Header Ads

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Kitab 7; Bab 157: APAKAH YANG DIBACA DI DALAM SHALAT JENAZAH) #3

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

KITAB 7 : MENJENGUK ORANG SAKIT, MENGHANTAR JENAZAH, MENYALATI, MENGHADIRI PENGUBURANNYA DAN BERDIAM SEJENAK SETELAH JENAZAH DIKUBURKAN   

📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله 

BAB 157: APAKAH YANG DIBACA DI DALAM SHALAT JENAZAH 

💢 HADITS 983,984,985

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبِي قَتَادَةَ وَأَبِي إِبْرَاهِيمَ الْأَشْهَلِيِّ عَنْ أَبِيْهِ، وَأَبُوهُ صَحَابِيٌّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمْ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَنَّهُ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ فَقَالَ: اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَصَغِيرنَا وَكَبِيرنَا، وَذَكَرِنَا وَأُنْثَانَا، وشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا. اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى الإِسْلامِ، وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الْإِيْمَانِ، اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلَا تَفْتِنَا بَعْدَهُ. 

رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ مِنْ رِوَايَةِ أَبِي هُرَيْرَةَ وَالْأَشْهَلِيِّ، وَرَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ مِنْ رِوَايَةِ أَبِي هَرَيْرَةَ وَ أَبِي قَتَادَةَ، قَالَ الْحَاكِمُ: حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ صَحِيحُ عَلَى شَرْطِ الْبُخَارِيّ وَمُسْلِمٍ، قَالَ التِّرْمِذِيُّ: قَالَ الْبُخَارِيُّ: أَصَحُّ رِوَايَاتِ هَذَا الْحَدِيثِ رِوَايَةُ الأشْهَلِيِّ. قَالَ الْبُخَارِيُّ: وَأَصَحُّ شَيْءٍ فِي هَذَا الْبَابِ حَدِيثُ عَوْفِ بْن مَالِكِ.

Dari Abu Hurairah, Abu Qatadah, Abu Ibrahim Al-Asyhali, dari ayahnya -ayahnya adalah salah seorang shahabat- Radhiyallahu Anhum, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bahwasanya beliau pernah shalat jenazah dengan membaca, ("Ya Allah, ampunilah orang yang hidup di antara kami dan yang sudah meninggal. Orang-orang yang masih kecil di antara kami dan yang sudah dewasa. Orang yang hadir di antara kami dan yang tidak hadir. Lelaki di antara kami dan yang perempuan. Ya Allah, siapa saja yang Engkau hidupkan di antara kami. hidupkanlah dia dalam memeluk Islam. Dan siapa saja yang Engkau matikan di antara kami, maka matikanlah dia dalam keadaan beriman. Ya Allah, janganlah Engkau halangi kami dari pahalanya dan jangan timpakan fitnah kepada kami sepeninggalnya)."

Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari hadits Abu Hurairah dan Al-Asyhali. Abu Dawud meriwayatkan dari hadits Abu Hurairah dan Abu Qatadah. Al-Hakim berkata, "Hadits Abu Hurairah adalah hadits shahih sesuai dengan syarat Al-Bukhari dan Muslim" At-Tirmidzi berkata, "Berkata Al-Bukhari: Di antara riwayat mengenai hadits ini yang paling shahih adalah riwayat yang berasal dari Al-Asyhali." Al-Bukhari berkata, "Hadits yang paling shahih adalah masalah ini adalah hadits Auf bin Malik." 

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Selasa, 23 Safar 1446 H / 27-8-2024 M. Di Masjid Al-Muhsinin Changloon, Kedah, Malaysia   
                 
Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين
Diberdayakan oleh Blogger.