KEADAAN PENGEKOR HAWA NAFSU DAN LINGLUNGNYA MUTAWAQQIFUN
KEADAAN PENGEKOR HAWA NAFSU DAN LINGLUNGNYA MUTAWAQQIFUN
Melihat kebersamaan Ashabu TN ceramah di masjid yang sama dengan dai² Hizbiyyun
Assalamu'alaikum...
Seperti ini Syaikh Yahya atau Masyaikh Yaman lebih tahu dan lebih paham ?
-------------------------
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته.
Entahlah.
Dengan data² di atas dan semisalnya, apakah Kaidah "Penduduk suatu negeri lebih tahu tentang isi negeri itu" akan terus digilas lewat kesombongan ilmu dan kedudukan?
Keadaan setiap orang akan dijelaskan oleh amalannya, baik dia itu orang biasa ataukah tokoh utama.
حسبنا الله ونعم الوكيل.
---------------------
Penanya :
Dai² mutawaqqifun diam membisu ?
Apa mau bersatu dg hazimiyyun sekalian aja?
-------------------------------
Jawab :
Harusnya mereka geram dan marah pada tokoh kultus yang melindungi dan memuji Abu Hazim. Bukankah mereka sangat benci pada Abu Hazim atas kebusukan dan kesombongan mereka?
Bukankah mereka Tawaqquf demi menghormati orang yang mereka kultuskan?
Jika orang yang mereka kultuskan malah melindungi dan memuji orang yang mereka benci karena Allah, mestinya mereka sekarang geram dan marah pada orang yang mereka kultuskan kan ya?
Jika tidak marah dan geram, maka terbuktilah kepalsuan mereka.
----------------
Penanya:
Allahul Musta'aan.
--------------------------------
(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah)
Sabtu 2 Rabi'ul Akhir 1446 / 5-10-2024
Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy






























