Pertanyaan susulan:
(Tentang Hakikat Ijtihad & Taqlid)
![]() |
| Untuk download file PDF klik gambar |
Bagaimana menjawab kalimat berikut ini dari sebagian pengikut Al Imam Asy Syafi’iy رحمه الله :
"Ya berarti tetap ikut dalil dengan penjelasan ulama. Bukan malah mengatakan penjelasan ulama bukan hujjah seakan kita tidak butuh kepada ilmu. Setau ana pembagian muttabi' dan muqallid itu belakangan, sedangkan dalam kutub ushul fiqih klasik hanya ada dua yaitu muqallid dan Mujtahid.
Lihat kita ushul fiqih dasar seperti al waraqat"
_____'
Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala :
In sya Allah itu Semua telah terjawab di dalam kitab ini dengan penukilan² dari berbagai kitab USHUL FIQIH, dan ucapan para imam yang empat yang katanya ditaqlidi orang-orang, namun pada prakteknya justru orang-orang tadi tidak menaati nasihat dan bimbingan mereka.
Dan telah ana nukilkan dari kitab kuno karya para murid Al Imam Ahmad Bin Hanbal رحمه الله yang menjelaskan hakikat ITTIBA' dan TAQLID, dan kalam beliau bahwasanya beliau memerintahkan ITTIBA' dan melarang TAQLID.
والحمد لله رب العالمين.
والله أعلم.
---------------------------
(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah)
Jum'at, 30 Syawal 1447 / 17-4-2026
Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy
Tags
tanya jawab
