The Most/Recent Articles

Tampilkan postingan dengan label Bab 10 SB ILMU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bab 10 SB ILMU. Tampilkan semua postingan

Shahih Al Bukhari (Kitab 3: Ilmu: Bab 10. Ilmu lebih dahulu sebelum ucapan dan amalan)

Kitab Shahih Al-Bukhari karya Imam Muhammad bin Ismail Al-Bukhari rahimahullah disyarah oleh Syeikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy hafidzohulloh
Download matan shahih bukhari klik gambar

Kitab 3: Keutamaan Ilmu 

Bab 10. Ilmu lebih dahulu sebelum ucapan dan amalan

Kalam Imam Al-Bukhari

وقال النبي صلى الله عليه وسلم: (من يرد الله خيرا يفقهه) وإنما العلم بالتعلم. وقال أبو ذر: لو وضعتم الصمصامة على هذه وأشار إلى فقاه ثم ظننت أني أنفذ كلمة سمعتها من النبي صلى الله عليه وسلم قبل أن تجيزوا علي لأنفذتها. وقال ابن عباس: {كُونُوا رَبَّانِيِّينَ}[آل عمران : 79] حكماء فقهاء. ويقال: ارباني الذي يربي الناس بصغار العلم قبل كباره. 

Dan Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda: “Siapa saja yang Allah menghendaki kebaikan baginya, niscaya Allah akan beri ia pemahaman dalam bidang agama,” dan “Sesungguhnya ilmu hanya bisa diraih dengan belajar.” 

Dan Abu Dzar berkata: “Andaikata kalian meletakkan mata pedang yang tajam di atas ini, sambil menunjuk ke tengkuknya kemudian aku merasa yakin masih bisa menyampaikan satu kalimat yang aku dengar dari Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam sebelum kalian menebaskan pedang pada tengkukku, niscaya aku akan menyampaikannya.”

Dan Ibnu Abbas berkata (dalam menafsirkan firman Allah): “Jadilah kalian kaum Rabbani” (QS. Ali ` Imran [3]: 79), yaitu ahli hikmah dan ahli fiqih. Dikatakan: “Rabbani adalah orang yang mendidik manusia dengan ilmu-ilmu dasar sebelum ilmu-ilmu yang tinggi.”

Sumber Channel Telegram: Shahih Al Bukhari

Shahih Al Bukhari (Kitab 3: Ilmu: Bab 10. Ilmu lebih dahulu sebelum ucapan dan amalan)

Kitab Shahih Al-Bukhari karya Imam Muhammad bin Ismail Al-Bukhari rahimahullah disyarah oleh Syeikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy hafidzohulloh
Download matan shahih bukhari klik gambar

Kitab 3: Keutamaan Ilmu 

Bab 10. Ilmu lebih dahulu sebelum ucapan dan amalan

Kalam Imam Al-Bukhari

وقال جل ذكره: {إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ} [فاطر : 28]

Dan Allah berfirman: "Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para ulama." (Fathir: 28)

وقال: {وَمَا يَعْقِلُهَا إِلَّا الْعَالِمُونَ} [العنكبوت : 43]

Dan Allah berfirman:
"Dan tidak ada yang akan memahaminya kecuali mereka yang berilmu." (Al-Ankabut: 43)

{وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ} [الملك : 10]

"Dan mereka berkata: 'Sekiranya (dahulu) kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni Neraka yang menyala-nyala." (Al-Mulk: 10)

وقال: {هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ} [الزمر : 9]

Dan Allah berfirman:
"Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" (Az-Zumar: 9)

Sumber Channel Telegram: Shahih Al Bukhari

Shahih Al Bukhari (Kitab 3: Ilmu: Bab 10. Ilmu lebih dahulu sebelum ucapan dan amalan)

Kitab Shahih Al-Bukhari karya Imam Muhammad bin Ismail Al-Bukhari rahimahullah disyarah oleh Syeikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy hafidzohulloh
Download matan shahih bukhari klik gambar

Kitab 3: Keutamaan Ilmu 

Bab 10. Ilmu lebih dahulu sebelum ucapan dan amalan

Kalam Imam Al-Bukhari

لقول الله تعالى:  {فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ} [محمد : 19] فبدأ بالعلم وأن العلماء هم ورثة الأنبياء، ورثوا العلم، من أخذه أخذ بحظ وافر، ومن سلك طريقا يطلب به علما سهل الله له طريقا إلى الجنة. 

Berdasarkan firman Allah Ta'ala: "Maka ketahuilah, bahwa tidak ada ilah (yang haq) selain Allah...." (Muhammad :19). Allah memulainya dengan penyebutan ilmu. 

Dan bahwasanya ulama adalah pewaris para Nabi dan mereka mewariskan ilmu. Barang siapa mengambilnya, niscaya ia telah mengambil bagian yang cukup. Barangsiapa menempuh jalan dalam rangka menuntut ilmu, niscaya Allah akan memudahkan baginya jalan menuju Syurga.

Sumber Channel Telegram: Shahih Al Bukhari