Kajian Tafsir Quran (Celupan Allah)
Kuliah Tafsir Al Quran
Kuliyah Tafsir al Qur'an:
Tarikh : 26 Zulhijjah, 1442 Hijriyah, Khamis, bersamaan 05/08/2021 Masehi
Tafsir Imam As Sa'di : Celupan Allah.
Setelah beliau menafsirkan satu kalimat yaitu,
سبغت الله
Hendaklah kalian setia dengan celupan Allah yang mana itu adalah agamanya. Maka dari itu Allah taala berfirman, dengan pola kekaguman dan menuntut pengakuan dari akal-akal yang suci,
Dan siapakah lebih bagus dari Allah, celupannya?
Pertanyaan dengan bentuk kagum dengan celupan Allah dan menuntut pengakuan dai orang2 yg akalnya sihat. Berarti maknanya adalah penafian, tidak ada yang lebih bagus celupannya daripada celupan Allah. Jadi pertanyaanNya ini maknanya penafian.
Dan apabila engkau menginginkan untuk mengetahui suatu contoh yang menerangkan kepadamu perbezaan celupan Allah dan celupan2 yang lain, maka qiyaskan lah sesuatu itu kepada lawannya.
Maka bagaimana engkau melihat tentang seorang hamba yang beriman kepada Robbnya dengan keimanan yang benar, yang mana keimanan yang benar itu akan memberikan jejak, memberikan pengaruh, memberikan kesan kepadanya, ketundukan hati dan kepatuhan anggota badan. Dan senantiasa dia menghiasi diri dengan setiap sifat yang bagus, dan perbuatan yang indah, serta akhlak yang sempurna dan juga karakter yang agung.
Ini ketika agamanya bagus, imannya bagus maka buahnya memang sangat bagus.
Dan dia membebaskan diri dari setiap sifat yang buruk, sifat yang hina dan aib. Maka sifat orang ini adalah kejujuran di dalam ucapannya dan perbuatannya. Demikian pula kesabaran. صبر kesabaran, حلم ini kesabaran tapi dari sisi tidak bersegera menghukum.
Demikian pula menjaga kehormatan, memelihara keberanian, bersikap ihsan secara lisan dan perbuatan.
Berusaha untuk mengucapkan kata-kata yang baik, tidak menyakiti hati orang lain, tidak menghina orang lain. Ini hukum asalnya. Adapun dalam situasi perang atau apa, itu lain. Tapi secara asal, inilah yamg menjadi karakter orang2 yang beriman. Ucapannya baik, perbuatannya juga baik.
Demikian kecintaan kepada Allah, rasa takut kepada Allah, rasa gentar kepadaNya, berharap kepadaNya. Keadaan dia adalah ikhlas untuk ya.g disembah. Mengikhlaskan ibadah hanya untuk yang disembah. Dan berbuat ihsan kepada para hamba Allah.
Maka qiyaskanlah orang tadi kepada seorang hamba yamg kufur kepada Robbnya, mengingkariNya dan dia itu lari menjauh dari RobbNya. Justru menghadapkan dirinya kepada selain Allah dari kalangan para makhluk.
Justru sembah yang lain. Kemudian dia memiliki sifat2 yang buruk berupa agama kekufuran, kesyirikan, kedustaan, pengkhianatan, makar tipudaya, tidak menjaga kehormatan, bersikap buruk kepada para makhluk dari sisi ucapan2 nya dan perbuatannya. Dia tidak ikhlas kepada yang disembah, tidak pula berbuat kebajikan kepada para hamba Allah.
Maka akan jelaslah bagi mu perbezaan yang besar antara kedua orang tadi.
Thayyib, hasil celupan Allah sangat lain. Warnanya jadi lain, baju yang ini dgn baju yg itu. Yang ini wangi dan indah, yang itu busuk dan buruk, naudzubillah.
Dan akan jelaslah bagimu bahawasanya tidak ada yang lebih baik daripada celupan Allah. Tak ada celupan yang lebih baik daripada celupan Allah. Bukan sekadar agama teori atau agama dikertas atau agama dilisan, tapi benar-benar menghiasi seluruh jiwa raga dan lisan orang tersebut. Ini celupan Allah ta'ala.
Dan didalam kandungan pertanyaan tadi, ada juga makna tidak ada celupan yang lebih buruk daripada celupan orang yang memilih selain agama Allah.
Karena apa? Tatkala ayat tadi menunjukkan cara terbaik adalah celupan Allah, orang ini mengikuti agama Allah berarti tidak ada yang lebih buruk daripada orang yang memilih agama yang lain. Celupannya adalah celupan yang paling buruk hasil pengajarannya jadi sangat buruk.
Firman Allah taala dalam akhir ayat itu,
ونحن له عابدون
Dan kami hanya menyembah kepada Allah.
Ada penjelasan tentang celupan ini tadi. Jadi hakikat agama Islam adalah menyembah Allah dan menjauhi kesyirikan semata. Ini lah agama Islam. Telah dijelaskan didalam ayat ini. Inti Islam adalah hanya menyembah Allah dan menjauh dari kesyirikan.
