Shahih Al Bukhari (Kitab Shalat; BAB 57 : TIDURNYA WANITA DI MASJID)
Kitab Shahih Al-Bukhari karya Imam Muhammad bin Ismail Al-Bukhari rahimahullah disyarah oleh Syeikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy hafidzohulloh
![]() |
| Download matan shahih bukhari klik gambar |
Kitab 8: KITAB SHALAT
🎙 Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله
➖〰➖〰➖〰➖〰➖〰➖BAB 57 : TIDURNYA WANITA DI MASJID
💢 HADITS 439
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ وَلِيدَةً كَانَتْ سَوْدَاءَ لِحَيٍّ مِنْ الْعَرَبِ فَأَعْتَقُوهَا فَكَانَتْ مَعَهُمْ قَالَتْ فَخَرَجَتْ صَبِيَّةٌ لَهُمْ عَلَيْهَا وِشَاحٌ أَحْمَرُ مِنْ سُيُورٍ قَالَتْ فَوَضَعَتْهُ أَوْ وَقَعَ مِنْهَا فَمَرَّتْ بِهِ حُدَيَّاةٌ وَهُوَ مُلْقًى فَحَسِبَتْهُ لَحْمًا فَخَطِفَتْهُ قَالَتْ فَالْتَمَسُوهُ فَلَمْ يَجِدُوهُ قَالَتْ فَاتَّهَمُونِي بِهِ قَالَتْ فَطَفِقُوا يُفَتِّشُونَ حَتَّى فَتَّشُوا قُبُلَهَا قَالَتْ وَاللَّهِ إِنِّي لَقَائِمَةٌ مَعَهُمْ إِذْ مَرَّتْ الْحُدَيَّاةُ فَأَلْقَتْهُ قَالَتْ فَوَقَعَ بَيْنَهُمْ قَالَتْ فَقُلْتُ هَذَا الَّذِي اتَّهَمْتُمُونِي بِهِ زَعَمْتُمْ وَأَنَا مِنْهُ بَرِيئَةٌ وَهُوَ ذَا هُوَ قَالَتْ فَجَاءَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَسْلَمَتْ قَالَتْ عَائِشَةُ فَكَانَ لَهَا خِبَاءٌ فِي الْمَسْجِدِ أَوْ حِفْشٌ قَالَتْ فَكَانَتْ تَأْتِينِي فَتَحَدَّثُ عِنْدِي قَالَتْ فَلَا تَجْلِسُ عِنْدِي مَجْلِسًا إِلَّا قَالَتْ وَيَوْمَ الْوِشَاحِ مِنْ أَعَاجِيبِ رَبِّنَا أَلَا إِنَّهُ مِنْ بَلْدَةِ الْكُفْرِ أَنْجَانِي قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ لَهَا مَا شَأْنُكِ لَا تَقْعُدِينَ مَعِي مَقْعَدًا إِلَّا قُلْتِ هَذَا قَالَتْ فَحَدَّثَتْنِي بِهَذَا الْحَدِيثِ.
Telah menceritakan kepada kami Ubaid bin Isma'il, ia berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Hisyam bin 'Urwah dari Bapaknya dari 'Aisyah, Bahwa ada seorang budak perempuan hitam milik suatu kabilah Arab yang telah mereka merdekakan." Hamba sahaya tersebut mengisahkan, "Pada suatu hari ada salah seorang anak perempuan dari kabilah (yang telah memerdekakan dirinya) sedang keluar dengan mengenakan perhiasan berwarna merah terbuat dari kulit yang dihiasi dengan permata. Ia melanjutkan, Kemudian jatuhlah perhiasan tersebut darinya, lalu tiba-tiba datang seekor burung (sejenis elang) mengambil perhiasan tersebut karna dianggapnya sebuah daging. Lalu orang-orang dari kabilah itu serta merta mencari perhiasan tersebut tapi tidak menemukannya. Ia melanjutkan, "Lalu orang-orang menuduhku kalau aku adalah yang mengambil perhiasan itu. Ia melanjutkan, "Lalu orang-orang itu bersikeras menggeledahku sampai memeriksa pada bagian kemaluannku. Ia melanjutkan "Demi Allah, padahal saat itu aku ada di tengah-tengah mereka . Tak lama kemudian datanglah kembali burung tersebut sembari melemparkan perhiasan anak perempuan yang telah diambilnya. Maka terjadilah apa yang terjadi diantara mereka. Ia melanjutkan, Aku berkata, Inilah tuduhan kalian terhadapku, sementara di balik ini semua aku tidak mengambilnya dan aku berlepas diri darinya." Ia melanjutkan, "Lalu ia menemui Rasulullah ﷺ dan masuk Islam. 'Aisyah radhiallahu'anha berkata, Sahaya ini memiliki rumah kecil di dekat masjid. 'Aisyah melanjutkan, "Setiap ia mendatangiku dan duduk di sampingku, ia selalu melantunkan syair "Dan pada hari peristiwa perhiasan itu merupakan keajaiban Tuhan kami. Ketahuilah bahwa peristiwa dari negeri kekufuran itulah yang telah menyelamatkanku." 'Aisyah radhiallahu'anha melanjutkan, Kutanyakan kepadanya, "Apa alasanmu setiap kali bermajelis denganku, kamu kerap kali bersyair seperti itu?" Maka ia ceritakan kepadaku tentang hadits ini".
