekarang sedang berusaha mempopulerkan kebatilan tadi berusaha untuk memalingkan manusia dari wahyu, agar bertaqlid kepada ra'yu orang yang tidak ma'shum.

Secara bahasa saja sudah lain antara Taqlid dan Ittiba'. Demikian pula secara syariat.

Jika mereka memakai kebesaran nama tokoh untuk mendukung kebatilan mereka, maka kita balik bertanya:

Siapakah yang lebih besar lebih faqih dan lebih hapal hadits dengan sanad²nya: Asy Syaikh Shalih Al Fauzan ataukah Al Imam al Hafizh Ibnu Abdil Barr yang dijuluki sebagai "Bukhariyyul Maghrib"?

Al Imam Al Hafizh Ibnu Abdil Barr Al Andalusiy رحمه الله  berkata: “Taqlid (sikap mengekor) itu menurut para ulama bukanlah ittiba’ (sikap mengikuti), karena ittiba’ adalah: engkau mengikuti si pembicara berdasarkan apa yang jelas bagimu, berupa keutamaan ucapannya dan benar madzhabnya.

Sedangkan taqlid adalah: engkau berkata dengan apa yang dia ucapkan dalam keadaan engkau tidak mengetahui sisi argumentasi ucapannya tadi dan sisi maknanya, dan engkau enggan menerima ucapan orang lainnya, atau telah jelas bagimu kesalahannya namun engkau tetap mengikutinya karena engkau gentar untuk menyelisihinya dalam keadaan telah jelas bagimu rusaknya ucapannya. Dan itu adalah haram untuk diucapkan di dalam agama Allah وتعالى سبحانه”. (“Jami’ Bayanil ‘Ilm”/2 hal. 489).

-selesai-

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

PARA ULAMA MEMBEDAKAN ANTARA TAQLID DAN ITTIBA'

PARA ULAMA MEMBEDAKAN ANTARA TAQLID DAN ITTIBA'



Pertanyaan :
Sebagian ikhwah حفظهم الله ingin dijelaskan lagi: apakah para ulama itu menyamakan antara taqlid dan ittiba', ataukah membedakannya?
-----------------------

Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala :

Jangankan para ulama sekarang, para imam terdahulupun sudah membedakan antara taqlid dan ittiba'.

Al Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata: “Ahmad –Ibnu Hanbal- telah membedakan antara taqlid dan ittiba’. Abu Dawud berkata: Saya mendengar beliau –Ahmad Bin Hanbal- berkata (tentang Ittiba’): “Dia itu adalah: seseorang mengikuti apa yang datang dari Nabi ﷺ dan apa yang datang dari para Sahabat beliau. Kemudian setelah itu, dia diberi pilihan pada apa yang datang dari para Tabi’in.”

Beliau juga berkata: “Janganlah engkau mengekor kepadaku, dan janganlah engkau mengekor kepada Malik, atau Ats Tsauriy, atau  Al Auza’iy. Ambillah dari mana mereka mengambil.”

Beliau juga berkata: “Termasuk dari sedikitnya fiqih seseorang adalah: dia mengekorkan agamanya pada para tokoh.”
(Selesai dari “I’lamul Muwaqqi’in”/2/hal. 200-201).

والله تعالى أعلم بالصواب.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

PEMERINTAH YANG MEMBOLEHKAN INVESTASI MIRAS, APAKAH KAFIR ?

PEMERINTAH YANG MEMBOLEHKAN INVESTASI MIRAS, APAKAH KAFIR ?




Pertanyaan :
Para pengekor Ahli Taqlid menyerang pemerintah yang melakukan kesalahan hingga sepertinya sudah sampai tingkat pengkafiran Pemerintah kita atau sudah tidak menganggap sebagai ulil amri lagi. dan sekarang lagi rame presiden membolehkan investasi minuman keras, sehingga jadi bahan utk menyerang pemerintah indonesia.

Bagaimana nasihat anda ?
--------------------

Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala:

Adapun sebagian orang, maka mereka mewajibkan taqlid pada ulama, namun di sisi lain mereka menempuh jalan khawarij pada masa lalu, yaitu: tergesa² mengkafirkan orang lain dengan memakai dalil² tanpa menunggu bimbingan ulama Rasikhina Fil Ilm.

Padahal sejak kepala negara yang dulu²pun pengesahan maksiat sudah banyak terjadi. Bahkan yang lebih besar dari itu semua: pengesahan gereja, pura dan wihara. Dan bahkan pengesahan Borobudur dll.

Namun belum tentu si ulil amr yang fasik itu jika mengesahkan sesuatu secara kenegaraan lalu hatinya ridha dan meyakini halalnya perkara tadi.

Dan boleh jadi para penguasa itu punya syubuhat atau dibisiki dengan syubuhat, oleh para setan dari kalangan manusia atau jin.
Para ulama Ahlussunnah berkata: "Salah satu penghalang pengkafiran adalah: adanya syubuhat."

Dari sisi yang lain: jika mereka telah mengkafirkan secara ta'yin kepala Negara Indonesia; mereka sekarang membai'at siapa?
Bukankah orang yang mati dalam keadaan tidak ada ikatan bai'at di lehernya berarti dia mati dalam keadaan jahiliyyah?

Dari sisi yang lain: jika mereka mewajibkan taqlid, maka siapakah imam yang memfatwakan kafirnya presiden Indonesia? Ataukah mereka sendiri yang berfatwa tentang kafirnya presiden Indonesia dengan memakai dalil² yang ada? Kita balik memakai senjata mereka untuk menyerang mereka:

kalian sudah hapal berapa hadits?

Kalian memenuhi syarat untuk ijtihad?

Kalian memenuhi syarat untuk menafsirkan Al Qur'an?

