Header Ads

Kajian Tafsir Quran (ilmu yang bermenafaat sebagai bekal ke akhirat)

Kuliah Tafsir Al Quran
🎙Asy-Syaikh Abu Fairuz bin Soekojo Al Jawiy Al Indonesiy


Kuliyah Tafsir al Qur'an:

Tarikh : 15 Zulhijjah, 1442 Hijriyah, Ahad, bersamaan 25/07/2021 Masehi

Nasihat Sheikh tentang ilmu yang bermenafaat sebagai bekal ke akhirat.

Kita bersyukur kepada Allah سبحانه وتعالى, kerana masih memberi kita kesempatan untuk bernafas dan menjalankan berbagai jebis peribadatan untuk memupuk bekal di hari Akhirat nanti.

Dan termasuk amal ibadah dan bekal yang sangat mendasar adalah ilmu yang bermenafaat. Sebagaimana di jelaskan oleh al Imam Ibnul Qaiyim رحمه الله تعالى di dalam Kitab Miftah daris Saadah, bahawasanya amalan dan keimanan itu memerlukan siraman. Dan siramannya adalah ilmu.

Kalau tidak ada penyiraman ilmu, maka keimanan akan cepat melemah.  Demikian pula kalau tidak ada siraman ilmu, maka amalan juga akan melemah atau menjadi salah.

Demikian pula bekal terbaik di hari Kiamat yaitu ketaqwaan. Dia tidak akan menjadi baik kecuali kalau selalu di iringi dengan ilmu.

Maka kita akan melanjutkan pelajaran-pelajaran yang  الحمد لله selama ini dimudahkan oleh Allah   سبحانه وتعالى dan kita mulai dengan ilmu yang terbaik yaitu al Quran.

Ayat 136 Surah Al Baqarah

قُولُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنزِلَ إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَىٰ وَعِيسَىٰ وَمَا أُوتِيَ النَّبِيُّونَ مِن رَّبِّهِمْ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ (136)

Allah berfirman kepada keseluruhan umat manusia, yang mau jadi Mukminin, yang tidak mau sudah tegak hujjah.

Katakanlah oleh kalian wahai seluruh umat manusia,  kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang di turunkan kepada kami.

Walaupun secara khususnya, yang di ajak bicara adalah kaum Mukminin untuk mengucapkan kalimat ini.

Dan kepada apa saja yang diturunkan kepada kami. Kami juga beriman kepada apa saja yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak dan Ya'kub dan juga الأسباط ( yaitu nabi-nabi Bani Israil.)

Dan kami beriman kepada apa yang diberi kan kepada Musa dan Isa. Dan juga kami beriman kepada apasaja yang diberikan kepada para nabi dari Robb mereka.

Kerna yang datang dari Allah itu pasti kebenaran. 
الحق من ربك
Kebenaran adalah datang dari Robb mu. Jadi semua adalah kebenaran tapi bukan berarti agama-agama yang ada sekarang adalah kebenaran, kerana sudah banyak dipesongkan dan di rosak. Maka yang benar tinggal satu saja tetapi apa yang datang dari Allah, yang masih asli dari Allah, itu adalah kebenaran.

لا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ ۚ 
Kami tidak membeza-bezakan, tidak memecah belahkan diantara seorang pun dari para nabi tadi. Semua nabi mendatangkan kebenaran.

Kenyataannya orang yang mengatakan ikut nabi fulan, tentu dia memang betul-betul ikut nabi fulan.

ونحن له مسلمون
Dan Kami hanya berislam kepada Allah.
Yaitu Islamnya kami adalah menyembah Allah, bukan sembah yang lain-lain. Islamnya kami dengan tunduk patuh kepada peraturan dari Allah. Inilah makna له مسلمون. 
الإسلام لله
Tunduk patuh kepada Allah.

Kesimpulan.bagus ya g disebutkan oleh al Imam As Sa'di رحمه الله. 
Keimanan - pembenaran hati yang sempurna  kepada prinsip2 dan pengakuannya dengan amalan hati dan amalan anggota badan.

Rukun Islam, rukun Iman dan 72 cabang masuk disini.

Islam - masuklah kedalamnya keimanan.

Islam Iman digabungkan - keimanan semua istilah apa yang didalam hati. 

Iman dan amal soleh.

Ucapkan apa yang ada di dalam isi hati kalian. Hati dan lidahnya sama di atas kejujuran. Menghasilkan pahala.

Ucapan yang kosong dari amalan tidak mempunyai pengaruh. 


Ada perbezaan antara ucapan sahaja dengan ucapan yang diiringi dengan amalan.

Iman kepada alquran dan assunnah.
Allah menurunkan kepada mu al quran dan al hikmah.

Iman kepada kitab suci, iman kepada para pembawanya yaitu para nabi.
Yang wajib, beriman dalam bentuk yang umum dan menyeluruh.

Pentingnya mempelajari sejarah para nabi.

لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّنْهُمْ
Sifat khusus orang Mukmin, beriman dengan kesemua para nabi.

Orang Yahudi dan Nasoro,  beriman kepada sebahagian nabi dan tidak beriman kepada sebahagian yang lain.
Mereka membatalkan nabi mereka dan kitab mereka.

Setiap nabi dari Allah akan menjelaskan tentang beriman kepada nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. 

Pemberian yang bersifat agama adalah pemberian yang hakiki, yang bersambung dengan seluruh kebaikan didunia dan di akhirat.

Allah tidak memerintahkan kepada kita untuk beriman kepada anugerah berupa kekuasaan

Sumber Channel Telegram: tafsirquran_abufairuz
Diberdayakan oleh Blogger.