BREAK
  • Memuat berita terbaru...

IJAZAH ZIKIR PALSU KAUM SHUFIYYAH

IJAZAH ZIKIR PALSU KAUM SHUFIYYAH

shufi

Pertanyaan:

Ada suara di masjid, seorang ustadz berkata

"saya ijazahkan dzikir ini secara umum, silahkan untuk diamalkan secara pribadi tapi tidak untuk memimpin dzikir"

"Seketika dahiku berkerut, kenapa dzikir harus di ijazahkan, bukan kah itu ibadah perlu perbuatan anggota badan, dan jika memang harus di ijazahkan maka sudah di ijazah langsung oleh Rasullullah ke para sahabat dengan dzikir dzikir yang syar'i bukan dzikir dzikir buat orang-orang yang di ghuluw kan yang jika kita dengar, otak kita langsung berpikir ini tidak seperti contoh dari rasullullah.

Bagaimana menurutmu
*(ini dialog pribadi teman dan ana melalui chat)*

Apakah tanggapan ana secara pribadi sudah sesuai

Dzikir adalah ibadah tauqifiyyah yaitu berhenti pada dalil.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barang siapa mengada-adakan dalam urusan (agama) kami ini sesuatu yang bukan darinya, maka ia tertolak."
(HR. Bukhari & Muslim)

Jadi, lafaz dzikir, jumlah, waktu, dan cara itu tidak boleh diada-adakan kecuali ada dalil shahih atau minimal asalnya dalam syariat"

(Selesai tulisan si penanya)
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
(Dijawab Oleh: Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah)

Ahad, 11 Jumadil Awwal 1447 / 2-10-2025
Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy
Lebih baru Lebih lama