BREAK
  • Memuat berita terbaru...

SOLUSI MEMILIH ANTARA TRAVEL UMRAH AWWAM YANG LEBIH MAHAL DARIPADA TRAVEL MUBTADI'AH

SOLUSI MEMILIH ANTARA TRAVEL UMRAH AWWAM YANG LEBIH MAHAL DARIPADA TRAVEL MUBTADI'AH

travel

Pertanyaan (secara ringkas) :

 Afwan syaikh, sebenarnya kami ada rencana pengin berangkat umroh. 

Alhamdulillah ana ada simpanan uang dpt dr warisan orgtua.

Namun lewat travel yang bermasalah. 

bagaimana., apa kami urungkan saja dan bertawakkal kpd Alloh sambil berdo'a smoga ada rizqi dan nnti klu ada umur dan di mudahkan berangkat umroh lewat travel awwam?

 Lewat travel awwam biayanya jauh lebih mahal. 

-------------------------+

Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala :

 حفظكم الله وبارك فيكم جميعا

Jika masih ada travel awam seperti yang ana sebutkan sebelumnya, maka bermuamalah dengan mereka itu in sya Allah lebih selamat daripada bermuamalah dengan mubtadi'ah yang mana senyum dan sedekah mereka jauh lebih berpotensi melunakkan hati2 kita daripada sikap² orang awam.

Keselamatan agama dan hati jauh lebih mahal daripada dunia dan sisinya, selama tidak sampai biayanya itu menimbulkan masyaqqah yang menyulitkan.

Al Imam An Nawawiy رحمه الله berkata:

السلامة لا يعادلها شيء.

"(Nilai) Keselamatan itu tidak ada sesuatu apapun yang mampu menandinginya". ("Riyadhush Shalihin").

Jika perbedaan harga antara travel awam dengan travel mubtadi'ah itu tidak seberapa banyak, maka pilihlah travel awam (jika hanya ada dua jenis pilihan), dan niatkanlah dana yang dikeluarkan itu sebagai tambahan pengorbanan di jalan Allah ta'ala. 

Semoga Allah سبحانه وتعالى memberikan ganti yang lebih baik. 

Allah ta’ala berfirman:

وما تنفقوا من شيء في سبيل الله يوف إليكم وأنتم لا تظلمون. 

"Dan apapun yang kalian infakkan di jalan Allah itu akan dikembalikan (pahalanya) kepada kalian dengan sempurna dalam keadaan kalian tidak dianiaya."

Adapun jika biaya yang dibebankan oleh travel awam itu terlampau tinggi, jauh lebih mahal daripada travel mubtadi'ah, maka semoga kita diberi keringanan dalam masalah seperti ini, karena kebanyakan Salafiyyin adalah fuqara, dan terkadang mereka mendapatkan dana yang amat terbatas untuk berhajat memenuhi panggilan ke Tanah Suci dan beribadah di Rumah Suci. Tidak layak untuk pintunya ditutup sama sekali, sebagaimana di masa lampau sebagian dari kita untuk belajar ke ulama Yaman juga memakai travel mubtadi'ah karena tidak dimudahkan untuk mendapatkan travel Salafiyyin ataupun travel awam. 

Allah ta'ala berfirman:

وما جعل عليكم في الدين من حرج. 

"Dan Dia (Allah) tidak menjadikan di dalam agama ini satu kesempitanpun terhadap kalian."

Namun hendaknya si muthawwif (yang memimpin thawaf dsb) adalah dari kita (Salafiyyin), bukan dari mubtadi'ah (karena kita dilarang mengambil ilmu dari mubtadi'ah, dan dilarang bergaul dengannya). Salafiyyin mampu belajar dan memahami Manasik tanpa tergantung pada bimbingan mubtadi'ah. 

Ambillah urusan muamalat tadi sesuai hajat saja. 

Yang penting janganlah ini menjadi alasan untuk berteman dan beramah tamah dengan mubtadi'ah tadi, sementara Allah ta'ala dan Rasulullah صَلَّى الله عليه وسلم mensyariatkan kita memboikot mubtadi'ah. 

والله أعلم الصواب 

فالله الموفق إلى أقوم الطريق

---------------------------

(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah)

Ahad 18 Muharram 1447 / 13-7-2025

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy
Lebih baru Lebih lama