Kalian memenuhi syarat untuk mensyarah Shahih Al Bukhariy dan Muslim?

Maka ana menasihatkan pada ikhwah untuk mewaspadai virus² khawarij yang tengah disebar oleh kelompok tadi, dengan mereka memanfaatkan momentum fasik dan zhalimnya para penguasa.

والحمد لله رب العالمين على كل حال.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

SALAH SATU SYUBUHAT YANG DILONTARKAN KE UMARA MASALAH KHAMR

SALAH SATU SYUBUHAT YANG DILONTARKAN KE UMARA MASALAH KHAMR



(ini adalah bukti -admin)
Syubuhat yang dibisikkan oleh para dai busuk kepada umara tadi, menyebabkan umara tidak boleh dikafirkan dari sisi itu, namun mereka (umara dan para pembisiknya) layak dihukumi sebagai mubtadi'ah.

Itu menunjukkan bahwasanya mereka bukannya meyakini minuman keras itu halal, hanya saja mereka punya syubuhat: agar minuman keras tidak merajalela secara tidak terkontrol.

Itu sama dengan syubuhat pemerintah² yang dulu yang melegalkan gang Doli (kompleks pelacuran).

Syubuhat² dan udzur² batil tadi menyebabkan mereka tak boleh dikafirkan, namun dihukumi sebagai mubtadi'ah.

والله أعلم بالصواب.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

KHOWARIJ AKAN SELALU ADA DI SETIAP ZAMAN

KHOWARIJ AKAN SELALU ADA DI SETIAP ZAMAN MENEBAR SYUBHAT, SETIAP MUNCUL TANDUK MEREKA AKAN PATAH, MAKA SAMPAIKAN HUJJAH, DAN TINGGALKAN MEREKA



➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

KHOWARIJ AKAN SELALU ADA DI SETIAP ZAMAN

KHOWARIJ AKAN SELALU ADA DI SETIAP ZAMAN MENEBAR SYUBHAT, SETIAP MUNCUL TANDUK MEREKA AKAN PATAH, MAKA SAMPAIKAN HUJJAH, DAN TINGGALKAN MEREKA



➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

JAWABAN UNTUK USTADZ PENGKAFIR TAPI IDENTITAS MAJHUL

JAWABAN UNTUK USTADZ PENGKAFIR TAPI IDENTITAS MAJHUL







بسم الله الرحمن الرحيم.

Jawaban Untuk Ustadz Pengkafir Tapi Identitasnya Majhul

Sudah nampak qarinah dari data-data yang ada bahwasanya Jokowi tidak melakukan pemberian idzin tadi sebagai bentuk dia meyakini kehalalan khamr, tapi syubuhat yang ditiupkan oleh sebagian mubtadi’ah dari sisi kemaslahatan.

Dan syubuhat tadi walaupun salah dan batil, namun dia mendatangkan suatu penakwilan yang mana sebagiannya akan menjadi udzur yang menyelamatkan pelakunya dari kemurtadan.
Dan itu adalah perkara yang telah ma’ruf pembahasannya di kalangan ulama.

Al Imam Qawwamus Sunnah Abul Qasim Al Ashbahaniy رحمه الله berkata: “Pasal yang disebutkan oleh sebagian ulama. Beliau berkata:

Orang yang melakukan penakwilan, jika dia itu keliru, sementara dia itu termasuk dari orang yang telah masuk ke dalam ikatan keimanan; perlu dilihat takwilnya itu:
Jika dia telah bergantung kepada suatu perkara yang menyebabkan dirinya menyelisihi sebagian Kitabullah, atau (menyelisihi) Sunnah yang mana dengan sunnah tadi udzur telah terputus, atau (menyelisihi) suatu ijma’, maka sesungguhnya dia dikafirkan dan tidak diberi udzur, karena syubhat (kerancuan) yang dia jadikan sebagai tempat bergantung dari takwil tadi itu lemah, tidak kuat dengan suatu kekuatan yang dengan itu dia mendapatkan udzur, karena perkara yang disaksikan (didukung) oleh salah satu dari dasar-dasar tadi (Al Qur’an, As Sunnah dan Ijma’) itu cukup terang dan jelas. Tatkala orang yang mengucapkan perkataan tadi tidak kesulitan untuk mengetahui kebenaran, dan tidaklah tersamarkan baginya sebagian dari posisi hujjah, dia tidak diberi udzur ketika pergi meninggalkan kebenaran. Bahkan dia itu mengamalkan sesuatu yang menyelisihi kebenaran di dalam masalah tadi atas dasar penentangan dan pembangkangan.

Dan orang yang sengaja menyelisihi salah satu dari dasar-dasar tadi, dan dia itu jahil, tidak bermaksud menyelisihi karena menentang, maka dia itu tidak dikafirkan, karena dia tidak bermaksud memilih kekufuran, dan dia juga tidak meridhai itu. Dia telah mencapai puncak kerja kerasnya hanya saja dia tidak mendapatkan hasil selain yang tadi saja. Dan Allah سبحانه telah memberitahu bahwasanya Dia tidak menghukum kecuali setelah sampainya keterangan, dan dia tidak menyiksa kecuali setelah menyampaikan peringatan. Allah ta’ala berfirman:

وما كان الله ليضل قوما بعد إذ هداهم ]حتى يبين لهم ما يتقون[}.

“Dan tidaklah Allah menyesatkan suatu kaum setelah dia memberikan petunjuk kepada mereka [sehingga Dia menerangkan kepada mereka apa yang mereka takuti].”
   