💢 HADITS 439
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ وَلِيدَةً كَانَتْ سَوْدَاءَ لِحَيٍّ مِنْ الْعَرَبِ فَأَعْتَقُوهَا فَكَانَتْ مَعَهُمْ قَالَتْ فَخَرَجَتْ صَبِيَّةٌ لَهُمْ عَلَيْهَا وِشَاحٌ أَحْمَرُ مِنْ سُيُورٍ قَالَتْ فَوَضَعَتْهُ أَوْ وَقَعَ مِنْهَا فَمَرَّتْ بِهِ حُدَيَّاةٌ وَهُوَ مُلْقًى فَحَسِبَتْهُ لَحْمًا فَخَطِفَتْهُ قَالَتْ فَالْتَمَسُوهُ فَلَمْ يَجِدُوهُ قَالَتْ فَاتَّهَمُونِي بِهِ قَالَتْ فَطَفِقُوا يُفَتِّشُونَ حَتَّى فَتَّشُوا قُبُلَهَا قَالَتْ وَاللَّهِ إِنِّي لَقَائِمَةٌ مَعَهُمْ إِذْ مَرَّتْ الْحُدَيَّاةُ فَأَلْقَتْهُ قَالَتْ فَوَقَعَ بَيْنَهُمْ قَالَتْ فَقُلْتُ هَذَا الَّذِي اتَّهَمْتُمُونِي بِهِ زَعَمْتُمْ وَأَنَا مِنْهُ بَرِيئَةٌ وَهُوَ ذَا هُوَ قَالَتْ فَجَاءَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَسْلَمَتْ قَالَتْ عَائِشَةُ فَكَانَ لَهَا خِبَاءٌ فِي الْمَسْجِدِ أَوْ حِفْشٌ قَالَتْ فَكَانَتْ تَأْتِينِي فَتَحَدَّثُ عِنْدِي قَالَتْ فَلَا تَجْلِسُ عِنْدِي مَجْلِسًا إِلَّا قَالَتْ وَيَوْمَ الْوِشَاحِ مِنْ أَعَاجِيبِ رَبِّنَا أَلَا إِنَّهُ مِنْ بَلْدَةِ الْكُفْرِ أَنْجَانِي قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ لَهَا مَا شَأْنُكِ لَا تَقْعُدِينَ مَعِي مَقْعَدًا إِلَّا قُلْتِ هَذَا قَالَتْ فَحَدَّثَتْنِي بِهَذَا الْحَدِيثِ.
Telah menceritakan kepada kami Ubaid bin Isma'il, ia berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah dari Hisyam bin 'Urwah dari Bapaknya dari 'Aisyah, Bahwa ada seorang budak perempuan hitam milik suatu kabilah Arab yang telah mereka merdekakan." Hamba sahaya tersebut mengisahkan, "Pada suatu hari ada salah seorang anak perempuan dari kabilah (yang telah memerdekakan dirinya) sedang keluar dengan mengenakan perhiasan berwarna merah terbuat dari kulit yang dihiasi dengan permata. Ia melanjutkan, Kemudian jatuhlah perhiasan tersebut darinya, lalu tiba-tiba datang seekor burung (sejenis elang) mengambil perhiasan tersebut karna dianggapnya sebuah daging. Lalu orang-orang dari kabilah itu serta merta mencari perhiasan tersebut tapi tidak menemukannya. Ia melanjutkan, "Lalu orang-orang menuduhku kalau aku adalah yang mengambil perhiasan itu. Ia melanjutkan, "Lalu orang-orang itu bersikeras menggeledahku sampai memeriksa pada bagian kemaluannku. Ia melanjutkan "Demi Allah, padahal saat itu aku ada di tengah-tengah mereka . Tak lama kemudian datanglah kembali burung tersebut sembari melemparkan perhiasan anak perempuan yang telah diambilnya. Maka terjadilah apa yang terjadi diantara mereka. Ia melanjutkan, Aku berkata, Inilah tuduhan kalian terhadapku, sementara di balik ini semua aku tidak mengambilnya dan aku berlepas diri darinya." Ia melanjutkan, "Lalu ia menemui Rasulullah ﷺ dan masuk Islam. 'Aisyah radhiallahu'anha berkata, Sahaya ini memiliki rumah kecil di dekat masjid. 'Aisyah melanjutkan, "Setiap ia mendatangiku dan duduk di sampingku, ia selalu melantunkan syair "Dan pada hari peristiwa perhiasan itu merupakan keajaiban Tuhan kami. Ketahuilah bahwa peristiwa dari negeri kekufuran itulah yang telah menyelamatkanku." 'Aisyah radhiallahu'anha melanjutkan, Kutanyakan kepadanya, "Apa alasanmu setiap kali bermajelis denganku, kamu kerap kali bersyair seperti itu?" Maka ia ceritakan kepadaku tentang hadits ini".
〰🍂📚〰🍂📚〰🍂📚〰
Jum'at, 13 Jamadil Awal 1446H, 15/11/2024M Di Masjid Al-Muhsinin Changloon, Kedah, Malaysia
Sumber Channel Telegram: Shahih Al Bukhari






























