PERUBAHAN PENDAPAT SETELAH ADA HUJJAH LEBIH KUAT ADALAH KETAWADHU'AN, BUKAN TERCELA
Pertanyaan :
Benarkah dahulunya Antum punya suatu pendapat, kemudian sejak Abu Ahmad Syu'bah dan Abu Abdillah Rahmat berfatwa, Antum langsung banting setir ikut mereka?
--------------------------
Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala :
Adalah wajar bahwasanya terkadang seseorang menjawab dengan gambaran sederhana yang diberikan. Namun tatkala ada pihak lain memberikan gambaran yang lebih lengkap maka si penjawab menerima kelengkapan tadi dan memperbaiki jawaban yang pertama. In sya Allah itu menunjukkan ketawadhu'an.
Bukan karena ikut Fulan atau Allan, namun melihat kekuatan hujjah.
Dan jawaban kedua ana adalah untuk memperjelas atau memperinci jawaban/pendapat pertama yang boleh jadi masih agak global.
In sya Allah itu lebih sesuai dalil dan ajaran Salaf, daripada orang-orang yang setelah diberi nasihat dan hujjah tapi masih sangat sombong dan mengandalkan perasaan dan pikirannya, tanpa mau rujuk pada kebenaran yang didukung oleh dalil dan pemahaman Salaf.
وحسبنا الله ونعم الوكيل
---------------------------
(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah)
Sabtu, 14 Rajab 1447 / 3-1-2026
Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy
Tags
tanya jawab