Maka setiap orang yang Allah عز وجل beri petunjuk dan masuk ke dalam ikatan Islam, sungguh dia tidak boleh dikeluarkan menuju kepada kekufuran kecuali setelah diberi keterangan.”
(Selesai dari ‘Al Hujjah Fi Bayanil Mahajjah”/2/hal. 551-552).
   
Itu menunjukkan bahwasanya salah satu penghalang kekafiran adalah takwil. Dan takwil tadi terbagi menjadi dua:

Pertama: takwil yang bergantung pada syubhat yang lemah, maka takwil tadi tidak layak menjadi udzur yang menyelamatkan pelakunya dari kekafiran.

Kedua: takwil yang bergantung pada syubhat yang cukup kuat untuk menjadi udzur yang menyelamatkan dia dari kekafiran.

Takwil-takwil tadi adalah batil dan tertolak, namun ada yang tertolak dan sampai menjadikan pelakunya itu kafir, dan ada yang tertolak namun tetap mendapatkan udzur. Itu semua dilihat dari kuat atau lemahnya syubhat yang menjadi tempat bergantung si pelaku tadi.

Maka syubuhat adalah salah satu udzur untuk tidak dikafirkan, sebagaimana penjelasan sebagian ulama.

Namun tatkala kebanyakan ulama menjadikan takwil (yang mana dia adalah hasil dari syubuhat) itulah yang menjadi udzur, maka untuk selanjutnya saya menggunakan istilah ini saja: salah satu dari udzur adalah: adanya takwil.
Dan dia serta kejahilan itu bukan satu-satunya udzur. Masih banyak udzur-udzur yang lain, sebagaimana penjelasan para imam Ahlussunnah wal Jama’ah, bukan sebagaimana pandangan para Khawarij yang buta.

Al Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata:
“Dan Allah juga tidak menjadikan hukum-hukum sebagai akibat dari lafazh semata-mata dalam keadaan Dia tahu bahwa si pembicara tidak menginginkan makna dari ucapannya tadi, dan tidak tahu maknanya. Bahkan Allah memaafkan untuk umat ini perkara yang diucapkan oleh jiwanya, selama belum mengerjakannya atau mengucapkannya. Allah juga memaafkan sesuatu yang bersifat salah ucap, atau lupa, atau terpaksa, atau tidak tahu mengetahuinya, jika dirinya memang tidak menginginkan atau memaksudkan makna ucapannya tadi. Maka jika bertemu antara maksud dan penunjukan yang bersifat ucapan atau perbuatan, maka terjadilah hukum dari kaidah syari’ah ini. Dan ini termasuk tuntutan dari keadilan Allah, hikmah dan rohmat-Nya, karena sesungguhnya desiran hati dan keinginan jiwa itu tidak masuk di bawah kendali ikhtiyar (pilihan diri). Seandainya hukum-hukum itu berlangsung pada desiran hati itu tadi niscaya terjadi kesempitan dan kesulitan besar terhadap umat ini.

Rohmat dan hikmah Allah ta’ala menolak yang demikian itu. Demikian pula masalah kekeliruan, lupa, salah ucap terhadap perkara yang hamba itu tidak memaksudkannya dan bahkan ingin yang lain. Begitu pula berbicara dengan terpaksa, atau tidak tahu tuntutan dan ucapannya tadi, semua itu adalah perkara yang selalu mengiringi manusia, hampir-hampir manusia itu tak bisa lepas darinya. Seandainya Allah mengaitkan hukum berdasarkan perkara-perkara tadi pastilah umat akan mengalami kesempitan dan tertimpa puncak rasa capek dan kesulitan. Maka Allah menghilangkan dari umat ini hukuman yang berdasarkan itu tadi semua, sampai bahkan kekeliruan lafazh karena kegembiraan yang besar, kemarahan, dan mabuk, sebagaimana telah berlalu dalil-dalilnya.

Demikian pula kekeliruan, lupa, terpaksa, ketidaktahuan makna, salah ucap dengan perkataan yang tidak diinginkannya, berbicara dalam keadaan marah yang menutup akal, dan sumpah yang tidak dimaksudkan maknanya. Maka sepuluh perkara ini, Allah tidak menghukum hamba-Nya dengan itu manakala dirinya berkata dalam keadaan itu tadi, karena dirinya tidak memaksudkannya dan hatinya tidak meniatkan perkara yang dengannya dia bisa dihukum.”
(Bacalah secara lengkap “I’lamul Muwaqqi’in”/3/hal. 81-85/Darul Hadits).

Lalu:
   
Siapakah yang ahli dalam mengurusi penilaian: apakah si pelaku kekufuran itu melakukannya berdasarkan takwil yang pertama ataukah kedua, terpaksa ataukah tidak terpaksa, salah paham ataukah tidak salah paham? Dan sebagainya?

Para ulamalah yang berwenang melakukan itu, sebagaimana yang diwasiatkan oleh para ulama Salafiyyin.

Kami tidak mau menempuh jalan para Khawarij yang sejak generasi pertama memang selalu mendahului para ulama dalam memahami dan menerapkan dalil.

Adapun masalah pertanyaan ana: "Jika mengkafirkan Jokowi, maka Antum akan membai'at siapa..?"
Itu bukan sebagai syarat dari ana bahwasanya pengkafiran kepala negara itu boleh dilakukan jika ada kepala negara pengganti yang layak dibai'at,

Namun:
Itu sekedar rasa belas saya kepada kalian yang tergesa² mengkafirkan kepala negara tanpa bimbingan ulama, lalu memilih melaksanakan hadits Hudzaifah رضي الله عنه tanpa bimbingan ulama, hidup berpiknik tanpa ada bai'at di leher.

Jadi masalahnya bukan karena ana kurang piknik atau banyak piknik dsb wahai orang yang menjadi ustadz majhul.

