Header Ads

DZULHIZAM , SHAHIR, DAN MUAMMAR BERSERIKAT DALAM KEDUSTAAN DAN PENYEBARANYA

DZULHIZAM , SHAHIR, DAN MUAMMAR BERSERIKAT DALAM KEDUSTAAN DAN PENYEBARANYA

Pertanyaan :

Benarkah tuduhan bahwa Antum tergopoh-gopoh mentahdzir sebagian ikhwah Malaysia yang tidak mau mentabdi' Abu Hazim?

-----------------------

Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala :

Tidak betul sama sekali. Itu hanyalah kedustaan lidah Dzul Hizam dan para kaki tangan dia semacam Shahir dan Muammar.

Mereka buta atau pura-pura buta bahwa sejak awal fitnah Abu Hazim, ana tidak mentahdzir ketiga orang tadi dan para ikhwah lainnya walaupun sudah sekian lama ana tahu bahwasanya mereka tidak mentabdi' Abu Hazim. 

Sungguh teramat banyak ikhwah yang tidak mentabdi' Abu Hazim, namun ana tidak mentahdzir mereka.

Sampai sekarang. 

Hanya saja:

Ketiga orang tadi ana tahdzir tatkala mereka tampil mendatangkan syubuhat taqlid, mencela dan menghina serta merendahkan para pembawa hujjah yang mentahdzir Abu Hazim.

Semoga ikhwah dan masyayikh diselamatkan dari fitnah para pengadu domba.

Semoga para pengadu domba diselamatkan dari langkah setan manusia. 

Setan jin jika kalah hujjah; dia berusaha memakai waswas.

Sedangkan SETAN MANUSIA JIKA KALAH HUJJAH AKAN MENEMPUH LANGKAH KEDUSTAAN.

Ana percaya pada Allah ta'ala :

{ستكتب شهادتهم ويسألون} .

"Persaksian mereka akan ditulis dan mereka akan ditanya."

Dari Samurah bin Jundab رضي الله عنه yang bercerita:

قال النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم : «لَكِنِّيْ رَأَيْتُ اللَّيْلَةَ رَجُلَيْنِ أَتَيَانِي، فَأَخَذَا بِيَدَيَّ، فَأَخْرَجَانِي إِلَى الْأَرْضِ اْلمُقَدَّسَةِ، فَإِذَا رَجُلٌ جَالِسٌ وَرَجُلٌ قَائِمٌ بِيَدِهِ كَلُّوْبٌ مِنْ حَدِيْدٍ». قال: «إِنَّهُ يُدْخِلُ ذَلِكَ الْكَلُّوْبَ فِي شِدْقِهِ حَتَّى يَبْلُغَ قَفَاهُ، ثُمَّ يَفْعَلُ بِشِدْقِهِ الْآخَرِ مِثْلَ ذَلِكَ، وَيَلْتَئِمُ شِدْقُهُ هَذَا فَيَعُوْدُ، فَيَصْنَعُ مِثْلَهُ. قلت: مَا هَذَا؟ قالا: اِنْطَلِقْ، -إلى قولع:- قالا: نَعَمْ، أَمَّا الَّذِيْ رَأَيْتَهُ يُشَقُّ شِدْقُهُ فَكَذَّابٌ يِحَدِّثُ بِالْكِذْبَةِ فَتُحْمَلُ عَنْهُ حَتَّى تَبْلُغَ الْآفَاقَ فَيُصْنَعُ بِهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ».

"Nabi صَلَّى الله عليه وسلم bersabda: "Tapi aku tadi malam melihat dalam mimpi ada dua orang yang mendatangiku seraya mengambil tanganku lalu mengeluarkan aku dari tanah suci. Tiba-tiba saja ada seseorang yang duduk, dan ada orang lain yang berdiri sambil membawa cakar besi di tangannya. Dia memasukkan cakar besi tadi ke dalam tepi mulutnya lalu menariknya hingga mencapai tengkuknya. Lalu dia berbuat seperti itu pada sisi mulut yang lain. Lalu tepi mulut yang robek tadi mengatup kembali, dan selanjutnya dirobek lagi seperti sebelumnya. Aku bertanya: "Apa ini?" Keduanya berkata: "Berangkatlah" -sampai pada sabda beliau:- “Keduanya menjawab: "Iya. Adapun orang yang kau lihat ujung mulutnya dirobek, maka dia itu adalah pembohong besar yang berbicara dengan kedustaan, lalu kedustaan itu dibawa darinya hingga mencapai ufuk-ufuk. Maka dia disiksa seperti itu sampai hari kiamat." (HR. Al Bukhariy (1386)).

Dzul Hizam, Shahir dan Muammar berserikat di dalam kedustaan dan penyebarannya, entah sampai ke ufuk mana.

DAN IN SYA ALLAH MEREKA AKAN MENUAI HASIL KEDUSTAAN MEREKA SUATU HARI NANTI.

والله أعلم الصواب.

والحمد لله رب العالمين.

--------------------------------

(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah)

Rabu, 25 Muharram 1446 / 31-7-2024

Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy
Diberdayakan oleh Blogger.