Maka ajaran Sufiyah, yang jelas banyak kesyirikan. Demikian pula ajaran Syiah yang juga apa, yang banyak kesyirikan. Itu bukan.bagian dari Islam Tentunya Sufiyah yang ma'ruf tingkat-tingkat ekstrim itu, yang juga dimuliakan oleh orang yang tidak ekstrim dari kalangan Sufiyah. Demikian pula Syiah, yang dimaksudkan sampai tadi tingkat Rofidhoh. Yang tidak sampai tingkat itu, maka apa sesuai dengan kadarnya.
Kata beliau, didalam lafadz ini ada penjelasan tentang celupan yang Allah sebutkan tadi. Jadi velupan yang diinginkan, agama yang betul-betul mewarnai jiwa dan raga orang tadi adalah menegakkan dua dasar ini, yaitu IKHLAS DAN MUTABA'AH, ikhlas untuk Allah dan mengikuti rasul. Jadi jiwanya betul-betul mengikhlaskan ibadah untuk Allah,.secara fizikalnya memanga dia rajin menghidupkan sunnah nabi dan juga rajin melaksanakan syariat nabi. Dan syariat bagian dari sunnah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Sunnah dalam artian apa, cara beragama, ada yang wajib ada yang mustahab. Kerna yang namanya ibadah adalah sebuah nama atau istilah yang mencangkupi setiap perkara yang dicintai dan di redhoi oleh Allah berupa amalan-amalan dan ucapan-ucapan yang lahir dari yang batin. Dan itu tidak terjadi sehingga Allah mensyariatkannya melalui lisan RasulNya. Ibadah tidak terbentuk kecuali apa? Dengan mengikuti syariat rasul, bukan membuat jalan agama sendiri. Berarti apa? Bwrarti dia tidak ikhlas untuk Allah. Ternyata dia hanya redho untuk menyembah dirinya sendiri, untuk ikut syariat dia sendiri, sesuai kadarnya tentunya. Makanya memang 2 perkara ini tidak terpisahkan antara ikhlas dan mutaba'ah. Ikhlas ibadah kepada Allah dan ibadahnya memang ikuti cara ibadah yang disyariatkan oleh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Kata beliau dan keikhlasan itu adalah, sihamba memaksudkan ibadahnya itu untuk mencari wajah Allah semata didalam amalan-amalannya tadi. Maka disini Allah mendahulukan ma'mul, yaitu apa? له, نحن له عابدون asalnya apa نحن عابدون له
له
ini ma'mulnya, itu objeknya. Sekarang objeknya di ajukan. Asalnya,
ونحن عابدونه
Kemudian jadi
إياه عابدون
Kemudian diperkuat dgn masuknya harful jar yaitu lam,
له عابدون
Untuk apa? Ma'mulnya, objeknya itu didahulukan? Untuk memberitahukan adanya pembatasan. Hanya untuk Allah, bukan untuk yang lain, ibadah kami ini. Dan Allah berfirman,
ونحن له عابدون
Ini pakai isim fa'il, وسف. Diantara pola wasf adalahnisim fa'il عابدون. Maka Allah menyifati mereka dgn isim fa'il yang menunjukkan pastinya dan tetapnya perkara tadi. Apa itu? Al ubudiyah.
ونحن له عابدون
Thayyib, ini masdarnya al ubudiyah. Tidak mengatakan,
ونحن له نعبد
misalkan. Dengan fi'il mudhori. Itu pun boleh. Tapi kenapa bukan pakai fi'il, tapi pakai isim? Menunjukkan assubut wal istiqror, menggunakan pola isim fa'il yg menunjukkan kepastian dan ketetapan, benar2 pasti kami hanya menyembah Allah. Dan kami memang tetap seperti ini, tidak berubah-rubah. Kalau waktu Ramadhan menyembah Allah, kalau selain Ramadhan entah sembah siapa misalkan, atau menyembah hawa nafsunya malas ibadah. Thayyib dan memang hanya kepada Allah, bukan kepada yang lain. Makanya ini betul2 ditetapkan dengan sism fa'il. Ada hikmah, kenapa Allah memilih isim fa'il disini, bukan memakai fi'il mudhori'. Maknanya sama tetapi secara sastera dia itu lain. Dan ternyata memang Allah inginkan bukan hanya semata-mata sesuatu yang terjadi tapi sesuatu yang pasti dan menetap. Makanya pakai isim fa'il.
Untuk menunjukkan bahawasanya mereka memang memiliki sifat tadi, sentiasa memilki sifat ubudiyah hanya kepada Allah, menyembah hanya pada Allah, rajin ibadah hanya pada Allah. Dan keadaan bahawasanya sifat tadi, wasf tadi menjadi celupan untuk mereka yang kekal mulaziman. Jadi warna yang telah dipakai untuk mewarnai pakaian tadi itu betul2 selalu menyertai pakaian tersebut.
Makanya.sampai menjadi عابدون, pakai isim fa'il. Seakan-akan sudah menjadi status dia, memang, kami hanya memang menjadi hamba Allah ta'ala, tak mahu menghamba kepada yang lain. Ini tadabbur yang sangat indah oleh Imam as Sa'di rahimahullah.
Sumber Channel Telegram: tafsirquran_abufairuz






