Tapi masalah adalah :

Ana khawatir menjauhi bimbingan para ulama, lalu piknik ke aqidah kalian, kemudian ana terancam terkena sabda Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم tentang khawarij: "Mereka itu muda belia usianya, tolol akalnya, mengucapkan ucapan makhluk yang terbaik".

Selesailah jawaban yang singkat dan sederhana ini, dengan karunia dan taufik dari Allah ta’ala semata, di Changlun, Kedah, Malaysia, pada tanggal 17 Rajab 1442 H.
Abu Fairuz Abdurrahman Bin Soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy

وفقه الله وغفر له

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك .
والحمـــــد لله رب الـعالـمين.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

(Ditulis Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

Jawaban Fadhilatusy Syaikh Abu Bilal Khalid Abud Al Hadhramiy حفظه الله

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته.

حياكم الله شيخنا الكريم أبا معاذ .
كيف حالكم الآن ؟

معذرة منكم جدا يا شيخنا الجليل أبا معاذ .
قد تكاثرت سؤالات الناس جدا حتى أتعبوني في مسالة حكم كفر رئيس إندونيسيا.
بعضهم قد كفروه بأسباب منها:
١- أنه أعطى ترخيصا في الاستثمار في مصنع الخمر متعللا ببعض العلل الضعيفة سماها مصلحة شرعية.
٢- أنه يدعو لجنازة كافر.

فالسؤال يا شيخنا العزيز أبا معاذ :
هل رئيس إندونيسيا كافر مرتد بمثل هذه الأسباب؟
أفيدونا وأرشدونا، أثابكم الله الرضوان والجنان.


Berkata Syaikhuna Abu Fairuz :

Itu pertanyaan ana ke Fadhilatusy Syaikh Abu Mu'adz Husain Bin Mahmud Al Hathibiy حفظه الله.

Maka jawaban beliau adalah sbb:

انا لا اعلم عنه شيئا لكن من خلال ما ذكرت حفظك الله فإن هذا لا يكفي لتكفيره وعلى من يقول ذلك ان يتقي الله فإنه سيجر المسلمين هناك الى فتن لا تحمد عقباها ولا ينبغي ان تأخذ المسلمين الحماس او التأثر برأي الخوارج فيقعون فيما فيه الضرر على الأمة

Dan jawaban Fadhilatusy Syaikh Abu Bilal Khalid Abud Al Hadhramiy حفظه الله ada dalam rekaman berikut ini:


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

Ucapan Fadhilatusy Syaikh Abu Mu’adz Husain Bin Mahmud Al Hathibiy Al Yafi’iy Al Yamaniy حفظه الله tentang pengkafiran terhadap Presiden Indonesia

Ucapan Fadhilatusy Syaikh Abu Mu’adz Husain Bin Mahmud Al Hathibiy Al Yafi’iy Al Yamaniy حفظه الله tentang pengkafiran terhadap Presiden Indonesia


   
Pertanyaan setelah salam:
“Semoga Allah memberikan penghormatan untuk Anda wahai Syaikh kami yang mulia Abu Mu’adz. Bagaimanakah keadaan Anda sekarang?

Saya mohon sangat diberi udzur wahai Syaikh kami yang agung Abu Mu’adz. Telah berdatangan banyak sekali pertanyaan orang-orang sehingga mereka meletihkan saya tentang masalah hukum kafirnya Presiden Indonesia. Sebagian dari mereka telah mengkafirkannya dengan beberapa sebab, di antaranya:

Pertama: Presiden memberikan peridzinan dalam investasi pada pembuatan minuman keras dengan mengemukakan beberapa alasan yang lemah yang dia namakan sebagai kemaslahatan yang disyariatkan.

Kedua: Presiden mendoakan kebaikan untuk jenazah orang kafir.

Maka pertanyaannya wahai Syaikh kami yang sangat mulia Abu Mu’adz: apakah Presiden Indonesia itu kafir murtad dengan sebab-sebab tadi?
   
Berikan kami faidah, dan bimbinglah kami, semoga Allah memberi Anda pahala berupa keridhaan dan Surga.”
----------------

Asy Syaikh Husain Al Hathibiy حفظه الله menjawab setelah salam:
   
“Saya tidak mengetahui tentang Presiden tadi sedikitpun. Akan tetapi dari sela-sela berita yang engkau sebutkan, semoga Allah memeliharamu, maka sesungguhnya itu tidak cukup untuk mengkafirkannya. Dan orang yang mengatakan yang demikian tadi (kafirnya Presiden Indonesia -pen) wajib untuk bertakwa kepada Allah, karena dia akan menyeret kaum Muslimin di sana kepada fitnah-fitnah yang tidak terpuji kesudahannya. Dan tidak layak kaum Muslimin terkena sikap emosional dan terpengaruh oleh pemikiran Khawarij, kemudian mereka terjatuh ke dalam perkara yang di dalamnya ada bahaya terhadap umat.”
(Penukilan selesai).

Pertanyaan dan jawaban tanggal 17 Rajab 1442 H

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
(Ditulis Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Al Indonesiy hafidzhahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

Terjemahan jawaban Fadhilatusy Syaikh Abu Bilal Khalid Abud Al Hadhramiy حفظه الله tentang pengkafiran orang-orang terhadap Presiden Indonesia

Terjemahan jawaban Fadhilatusy Syaikh Abu Bilal Khalid Abud Al Hadhramiy حفظه الله tentang pengkafiran orang-orang terhadap Presiden Indonesia



➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
(Ditulis Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Al Indonesiy hafidzhahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

HUKUM MEMAKAN CACING DAN JANGKRIK

HUKUM MEMAKAN CACING DAN JANGKRIK



Pertanyaan :
Bismillah
Assalamu'alaikum Syaikh ada sebagian ikwah bertanya,ana gak bisa jawab,,ana tujukan kepada Syaikh untuk di beri jawabannya,, binatang cacing tanah dan jangkrik halal di makan,, sesuai Dalil biar paham jazaakallahu Khoiron Syaikh abu Fairuz atas bimbingan nya... Maksudnya apakah halal di konsumsi...

