BREAK
  • Memuat berita terbaru...

SIAPA SYAIKH ZAKARYA AL ADENI?

SIAPA SYAIKH ZAKARYA AL ADENI?

Manhaj

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته.

Afwan ya Syeikh

Syeikh zakaria adeni ini siapa ya?
Hizbi
_____

Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته.

Ana memeriksa sebagian dari ceramah dia. Dia itu termasuk dari hizbiyyin Adeniyyin.

Abu Yahya Zakariya Bin Syuaib Al Adeniy ini satu grup dengan para mubtadi'ah semacam Mustofa Mabram, Ali Al Hudzaifiy Al Adeniy dll dari kalangan Hizb Adeniyyin.

Lagi pula pujian dia untuk Luqman Ba Abduh adalah pujian global, tidak mampu untuk meruntuhkan kritikan terperinci terhadap Luqman, yang kuat hujjahnya.

Setiap pengikut dan pengekor yang fanatik buta akan berusaha meninggi-ninggikan pemimpinnya dan mengangkatnya melebihi kadarnya, tanpa dalil yang tepat dan tanpa hujjah yang jelas. Hal itu tidak menguntungkan pemimpinnya secara syariat, bahkan semakin merugikannya jika dia membiarkan fanatisme tadi.

Luqman Ba Abduh telah terbantahkan dengan hujjah² yang amat kuat, terbukti dia bukan ahli hujjah, dia cuma pengekor bagi tokoh besar.

Dulu sebagian ulama Salafiyyin telah menjarh Abdurrahman Al Adeniy dengan jarh mufassar dengan hujjah yang amat jelas.

Tapi karena Asy Syaikh Rabi' memuji si Adeniy, maka Luqman ikut membutakan diri dan memuji si Adeniy.

Saat Asy Rabi' baru memfatwakan kebusukan si Adeniy, lalu menjarhnya, Luqman juga baru - atau pura² baru- melihat itu dan menjarh si Adeniy.

Dulu sebagian ulama Salafiyyin telah menjarh Hani Buraik dengan jarh mufassar dengan hujjah yang amat jelas. Tapi karena Asy Syaikh Rabi' memuji si Buraik, maka Luqman ikut membutakan diri dan memuji si Buraik.

Saat Asy Rabi' menyebutkan kebusukan si Buraik lalu menjarhnya, Luqman juga baru - atau pura² baru- melihat itu dan menjarh si Buraik.

Dulu sebagian ulama Salafiyyin telah menjarh Muhammad Al Imam dengan jarh mufassar dengan hujjah yang amat jelas. Tapi karena Asy Syaikh Rabi' memuji si Muhammad Al Imam, maka Luqman ikut membutakan diri dan memuji serta membela habis²an Muhammad Al Imam.
Saat Asy Rabi' baru - atau pura² baru- melihat kebusukan si Muhammad Al Imam lalu menjarhnya, Luqman juga baru - atau pura² baru- melihat itu dan menjarh si Muhammad Al Imam.

Dulu sebagian ulama Salafiyyin telah menjarh buku "Al Ibanah" karya Muhammad Al Imam dengan jarh mufassar dengan hujjah yang amat jelas.

Tapi karena Asy Syaikh Rabi' memuji buku itu, maka Luqmaniyyun ikut membutakan diri dan memuji serta mengajarkan buku itu.
Saat Asy Rabi' baru memfatwakan kesesatan buku tadi lalu menjarhnya, Luqmaniyyun juga baru - atau pura² baru- melihat itu dan menjarh buku "Al Ibanah" tadi.

Orang buta - atau pura² buta- susah dikasih bukti selama dia tidak terbebas dari fanatisme dan taqlid kepada para pemimpinnya yang memakai ra'yu dalam menolak hujjah.

Sayangnya penyakit ini (menolak hujjah Ilmiyyah yang kuat dengan alasan menunggu orang besar) menjadi penyakit berjangkit dari masa ke masa, sampai² penyakit yang dahulunya di perangi, justru sekarang diposisikan menjadi kewajiban, yang mana barangsiapa tidak mengikutinya maka orangnya akan dibuang dari shaf, dan dihukumi keluar dari jamaah.

Ana telah banyak membantah kebatilan Luqman Ba Abduh dalam dua buku:

1- "Ulama Dibela, Hizbiyyah Luqman Ba Abduh Dibantah Terbuka"

2- "Jawaban Ahlussunnah Terhadap Rantai Tuduhan Pengekor Haddadiyyah"

3- "Belasan Jawaban Bagi Penunggu Kibarul Ulama Untuk Menerima Kebenaran".

والله أعلم بالصواب.
---------------------------
(Dijawab Oleh: Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah)

Ahad, 4 Shafar 1448 / 19-7-2026
Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy
Lebih baru Lebih lama