Shahih Al Bukhari (Kitab Shalat; BAB 20 : SHALAT DI ATAS TIKAR)
Kitab Shahih Al-Bukhari karya Imam Muhammad bin Ismail Al-Bukhari rahimahullah disyarah oleh Syeikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy hafidzohulloh
![]() |
| Download matan shahih bukhari klik gambar |
Kitab 8: KITAB SHALAT
🎙 Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله
➖〰➖〰➖〰➖〰➖〰➖BAB 20 : SHALAT DI ATAS TIKAR
وَصَلَّى جَابِرٌ وَأَبُو سَعِيدٍ فِي السَّفِينَةِ قَائِمًا. وَقَالَ الْحَسَنُ: قَائِمًا مَا لَمْ تَشُقَّ عَلَى أَصْحَابِكَ، تَدُوْرُ مَعَهَا وَإِلَّا فَقَاعِدًا.
Jabir dan Abu Sa'id pernah shalat dalam kapal dengan posisi berdiri. Al-Hasan berkata: "Engkau shalat dengan posisi berdiri selama tidak menyusahkan sahabat- sahabatmu, engkau mengikuti ke mana pun kapal mengarah. Kalau tidak, maka dengan posisi duduk."
💢 HADITS 380
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ جَدَّتَهُ مُلَيْكَةَ دَعَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِطَعَامٍ صَنَعَتْهُ لَهُ فَأَكَلَ مِنْهُ ثُمَّ قَالَ قُومُوا فَلِأُصَلِّ لَكُمْ قَالَ أَنَسٌ فَقُمْتُ إِلَى حَصِيرٍ لَنَا قَدْ اسْوَدَّ مِنْ طُولِ مَا لُبِسَ فَنَضَحْتُهُ بِمَاءٍ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَفَفْتُ وَالْيَتِيمَ وَرَاءَهُ وَالْعَجُوزُ مِنْ وَرَائِنَا فَصَلَّى لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ انْصَرَفَ.
Abdullah telah meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Malik mengabarkan kepada kami dari Ishaq bin Abdillah bin Abi Thalhah, dari Anas bin Malik bahwa neneknya, Mulaikah, mengundang Rasulullah ﷺ untuk menghadiri hidangan yang ia masak untuk beliau.
Beliau kemudian menyantap makanan tersebut kemudian bersabda, "Berdirilah, aku akan pimpin kalian shalat."
Anas berkata, "Maka aku berdiri di tikar milik kami yang sudah lusuh dan hitam akibat sering digunakan. Aku lalu memercikinya dengan air, kemudian Rasulullah ﷺ berdiri diatasnya. Aku dan seorang anak yatim lalu membuat barisan di belakang beliau, sementara orang tua (nenek) berdiri di belakang kami. Rasulullah ﷺ lalu shalat memimpin kami sebanyak dua rakaat lalu pergi."
وَصَلَّى جَابِرٌ وَأَبُو سَعِيدٍ فِي السَّفِينَةِ قَائِمًا. وَقَالَ الْحَسَنُ: قَائِمًا مَا لَمْ تَشُقَّ عَلَى أَصْحَابِكَ، تَدُوْرُ مَعَهَا وَإِلَّا فَقَاعِدًا.
Jabir dan Abu Sa'id pernah shalat dalam kapal dengan posisi berdiri. Al-Hasan berkata: "Engkau shalat dengan posisi berdiri selama tidak menyusahkan sahabat- sahabatmu, engkau mengikuti ke mana pun kapal mengarah. Kalau tidak, maka dengan posisi duduk."
💢 HADITS 380
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ جَدَّتَهُ مُلَيْكَةَ دَعَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِطَعَامٍ صَنَعَتْهُ لَهُ فَأَكَلَ مِنْهُ ثُمَّ قَالَ قُومُوا فَلِأُصَلِّ لَكُمْ قَالَ أَنَسٌ فَقُمْتُ إِلَى حَصِيرٍ لَنَا قَدْ اسْوَدَّ مِنْ طُولِ مَا لُبِسَ فَنَضَحْتُهُ بِمَاءٍ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَفَفْتُ وَالْيَتِيمَ وَرَاءَهُ وَالْعَجُوزُ مِنْ وَرَائِنَا فَصَلَّى لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ انْصَرَفَ.
Abdullah telah meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Malik mengabarkan kepada kami dari Ishaq bin Abdillah bin Abi Thalhah, dari Anas bin Malik bahwa neneknya, Mulaikah, mengundang Rasulullah ﷺ untuk menghadiri hidangan yang ia masak untuk beliau.
Beliau kemudian menyantap makanan tersebut kemudian bersabda, "Berdirilah, aku akan pimpin kalian shalat."
Anas berkata, "Maka aku berdiri di tikar milik kami yang sudah lusuh dan hitam akibat sering digunakan. Aku lalu memercikinya dengan air, kemudian Rasulullah ﷺ berdiri diatasnya. Aku dan seorang anak yatim lalu membuat barisan di belakang beliau, sementara orang tua (nenek) berdiri di belakang kami. Rasulullah ﷺ lalu shalat memimpin kami sebanyak dua rakaat lalu pergi."
〰🍂📚〰🍂📚〰🍂📚〰
Selasa, 26 Zulhijjah 1445 H 2/7/2024M Di Masjid Al-Muhsinin Changloon, Kedah, Malaysia
Sumber Channel Telegram: Shahih Al Bukhari






