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


(Dijawab Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Al Indonesiy hafidzhahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

Tentang Pengkafiran

Ucapan Asy Syaikh Al Karim Abu Abdirrahman Abdullah Bin Ahmad Al Iryaniy Al Ibbiy Al Yamaniy حفظه الله Terhadap Orang-orang Yang Mendakwahkan Untuk Mengkafirkan Presiden Indonesia



Asy Syaikh Al Karim Abu Abdirrahman Abdullah Bin Ahmad Al Iryaniy Al Ibbiy Al Yamaniy حفظه الله setelah saya tanya tentang masalah di atas, lalu beliau menjawab salam, beliau berkata:

الذي أنصح: بترك الخوض في هذه المسألة، لأنها خطيرة. وهنا مفاسد كثيرة، لا سيما وجماعة التكفير والخوارج في أندونيسيا يدندنون حول هذا الأمر.
(انتهى النقل).

Yang saya nasihatkan adalah: meninggalkan perbincangan tentang masalah ini (takfir mu’ayyan), karena masalah itu berbahaya. Di situ ada mafsadah-mafsadah yang banyak, terutama lagi adalah jama’ah takfir dan para Khawarij di Indonesia berdengung di sekeliling perkara ini (takfir mu’ayyan).
(Penukilan selesai).
-----------------

(Ditulis Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

ADAKAH ORANG YANG MENYADARI?

ADAKAH ORANG YANG MENYADARI?



Jawaban Fadhilatusy Syaikh Abu Abdillah Faishal Bin Abdah Al Hasyidiy Al Yamaniy حفظه الله tentang pengkafiran orang-orang terhadap Presiden Indonesia :

إذا كان معتقد حل الخمر، وخرجت فتوى يقود إلى فتنة لا تبقي ولا تذر؛ قد يكون لك نصيب من الإثم. والغلط في عدم التكفير أسهل من من الغلط في التكفير. والغرب الكافر يريد من الصدام في الحكام ليسهل عليهم العمل من تحت. وما من دولة إلا ومعها مكتب خاص لأمريكا يهتم بكل أمور الدولة ليسهل عليهم دمارها من الداخل. والقاعدة وداعش يتركون من داخل تلك المكاتب، وكذلك المغرر بهم من الإخوانيين بعض المدسوسين على صلة بتلك المكاتب والكلام طويل.

Jika Presiden tadi meyakini halalnya khamr, dan keluarlah suatu fatwa yang memimpin menuju kepada suatu fitnah yang tidak menyisakan apapun dan tidak membiarkan sesuatupun tinggal (yaitu: pemberontakan dan kekacauan yang menyebabkan musnahnya segalanya –pen), boleh jadi engkau memiliki bagian dari dosanya.

Kekeliruan karena tidak mengkafirkan seseorang itu masih lebih ringan daripada kekeliruan karena mengkafirkan seseorang.

Kaum kafir Barat ingin kalian berbenturan dengan para penguasa, agar menjadi mudahlah bagi mereka (orang kafir Barat –pen) untuk bekerja dari “bawah tanah”.

Tidak ada satu negarapun kecuali di dalamnya ada kantor khusus milik Amerika yang memusatkan perhatian pada seluruh urusan negara, agar memudahkan bagi mereka untuk menghancurkan negara tadi dari dalam.

Kelompok Qaedah dan ISIS membiarkan orang yang ada di dalam kantor-kantor tadi.

Demikian pula orang-orang yang tertipu oleh mereka, dari kalangan Ikhwanul Muslimin yang disusupkan, sebagian dari mereka itu memiliki hubungan dengan kantor-kantor tadi. Dan pembicaraan ini panjang.”
(Penukilan selesai).
-----------------

(Ditulis Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

Rujuknya Abu Fairuz Abdurrahman Bin Soekojo Al Indonesiy Al Jawiy وفقه الله dari pendapat tidak bolehnya membeli kurma secara online

Rujuknya Abu Fairuz Abdurrahman Bin Soekojo Al Indonesiy Al Jawiy وفقه الله dari pendapat tidak bolehnya membeli kurma secara online.


19 Rajab 1442 H


Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy

Tentang Pengkafiran

Ucapan Fadhilatusy Syaikh Abu Abdirrahman Ibnu Hasan Al Iraqiy Al Kurdiy Az Zindiy حفظه الله Terhadap Data-data Yang Didatangkan Oleh Orang-orang Yang Mengkafirkan Presiden Indonesia:



هذه معاصٍ لا تصل حد الردة، إلا إذا استحلها، ولا يظهر منه الاستحلال بمجرد الترخيص والدعوة لجنازة كافر! ثم انصحهم أنت أن يشغلوا أنفسهم بالطاعة والتعليم! وما لهم إذا كفر أو لم يكفر. والله المستعان.

“Itu adalah maksiat-maksiat yang tidak mencapai batas kemurtadan, kecuali jika dia meyakini amalan tadi halal. Dan tidak nampak darinya keyakinan halal tadi dengan sekedar dia memberikan idzin investasi khamr dan mendoakan kebaikan untuk jenazah orang kafir!
   
Kemudian: hendaknya engkau menasihati mereka agar menyibukkan diri mereka sendiri dengan ketaatan dan pengajaran! Apa urusan mereka jika presiden itu kafir atau tidak kafir? Hanya kepada Allah sajalah kita mohon pertolongan.”

