Categories

Labels

Video

3/Video/post-per-tag

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's.

Video

3/Video/recent-videos

Testimoni (جزاك الله خيرا)

Ramadhan

3/Ramadhan/big-col-left
FawaidAbuFairuz

Popular Posts

Most Popular

Popular Posts

Header Ads Widget

ads
Secondary Menu
tauhid
Breaking news

Hot Widget

Feature

Must Read

manhaj

Aqidah

[aqidah][bsummary]

vehicles

[vehicles][bigposts]

business

[business][twocolumns]

Kajian Kitab Terbitnya Dua Bulan Purnama (Muka Surat 68)

Kajian Kitab 
Terbitnya Dua Bulan Purnama 

طلوع البدرين:

Tarikh: 01 Jumada Thani 1443 Selasa bersamaan 04/01/2022 Masehi

Mukasurat 68.
Sufiyah - Firaun keimanan paling tinggi. Kaedah kalamiyah yang rosak.

Ibnu Jinni ahli lughoh dekat dengan kaum kalamiyah.

Soalan
Ahli Kalam masuk.ke dalam liberal.

Oh ini masih kita masuk di buka surat enam puluh delapan. Dalam catatan kaki baik yang terakhir kita dapatkan apa sih. yaitu pembahasan pendalaman tafsir dari apa? Manya di si pendapat pertama dan itu yang paling mudah adalah mamas jariah menunjukkan Allah menciptakan kalian dan menciptakan amalan. kalian. Adapun yang lebih sesuai dengan pola kalimatnya, bantahan Nabi Ibrahim kepada, kepada orang-orang Babilonia waktu itu, yang waktu itu jelas mereka tidak terkena. secara zahirnya tidak terkena akidah, muktazilah sampai berpikir sulit-sulit macam itu bahwasanya perbuatan hamba ini ciptaan hamba atau ciptaan Tuhan tak akan mikir seandai-aneh itu tak penting. Maka zahirnya. karena yang dibahas adalah berhala patung-patung itu maka yang adalah ma, mas mmm ma mausulah yaitu Allah yang menciptakan kalian dan menciptakan apa saja yang kalian buat itu. Baik, yang kalian. kerjakan. Dan kedua makna ini tidak saling bertentangan. Sebagaimana itu juga dijelaskan oleh sama saja ini mama ataukah mausulah nanti dua-duanya tetap boleh. dan sesuai digunakan untuk membantah orang-orang yang mengatakan perbuatan makhluk itu bukan makhluknya Allah. Tetap ini ayat ini sesuai untuk membantah orang-orang muktazilah. Kemudian kata Imam Ibn. Ibnu Qayim rahimahullahu taala di sini maka Nabi Ibrahim mengabarkan bahwasanya Allah menciptakan apa yang diperbuat oleh mereka semuanya ciptaan. maka kenapa tidak menyembah Allah saja? Eh perbuatan. sama ya amal dan yaitu perbuatan, perbuatan dan pekerjaan mereka sampai kepada makmur tadi walaupun mereka yang mengerjakan praktiknya mereka yang mubazir yang mmm melaku. langsung memegang benda itu dan melaksanakannya, tapi semuanya adalah ciptaan Allah. Terus kemudian beliau mengatakan tak boleh dikatakan yang. di sini adalah bahannya. Sebagaimana kata Muktazilah, memang tatkala kaidah yang mereka buat itu rusak, maka ayat-ayat bukan ditaati, tetapi ayat akan dipesongkan. Allah yang menciptakan. dan menciptakan apa yang kalian perbuat, kata Muktazilah maksudnya Allah yang menciptakan bahan-bahan itu, kayunya Allah yang mencipta, tetapi patung itu bukan ciptaan Allah, ini salah, ini hasil dari apa? Kaidah kalamiah yang. mereka peluk. Nah, kalau kita tidak tahu kaidah di dalam masalah ludoh dan kaidah di dalam memahami tafsir, kita akan susah untuk membantah mereka dan tak mampu membantu teman ketika ingin tahu gimana cara memba. yang seperti ini. Kemudian kata beliau karena bahannya memang bukan hasil dari perbuatan mereka.. saja bahan tadi menjadi hasil perbuatan mereka setelah mereka berbuat. Baik, asal agama senang, tapi tatkala muhtadiah melakukan pemisongan dan membuat kaidah memang. apa? Sulit. Jadi susah. Mereka yang membuat susah. Baik, tapi para ulama tidak akan kalah, insyaallah dengan mereka. Para ulama akan menjelaskan, mereka mengajak sulit, ah kami tetap akan mampu menguraikan apa yang kalian buat rumit terhadap umat. insyaallah. Yang menunjukkan adanya keterkaitan kata istilah ini. isyaratkan ini perkara yang baru tapi masih terkait dengan perkara yang sebelumnya. Allah Yang Maha Suci telah menghabarkan bahwasanya Dia-lah yang menjadikan para pemimpin kebajikan itu. mengajak kepada hidayah yaitu apa? Menunjukkan adanya siapa yang menjadikan itu? Allah yang menjadikan itu dan Allah pula yang menjadikan. pemimpin keburukan, kejahatan, mengajak kepada neraka. Kepemimpinan demikian pula dakwah, seruan, ajakan, bijak leh, terbentuknya adalah dengan. dari Allah, menjadian, pembuatan yang Allah lakukan. 

