Header Ads

Kajian Tafsir Quran (Pembahasan ayat 135)

Kuliah Tafsir Al Quran
🎙Asy-Syaikh Abu Fairuz bin Soekojo Al Jawiy Al Indonesiy


Kuliyah Tafsir al Qur'an:
Tarikh :
07 Zulhijjah, 1442 Hijriyah, Sabtu, bersamaan 17/07/2021 Masehi

Voicy:
Kita baca firman Allah subhanahu wa taala Al-Baqarah ayat yang ke seratus tiga puluh-lima. dan mereka yaitu para ahli kitab mengatakan jadilah kalian orang-orang Yahudi. atau orang-orang Nasrani agar kalian mendapatkan hidayah mendapatkan petunjuk maka Allah berfirman pada nabi-Nya katakanlah bahkan ikuti. Ibrahim. Bahkan yang benar adalah ikutilah agama Ibrahim dalam keadaan lurus dan dia bukan termasuk dari kaum musyrikin. Ini untuk. membantah yaitu menetapkan apa yang dinafikan atau menafikan apa yang ditetapkan. Ini isyarat bahwasanya Ibrahim memang bukan Yahudi, bukan Nasrani, agamanya bukan. ikut pola agama Yahudi ataupun gaya agama Nasrani, bahkan agamanya adalah muslim dan tidak musyrik. Berarti apa? Isyarat, orang Yahudi dan Nasrani mereka tidak lurus, mereka bengkok, memesong. dan mereka adalah kaum musyrikin. Kata Imam As-Sya'di rahimahullah yaitu masing-masing kelompok dari kalangan Yahudi dan Nasrani mereka mengajak kaum muslimin. Untuk masuk ke dalam agama mereka dengan menyatakan bahwasanya mereka itu adalah orang-orang yang mendapatkan petunjuk sedangkan yang selain mereka adalah orang yang tersesat.. katakan kepada mereka wahai Rasulullah dengan jawaban memberikan jawaban yang memuaskan bal bahkan kami mengikuti aga. Ibrahim yang lurus yaitu yang namanya Hanif adalah menghadapkan diri hanya kepada Allah dan berpaling dari. lain inilah agama Ibrahim tidak mau menghadapkan diri pada patung atau salib bahkan apa? Itu dirusak oleh Nabi Ibrahim. Dan tidak juga menghadapkan diri kepada hawa nafsu.. dengan menegakkan tauhid dan meninggalkan kesyirikan dan tandingan-tandingan maka orang. yang mengikuti Ibrahim mengikuti jalan Ibrahim inilah orang yang mendapatkan petunjuk di dalam sikap mengikuti Ibrahim ada hidayah sedangkan berpaling dari agama. Ibrahim maka di dalamnya ada kekufuran dan kesesatan sampai di sini apa yang disebutkan oleh Imam Asy-Sya'di rahimahullah. kita baca apa yang disebutkan oleh Imam Ibnu Katsir rahimahullahu taala tentang ayat ini langsung beliau menukilkan tafsir secara riwayat. Abdullah Ibnu Surya Al. ini berarti zahirnya adalah orang Yahudi. Dia mengatakan kepada Rasulullah. sallallahu alaihi wasallam tidak ada hidayah kecuali apa yang kami ada di atasnya ya Muhammad. tahta kalau di cetakan merah pak, tahta atau mmm coba pinjam terkadang perlu cetak. yang lain lagi untuk membandingkan karena terkadang ada beberapa pemeriksaan dari tiga buku nah tahta. bukan maka ikutilah kami wahai Muhammad niscaya engkau mendapatkan petunjukku. orang Nasoro juga mengucapkan yang seperti itu. salam maka Allah menurunkan firman-Nya ini yang maknanya adalah dan mereka mengatakan jadilah kalian itu Yahudi atau Nasran. Nasrani agar kalian mendapatkan petunjuk. Sebab turunnya ayat syaratnya daif di sini Ma'ruf dan bukan mustahil memang ada, ada sebab yang seperti itu pada waktu itu. tentang firman Allah taala bahkan. Agama Ibrahim yang lurus di sini sebagai apa? Dari fiil yang tersembunyi. Maknanya adalah kami tidak menginginkan. apa yang kalian serukan berupa agama Yahudi ataupun agama Nasrani. kami mengikuti agama Ibrahim yang lurus lurus tafsir ini. inilah tafsir yang benar ini tidak masalah Hanif arti yang kedua makna yang kedua adalah sama intinya mengikhlaskan agama hanya kepada Allah. wallahualam apa sisi kesesuaiannya di sini agama Ibrahim. Ifan artinya hajat. Tapi makruf sanad ini tidak kuat. Kalau diciptakan yang lain apa? Istilahnya apakah menyerah dengan haji di sini. disebutkan dalam memang Ali bin Abi Thalib tak jumpa Ibnu Abbas. Sudah sering diulang. Cuma. Apa sisi pendalilannya di sini? Bahwasanya Hanif artinya haji tentunya tidak tepat sama sekali. Kalau sekedar contoh haji karena Allah, betul, tapi bukanlah Hanif artinya haji. Hanif adalah orang yang menghadap ke Kakbah dengan. itu berpandangan bahwasanya hajinya adalah ke Baitullah bagi apabila. dia mampu menempuh perjalanan ke situ. Ini sekedar satu contoh, yaitu apa? Untuk memisahkan antara agama Yahudi, Nasrani, dan agama yang lurus. Yang l