20 Rajab 1442 H

(Penukilan selesai).
-----------------

(Ditulis Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

Tentang Pengkafiran

Ucapan Fadhilatusy Syaikh Ibrahim Bin Ahmad Zhafraniy dari Jazan Saudiy حفظه الله Terhadap Data-data Yang Didatangkan Oleh Orang-orang Yang Mengkafirkan Presiden Indonesia:



هدانا الله وإياكم. اتركوا مثل هذه المسائل، واهتموا بما ينفع الناس من تعليم التوحيد وما يضاده ويبطله، وأركان الإسلام، وما يتعلق بذلك. وفقك الله لطاعته.

“Semoga Allah memberikan hidayah kepada kami dan kepada kalian. Tinggalkanlah masalah-masalah seperti ini, dan pusatkanlah perhatian kalian kepada perkara yang bermanfaat untuk orang-orang, berupa pengajaran tauhid, apa yang menentangnya dan membatalkannya, juga rukun-rukun Islam dan perkara yang terkait dengannya. Semoga Allah memberimu taufik untuk menaati-Nya.”

20 Rajab 1442 H.
(Selesai penukilan).
-----------------

(Ditulis Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

PERKATAAN KA'AB AL- AHBAR TENTANG KOPI

PERKATAAN KA'AB AL- AHBAR TENTANG KOPI



Assalaamu 'alaykum ya syaikh.. AhsanAlloohu ilayk wa baarokAlloohu fiyk, ana ada pertanyaan. Apa maksud pernyataan Ka'ab Al-Ahbar di atas? Apalagi terkhusus di antara ciri yg disebutkan Ka'ab, bahwa orang munafik suka minum kopi. Dan benarkah tafsiran bahwa kopi yg dimaksudkan Ka'ab di atas adalah khamr, merujuk definisi yg disebutkan Ibnu Mandzur dalam Lisanu al-Arab :

القهوة: الخمر، سُميت بذلك لأنها تُقهي شاربها عن الطعام أي تُذهب بشهوته

Mohon penjelasan ya syaikh, syukron wa jazaakAllooh khoyron sblm dan sesudahnya.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


(Dijawab Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Al Indonesiy hafidzhahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

Tentang pengkafiran

Ucapan Asy Syaikh Al Karim Abu Abdillah Abdurrahman Bin Abdul Majid Asy Syamiriy At Ta’ziy Al Yamaniy حفظه الله Alasan-alasan Orang-orang Yang Mengkafirkan Presiden Indonesia



يا ابا فيروز -بارك الله فيك-، هذه لا يكفَّر بها. ثم حتى وان قلنا إن كونه فعل هذه الأشياء، هذه الأشياء ليست مكفرة. هذه الأمور ليست مكفرة. حتى وإن أعطى ترخيصاً في هذا الأمر. صحيح أن يعني ذلك حرام، ﴿وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ﴾ [المائدة: 2]. لكن لعله فعل ذلك ليس استحلالاً للخمر، وإنما فعله من باب أنه للدنيا مثلاً، يريد دنيا، فعله عن هواء، أو أرشوه بمال، أو نحو ذلك من الأمور. المهم هذا لا يكفر به. وهذا أيضاً كونه دعا لجنازة كافر هذي معصية ليست كفراً.
ثم لو فرضنا أنها، أن هذي الأعمال كفرية، فلا يحكم على معين بأنه كافر حتى توفرت الشروط وتنتفي الموانع. فإذا توفرت الشروط وانتفت الموانع قلنا: نحكم عليه بذلك. وليس كل واحد يحكم، إنما أهل علم هم الذين يحكمون بذلك. بارك الله فيك ووفقك الله.
(انتهى النقل).
   
Wahai Abu Fairuz –semoga Allah memberimu keberkahan-, itu tadi bukanlah sebab yang cukup untuk seseorang dikafirkan. Kemudian, sekalipun kita mengatakan dia memang melakukan perbuatan-perbuatan tadi, perbuatan-perbuatan tadi tidaklah menyebabkan seseorang itu kafir. perbuatan-perbuatan tadi tidaklah menyebabkan seseorang itu kafir. Sampai walaupun dia memberikan surat idzin untuk melakukan perkara tadi.
   
Memang benar bahwasanya perbuatan tadi adalah haram.

﴿وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ﴾ [المائدة: 2].

“Dan janganlah kalian saling membantu di dalam dosa dan permusuhan.”
   
Akan tetapi boleh jadi dia melakukan yang demikian itu bukan karena meyakini halalnya khamr, namun sekedar melakukannya untuk mencari keduniaan, misalkan. Dia menginginkan harta duniawi, melakukannya karena hawa nafsu, atau mereka menyuapnya dengan harta, atau perkara-perkara yang seperti itu. Yang penting: ini bukanlah sebab untuk seseorang dikafirkan.
   
Demikian pula masalah dia mendoakan kebaikan untuk jenazah orang kafir, itu adalah kemaksiatan dan bukan kekufuran.
   
Kemudian: jika kita tetapkan bahwasanya perkara tadi, bahwasanya amalan-amalan tadi adalah kekufuran, maka tidak boleh dilakukan hukum mu’ayan (vonis pada orang tertentu –pen) bahwasanya dia itu kafir, sehingga syarat-syarat telah terpenuhi, dan penghalang-penghalang telah menghilang. Dan jika syarat-syarat telah terpenuhi, dan penghalang-penghalang telah menghilang, maka kita katakan: kita menghukuminya dengan itu tadi (dia kafir -pen).
   
Namun tidak boleh setiap orang itu memberikan hukum. Hanya para ulama sajalah yang memberikan hukum kekafiran tadi. Semoga Allah memberkahimu dan memberimu taufik.”