Maka imamah, dan dakwah itu adalah hasil ciptaan, hasil pembuat. dari Allah taala. Allah yang membuat mereka melakukan ini dan itu. Tapi itu perbuatan mereka. Mereka yang melakukan itu dengan keinginan mereka sendiri. Firaun. Allah taala pun. tentang Firaun dan bala tentaranya Firaun kata Al-Qurtubi yaitu Firaun dan para pengikutnya dan kami jadikan mereka para pemimpin yang mengajak ke. dan neraka. Nauzubillah. Nah, orang-orang sufiah dengan sebab kaidah yang rusak, segala perbuatan adalah perbuatan Allah dan makhluk itu hakekatnya bersatu dengan Allah, maka Firaun ini keimanannya keimanan paling tinggi. Nauzubillah. padahal Allah yang mengatakan mereka mengajak pada neraka. Ini hasil dari kaidah yang rusak, maka ayat-ayat pun dipesongkan. Kata mereka, neraka yang menurut penghuni surga itu neraka, hakikatnya dia itu adalah, adalah lautan. katanya. Jadi pada pulang kau tahu jumpa neraka saja tak. Ini hasil dari apa kaidah yang rusak menyebabkan menakwilkan wahyu. Allah berfirman tentang para pemimpin hidayah. Dan kami jadikan mereka sebagai para pemimpin yang membimbingnya dihapus, membimbing umat dengan perintah kami. Dengan syariat kami.. maka Allah mengabarkan bahwasanya ini dan yang itu terbentuknya adalah dengan pembuatan yang datang dari Allah. Allah membuat mereka menjadi demikian.. bersamaan dengan amalan tadi itu adalah perbuatan dan usaha, usaha dan perbuatan dari para imam tersebut. Yang seperti itu juga adalah. Nabi Ibrahim juga, Nabi Ibrahim lagi wahai Rabb kami, dan jadikanlah kami kenapa tahu-tahu adadan, menunjukkan sebelumnya ada doa juga.. doanya ini. Dan juga jadikanlah kami dua orang yang berserah diri kepada-Mu. Muslimah ini, ini menunjukkan apa? Mengisyaratkan kepada fiil. Ternyata fiil itu terbentuk dengan apa? Dengan. jaal dari Allah jadikan kami. Jadi fiil ini bukan karena kehebatan kami, tapi ini adalah pertolongan dari Allah. Ini semua patahan dari muktazilah, kita dipilih ulama untuk mengetahui apa saja da. yang sesuai untuk membantah mereka. Maka si kekasih mengabarkan mmm, mmm si keka. ini yaitu Nabi Ibrahim mengabarkan bahwasanya Allah Yang Mahasuci itulah yang menjadikan muslim itu sebagai muslim. Jelas beliau berdoa bukan untuk ria bukan untuk dipamerkan di surat kabar tapi beliau berdoa karena Allah, tahu-tahu Allah abadikan. sampai berita itu ke kita dan sampai hari kiamat. Doa Nabi Ibrahim tadi dan menjadi pelajaran bahkan untuk membantah Mu'tazilah sebelum Muktazilah lahir. Oh ini kalam yang diberkahi. 