urus adalah hajinya adalah ke Baitullah Kakbah. kiblatnya Nabi Ibrahim. Sementara Yahudi mereka inti hajinya adalah yang di sana itu di batu karang di Baitul Maqdi di Palestina. sementara orang Nasoroh taktahu hajinya itu ke mana, kiblatnya ke arah matahari terbit. Baik, maka yang lurus agama Ibrahim yaitu yang hajinya ke Ka'bah, tapi bukanlah makna Hadis adalah haji ke Ka'bah semata. berapa banyak orang yang musyrik, bahkan apa? Orang musyrik Mekah di zaman nabi sallallahu alaihi wasallam, mereka musyrik, jangan menentang nabi, tapi hajinya ke Ka'bah, tidaklah dikatakan mereka itu hanif. Tayib.. Makanya akhir ayat ini menunjukkan ma bahwasanya tafsir yang ini adalah lemah sekali. Jadi apa? Ibrahim bukan Yahudi, bukan Nasrani, bukan. jadi Ibrahim tidak ikut agamanya Yahudi ataupun agamanya Nasrani ataupun agama orang musyrik Mekah. Maka yang penting bukan masalah kiblatnya itu ke bangunan yang mana. toh hajinya ke tanah suci yang mana tetapi yang penting adalah jiwanya itu memang ikhlas lurus untuk Allah taala semata. Maka tafsir yang pertama itulah yang benar, pertama dan kedua yaitu. bukan semata-mata membahas haji. Yaitu mengikuti, cuma tidak jelas mengikuti apa ini. tafsir masih perlu ditafsirkan lagi kalau sekedar demikian. mengatakan hadis adalah orang yang beriman kepada para rasul semuanya dari awal sampai akhir dan ini benar dan semua rasul tentunya apa? Mengajak kepada. tauhid dan tidaklah kami memutuskan seorang rasul pun sebelummu kecuali kami wahyukan kepada. bahwasanya tiada sesembahan yang benar kecuali Aku maka sembahlah Aku. Jadi yang betul-betul beriman pada Rasul berarti dia ahli tauhid dan dia arif dan ini benar. adalah persaksian tiada sesembahan selain Allah dan ini memisahkan antara kita dengan Yahudi dan Nasrani dan seluruh musyrik. pelaksanaan karena yang namanya syahadah sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Abdil Hanafi itu ada tiga bentuk, bentuk pertama adalah yaitu persaksian hati betul-betul batinnya. itu menauhidkan Allah. Yang kedua, persaksian lisan. Memang? Lidahnya mengucapkan kemudian persaksian anggota badan. Memang dia praktiknya hanya menyembah Allah semata, bukan berbuat. Sirik memang inilah masuk di dalamnya. adalah seluruh karakter agama Ibrahim yaitu apa? Mengharamkan ibu, takboleh mengawini ibu sendiri, juga apa? Anak-anak perempuannya sendiri. Demikian pula para makcik. dari jalur ibu dan makcik dari jalur ayah dan mengharamkan apa saja yang Allah haramkan intinya adalah taat kepada Allah azza wajalla yaitu apa? Berkhitan karakter. Agama Khalifiyah. Memang ikut Ibrahim? Tayib. Makanya para peramal mengatakan kepada Hiratulius nanti tempat yang Anda pijak ini yaitu Ilya akan dikuasai. oleh kaum yang berkhitan. Sementara Heraklius dia ikut agama Nasrani dan dia tahu orang Yahudi tidak berkhitan. Dan juga apa? Orang Arab tidak berkhitan sampai kemudian datangnya ajaran nabi. Muhammad sallallahu alaihi wasallam

Powered by Todorant

Sumber Channel Telegram: tafsirquran_abufairuz
Diberdayakan oleh Blogger.