21 Rajab 1442 H.
(Penukilan selesai).
-----------------

(Ditulis Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

BERDOA KEPADA ALLAH SUPAYA DIBERI HARTA YANG BANYAK UNTUK MEMBAHAGIAKAN ORANG TUA

BERDOA KEPADA ALLAH SUPAYA DIBERI HARTA YANG BANYAK UNTUK MEMBAHAGIAKAN ORANG TUA



Pertanyaan :
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته.
Bolehkah berdoa pada Allah agar saya diberi harta yang banyak untuk membuat orang tua tersenyum dan bahagia?
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


(Dijawab Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Al Indonesiy hafidzhahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

Wahai orang-orang yang bermudah-mudah mengkafirkan orang lain

Wahai orang-orang yang bermudah-mudah mengkafirkan orang lain, renungkanlah : alangkah indahnya penjelasan dari Fadhilatusy Syaikh Abu Abdirrahman Abdurraqib Bin Ali Al Kaukabaniy Al Mahwitiy Al Yamaniy حفظه الله ini.



Beliau حفظه الله menjawab alasan-alasan Orang-orang Yang Mengkafirkan Presiden Indonesia:

ليس بمجرد هذه الأمور يكفر المعين - سيما ما يتْبَعُ تكفيرَه من مسائل عامة شاملة للمسلمين في أقطارهم وبلدانهم - حتى ينظر ما الدوافع لأفعاله تلك، وليس يخفى عليكم أن التأويل من موانع التكفير، وما أكثره في زمن الجهل. فربما حمله على ذلك التأويل، ومن هنا أتى كثير من حكام المسلمين طوآمَّ كبيرة تحت مظلة التأويل. فإذا انضاف إلى حاشيتهم دعاة السوء، ودعاة وحدة الأديان، ومن في قلوبهم زيغ من متبعي المتشابه: فحينئذٍ صار الأمر ظلمات بعضها فوق بعض.
وعلى كلٍ: فلا بد من قيام الحجة حيال تكفير المعين، وتوفر الشروط في حقه، وانتفاء الموانع.
وأنتم تعلمون أن بنوك الربا، ومجمعات المجون والخلاعة موجودة في بلاد المسلمين، وفي بلاد العرب، وما قامت أو ما قام جلُّها إلا على تراخيص من تلك الدول، وما سمعنا من علماء العصر التكفير لحكام المسلمين بمجرد ذلك حتى ينظر في الدوافع، ولا ينزلون الأحكام العامة في المعين إلا عند توفر الشروط وانتفاء الموانع.
وكذا قد حضر بعض حكام المسلمين مؤتمرات حوار الأديان بإيعاز من دعاة السوء، وترحموا على هلكى الكافرين في بعض العزاء، ولم يكفرهم أهل العلم بمجرد ذلك لشبهة التأويل الذي نسجته أيادي المبتدعة.
(انتهى المراد من النقل).

“Tidaklah seseorang itu dikafirkan secara mu’ayyan dengan semata-mata adanya perkara-perkara tadi, -apalagi ada sesuatu yang akan menjadi ekor terhadap pengkafiran tadi, yaitu: masalah-masalah umum yang mencakup kaum Muslimin di berbagai penjuru wilayah dan negeri-negeri mereka-, sampai diperiksa lebih dahulu: apa saja faktor pendorong Presiden tadi melakukan perbuatan-perbuatan tadi?

Dan tidak tersamarkan bagi kalian bahwasanya takwil itu termasuk dari penghalang-penghalang pengkafiran. Dan alangkah banyaknya takwil di zaman kejahilan. Maka boleh jadi penakwilan itulah yang membawanya melakukan perbuatan tadi. Dan dari sini banyak para penguasa Muslimin mendatangkan bencana-bencana yang besar di bawah payung takwil.

Kemudian jika yang digabungkan kepada para pengiring mereka adalah: para juru dakwah yang buruk, para pendakwah persatuan agama, dan orang-orang yang di dalam hati-hati mereka ada penyelewengan, yang suka mencari perkara yang samar-samar; maka ketika itu jadilah perkaranya itu kegelapan-kegelapan yang bertumpuk-tumpuk.

Apapun itu; maka wajib untuk tegaknya hujjah di dalam mengkafir orang tertentu, terpenuhinya syarat-syarat pada orang tadi, dan hilangnya penghalang-penghalang.

Dan kalian mengetahui bahwasanya bank-bank riba, klub-klub kerendahan dan kenistaan itu ada di negeri-negeri Muslimin, dan juga di negeri-negeri Arab. Dan tidaklah itu semua –atau mayoritasnya- tegak berdiri kecuali berdasarkan surat idzin dari negara-negara tadi.

Namun kami tidak mendengar para ulama zaman ini yang mengkafirkan para penguasa Muslimin dengan semata-mata perbuatan-perbuatan tadi, sehingga diperiksa lebih dulu apakah faktor yang mendorongnya. Dan mereka tidak menurunkan vonis hukum-hukum umum kepada mu’ayyan (orang-orang tertentu) kecuali ketika syarat-syaratnya terpenuhi dan penghalang-penghalangnya tersirnakan.

Demikian pula sebagian penguasa Muslimin telah hadir di dalam muktamar-muktamar dialog antar agama dengan pengarahan dari para pendakwah yang buruk, dan mereka mendoakan rahmat kepada orang-orang kafir yang mati, di sebagian bela sungkawa mereka, namun para ulama tidak mengkafirkan mereka dengan semata-mata perbuatan tadi, karena ada kesamaran takwil yang dianyam oleh tangan-tangan para mubtadi’ah.