Baik. sementara untuk Kadariah bagi Kadariah, Kadariah Muktazilah, berikut dari manusia. itulah yang menjadikan dirinya sebagai seorang muslim. Bukan Allah yang menjadikan dia sebagai muslim. Mussallim yaitu menjadikan sebagai muslim. Sebagaimana apa? Eh menjadikan dia sebagai. berarti isi apa ya? Kemudian kalau, kalau Yahudi apa berarti? Karena apa? Berarti isimnya apa ya? Jangan, memang kita dengar, pola macam itu.. Muhawid dari menjadikan seseorang menjadi Yahudi. Muhawid dalilnya. Yang paling sulit yang setelahnya, yaitu apa? Hatinya. menjadikan dia sebagai apa susah dia. Cari apa? Majusi, mau majus kan? Cuma ini jarang kita dengar, fiilnya didengar. dalam hati sementara didengar. Ah yang ini Musallim menjadikan sebagai muslim. Bukan Allah yang menjadikan Ibrahim sebagai imam, tapi apa? Ibrahim yang, yang. kita akan bilang Ibrahim yang memposisikan diri sebagai imam kan? Ini bantahan kepada akidah yang rusak dari Kadariah itu. Jelas semuanya adalah dari Allah taala. Imam yang membimbing dengan. Allah bukan pula Allah yang menjadikan pihak yang lain sebagai imam yang mengajak kepada neraka secara hakiki nah. merekalah yang menjadikan diri mereka secara hakiki itu mereka yang menjadikan itu. Hah maunya hilang ya, zahirnya maunya takada,. menisbahkan pembuatan ini kepada Allah itu cuma nah itu hasil dari kaidah kalamiah semua yang tak sesuai dikatakan oh ini majas saja seperti juga ahli luhur yang. terpesona dalam masalah ini Ibnu Jini rahimahullah karena dekat-dekat akhirnya apa? Beliau celaka dalam masalah ini. Mengatakan itu juga majas, Allah mencipta langit dan bumi itu majas, sebetulnya bukan Allah yang menci. ini kadang-kadang bahaya sekali itu hasil dari apa? Mempelajari kaidah yang keliru dan tidak tahu kaidah yang benar. Atau tahu tapi apa? Kalah dengan. jadi menurut eh menurut Allah menjadikan ini dan itu bukan betul-betul menjadikan tapi maknanya adalah menamakan, Allah menamakan Ibrahim sebagai imam, ini sekedar menang. bukan Allah yang menjadikan. Nauzubillah. Itu sekedar makna dari apa? Ya Allah namakanlah kami dua orang muslim ke. sekitar minta dikasih nama. Ini orang yang berakal, paham. Tak mungkin. Nabi sekitar minta diberi titel atau gelaran. Bukan. Tapi nabi adalah orang mukmin yang paling tinggi. Yakin bahwasanya semuanya hanya terlaksana dengan takdir. Allah. Allah hanya menjadikan kami demikian dan demikian. Makanya doa dari nabi mmm doa dari Nabi Muhammad dan para muhajirin dan ansar ketika membangun masjid Nabawi apa itu?. Kemudian apa? Wafat menunjukkan semuanya itu dinisbahkan, disandarkan pada Allah karena tauhid di tangan dia. Bukan sekedar nama.. 

Dan demikianlah kami jadikan mereka sebagai pemimpin. Menurut mereka kami menamakan mereka sebagai pemimpin sekedar nama. ah ini tidak akan mendatangkan syukur yang sebagaimana mestinya sekedar nama saja, tapi untuk orang ahli tauhid, tatkala dia tahu Allah-lah yang menjadikan fulan sebagai imam, maka dia akan mendatangkan syukur bagi si imam tadi. Karena tanpa hidayah dari Allah takmu. saya mencapai posisi yang seperti ini. Nah kalau kita tahu, yang membuat seseorang menjadi imam itu Allah, bukan rakyat, bukan umat, bukan ikhwah, dan sebagainya, maka orang taklu. tatkala tatkala dicela atau di, dipuji oleh orang-orang. Tak seperti dulu tatkala sebagian saudara mereka dapat taskiah dari ulama, langsung semuanya memuji, oh dialah imam kita, dia akan jadi imam, tatkala ketahuan yang ini. eh tidak mendukung mereka dalam perkara yang ulama menyuruh untuk tidak membicarakan itu, tau-tau direndah-rendahkan. Tak ndak salah imam itu di tangan Allah taala, bukan di tangan eh umat, apalagi sekedar ikhwan dan. Allah yang menjadikan, bukan orang. Demikan pula mereka meyakini apa? 

Bahwasanya manusia itulah yang menjadikan diri mereka sebagai. imam di dalam masalah petunjuk dan juga di dalam masalah kesesatan ah ini akibatnya ini konsekuensinya yaitu yang datang dari makhluk ini hakiki tapi yang datang. Allah selalu makanya kalau kita berbuat ini hakiki, kalau kita yang berbuat, tapi untuk kalau Allah berbuat itu semuanya adalah majas, hakikatnya Allah tidak berbuat. Ini hasil dari ilmu kalam. Kenapa? Allah sementara per. itu hadis, tak mungkin zat yang khatib itu ada pada dirinya hadis. Ini kaidah yang merusak. Memang kita wajib tahu bagaimana membantah kaidah mereka itu. Bagaimananya semuanya majas, ujung akhirnya kita. masuk kepada kaidah yang paling parah dari mereka adanya Allah sendiri majas. Berarti Allah ada atau takada? Nah itulah kami sendiri bingung katanya. Ujung akhirnya ilmu kalam bingung. Untuk apa? Lalu kita dipaksakan belajar kalau seperti itu kepada mereka.. yang datang dari Allah hanya sekedar ungkapan saja bukan sesuatu yang hakiki. Padahal Allah-lah yang hak, yaitu apa? Hatikoh. Kita. Ini yang justru mungkin sehingga boleh jadi yang ada pada kita. boleh jadi bukan wajas. Itu kalau apa? Kalau dipaksa. Salah satu wajib hakiki yang lain majas. Kita lebih layak untuk terkena majas bukan Allah taala. Walaupun yang betul semuanya adalah hakiki, perbuatan kita hakiki.. selesai yang diinginkan dari

Sumber Channel Telegram: طلوع البدرين