BREAK
  • Memuat berita terbaru...

HIZBIYYUN YANG MENGIGAU

HIZBIYYUN YANG MENGIGAU

Hizbiyun

Pertanyaan :
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Afwan yaa akhil karim mengganggu waktu antum
Tolong sampaikan pertanyaan ana kepada syaikh ya
Syukron jazakumullahu khairan wa barakallahu fiikum yaa akhil karim

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

Afwan syaikh mengganggu waktu antum
ana ingin bertanya ana dulu pernah mendengar ucapan hizbiyyun yg mengatakan demikian "orang yang mengaji tetapi tidak hafal matan tuhfatul atfal sama seperti orang yang mengigau" apakah perkataan ini benar syaikh?

Syukron jazakumullahu khairan wa barakallahu fiikum yaa syaikhuna
___

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته.

Tidak benar sama sekali, dan dia tidak punya dalil yang mendukungnya sama sekali.

"Manzhumah Tuhfatul Athfal" bukanlah tolok ukur kebenaran, dan bukan pula sebagai satu²nya kunci memahami ilmu Tajwid. Masih banyak alternatif lain.

Orang yang mengigau adalah orang yang berbicara memakai ra'yu atau perasaan tanpa didukung oleh dalil dengan pemahaman Salaf رضي الله عنهم.

Syaikhul Islam رحمه الله berkata: “Maka ilmu itu ada dua: boleh jadi berupa penukilan yang dibenarkan (dalil yang benar), dan boleh jadi berupa pembahasan yang diteliti. Sedangkan yang selain itu maka dia adalah igauan yang dicuri. Dan kebanyakan dari ucapan orang-orang itu adalah termasuk dari jenis igauan tadi. Penukilan yang didapatkan 
dari ucapan mereka maka sebagiannya tidak dipisahkan mana yang shahih dan mana yang rusak, dan sebagiannya 
tidak dinukilkan sesuai dengan kenyataannya, dan sebagian 
lagi adalah penukilan yang diletakkan bukan pada tempatnya.” (“Ar Raddu ’Alal Bakriy”/2/hal. 729).

Ucapan hizbiy tadi (yang mengandung kebanggaan bahwa dirinya atau kelompoknya hapal Tuhfatul Athfal) itu mirip dengan ucapan para ahli filsafat "Orang yang tidak menguasai Ilmu Kalam maka dia tidak memahami ilmu Ushul Fiqih".

Dan itu telah dibantah oleh para aimmah dan dibuktikan penyimpangannya.

Dan ucapan tadi juga mirip dengan ucapan orang-orang Shufiyyah Asy'ariyyah yang berbangga-bangga dengan "Alfiyah Ibnu Malik" serta merendahkan orang yang belum menghapalnya, padahal pada kenyataannya justru mereka seringkali terbukti tidak mendapatkan taufik di dalam memahami bahasa Al Qur'an dan As Sunnah.

والله أعلم الصواب
---------------------------
(Dijawab Oleh: Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah)

Kamis, 29 Shafar 1448 / 13-8-2026
Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy
Lebih baru Lebih lama