MUBTADI'AH YANG MENGATASNAMAKAN "ITTIBA'US SUNNAH"
MUBTADI'AH YANG MENGATASNAMAKAN "ITTIBA'US SUNNAH"
Assalamu Alaikum warohmatullahi wabarokatuh.bagaimana tanggapan as Aya kh
------------------------
Jawaban dengan memohon pertolongan pada Allah ta'ala :
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته.
Itu hasil dari pelaku kebatilan yang dilindungi - oleh orang yang merasa dirinya besar dan menghina hujjah orang kecil-, dan pelakunya diberi kesempatan untuk berceramah dan bebas berdakwah serta masih mendapatkan wala (loyalitas), padahal nasihat dan hujjah telah ditegakkan berbelas2 tahun.
Padahal Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dan para Sahabat رضي الله عنهم bersikap sangat tegas dan keras terhadap kebatilan dan pelakunya, sama saja, itu dinamakan sebagai maksiat ataukah muhdats.
Ana tidak mengomentari iklan itu secara khusus, tapi mengomentari aktivitas umum mubtadi'ah yang mengatasnamakan "Ittiba'us Sunnah"
حسبنا الله ونعم الوكيل.
---------------------------------
(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah)
Sabtu 4 Rajab 1446 / 4-1-2025
Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy





