Tanggal 21 Rajab 1442 H
(selesai penukilan dari Fadhilatusy Syaikh Abdurraqib Al Kaukabaniy حفظه الله ).
-----------------

(Ditulis Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Indonesiy hafidzahullah)

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

LEMAHNYA HADITS TIRMIDZI YANG DIGUNAKAN JAMAAH TABLIGH UNTUK KHURUJ 3 HARI

LEMAHNYA HADITS TIRMIDZI YANG DIGUNAKAN JAMAAH TABLIGH UNTUK KHURUJ 3 HARI



Pertanyaan:

Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah shallallahu a'laihi wasallam bersabda , “Sesungguhnya kalian berada pada zaman, yang jika diantara kalian meninggalkan sepersepuluh dari yang diperintah Allah, niscaya kalian binasa. Kemudian akan datang suatu zaman, siapa diantara mereka yang mengamalkan sepersepuluh dari apa yang diperintahkan, niscaya akan selamat.” (Tirmidzi – Misykatul Mashobih, hal 64). Cek juga di KITAB SUNAN AT TIRMIDZI BAB FITAN HADITS NO. 2193, Imam Gahzali rah.a. juga mencantumkan hadits ini dalam kitab BIDAYATUL HIDAYAH.

Apakah ini hadist shohih syaikh?? Karna ada jamaah tablight berdalil ini tentang khuruj 3 , 40hari.
----------------------------

Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala :

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته.

Kami disuruh mengecek?
Sudah kami cek, dan hasilnya adalah bahwasanya hadits itu lemah, di dalam sanadnya ada Nu'aim Bin Hammad dan dia itu Al Khuza'iy, lemah hapalannya.

Kalaupun haditsnya hasan, misalkan, Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم memerintahkan melaksanakan sepersepuluh agama, bukan sepersepuluh bid'ah dan kesyirikan. Sementara khurujnya JT adalah bid'ah dan seringkali berisi kesyirikan dan kejahilan.

والحمد لله رب العالمين.
---------------------

( Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah )

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

BARANG YANG BOLEH DIMAKAN, NAMUN TIDAK BOLEH DIJUAL BELIKAN

BARANG YANG BOLEH DIMAKAN, NAMUN TIDAK BOLEH DIJUAL BELIKAN


Menjawab Teka- teki 4

Pertanyaan : barang apakah yang boleh dimakan namun tidak boleh diperjualbelikan?
-------------------------

Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala :

Itu berlaku pada daging qurban untuk orang yang berqurban. Orang yang berqurban, dia boleh memakannya, tapi tak boleh menjualnya atau menjadikannya sebagai bagian dari upah si penyembelih.

Adapun orang yang diberi daging qurban, maka dia boleh saja memakannya, menjualnya, menyedekahkannya dsb. Itu sudah menjadi harta dia.

والله أعلم بالصواب.
---------------------

( Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah )

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

APAKAH SYAIKH KENAL DENGAN USTADZ DIDALAM PANFLET DIATAS ?

APAKAH SYAIKH KENAL DENGAN USTADZ DIDALAM PANFLET DIATAS ?

------------------


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته.

Jika memang beliau adalah Abu Hamzah Ahmad Tri Aminuddin, maka beliau memang sering bertanya pada ana lewat WA.

Tetap saja para asatidzah di Indonesia lebih kenal beliau insya Allah.

Jika beliau memang merujuk kepada Syaikhuna Yahya Al Hajuriy حفظه الله dan para ulama Salafiyyin yang lainnya, dan memang di markiz beliau tidak ada yayasan, maka insyaAllah tidak mengapa belajar kepada beliau sesuai dengan kadar keilmuan beliau.

Ana bersyukur atas baik sangkanya beliau kepada ana, namun:
Ana sendiri secara pribadi merasa belum layak untuk menjadi rujukan. Namun jika sekedar saling menasihati dan memberikan saran, maka itu bagus insyaAllah, atau bahkan wajib, sesuai kemampuan.

والله تعالى أعلم بالصواب.
---------------------

( Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah )

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy

EFEK BURUK APABILA MEMASUKKAN KEMAKSIYATAN DALAM DAKWAH

EFEK BURUK APABILA MEMASUKKAN KEMAKSIYATAN DALAM DAKWAH



Pertanyaan :
Afwan ya Syaikh mau nanya, ada seseorang bilang bahwa terkadang nyanyian bisa membuat orang berbuat baik dan bahkan masuk Islam, bagaimana cara memahami nya ya syaikh?
Sampai saat ini ana belum ketemu jawabannya, Afwan, jazakumullah Khairan
--------------------

Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala :

Terkadang kemaksiatan itu ada manfaatnya tapi apapun perkara yang Allah haramkan, maka bahaya dan kerugiannya lebih besar daripada manfaatnya.
Allah ta'ala telah menyebutkan masalah itu di dalam Al Qur'an.
Seperti masalah khamr dan perjudian.

Maka demikian pula berdakwah memasukkan orang ke dalam Islam, lewat cara syirik, atau bid'ah, atau maksiat. Terkadang nampak berhasil, tapi tengoklah efek buruknya: selama berabad-abad (beratus-ratus) tahun masyarakat yang masuk Islam dengan cara salah tadi, mereka tidak tahu apa itu Islam yang benar. Justru keindahan dan kemurnian Islam menjadi hampir terhapus dan sangat tersamarkan gara² para juru dakwah yang merusak wajah Islam yang benar.

Dan beratus-ratus juta orang yang diislamkan dengan cara yang tidak Allah ta'ala dan Rasul-Nya صلى الله عليه وسلم tadi, sekarang mereka secara turun-temurun  justru digerakkan oleh para tentara untuk memusuhi agama Allah yang asli, dan memerangi para pendakwah Islam yang murni.

والله تعالى أعلم بالصواب.
---------------------

( Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah )

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAddailamiy