KEIMANAN KEPADA TAKDIR
KEIMANAN KEPADA TAKDIR : DARI SISI PERBUATAN DAN KEINGINAN DISANDARKAN PADA MAKHLUK, DARI SISI TAKDIR DAN PENCIPTAAN DI SANDARKAN PADA ALLAH
السلام عليكم ورحمة الله وباركته
Maaf syaikh ana ingin bertanya, dalam tulisan dibawah:
Tidak seorang pun bisa lari dari takdir yang telah ditetapkan Allah سبحانه وتعالى, pencipta manusia.
Tidak ada yang terjadi didalam kerjaanNya ini melainkan apa yang Dia kehendaki, dan *Allah tidak meridhoi kekufuran untuk hambaNya.* Dia telah menganugerahi manusia kemampuan untuk memilih dan berikhtiar. Maka segala perbuatannya adalah terjadi atas kemampuannya dan kemauannya. Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki karena hikmahNya.
📚Kitab Tauhid 2, Beriman kepada Qadha dan Qadar, Tim Ahli Ilmu Tauhid.
Dibagian "Maka segala perbuatannya adalah terjadi atas kemampuannya dan kemauannya." Itu dinisbatkan kepada Allah atau kepada makhluk? Karena mungkin orgny salah penulisan.
Dan jika kepada makhluk, tlong jelaskan maksudnya bagaimana?
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah )
Senin 26 Dzulqo'dah 1445 / 3-6-2024
Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy






























