Header Ads

WALAUPUN 10 JILID BUKU DI TULIS UNTUK MEMBANTAH ABDUL HAMID MAKA TIDAK ADA GUNANYA

WALAUPUN 10 JILID BUKU DI TULIS UNTUK MEMBANTAH ABDUL HAMID MAKA TIDAK ADA GUNANYA DAN TIDAK DI ANGGAP SELAMA ABDUL HAMID DI ATAS KESOMBONGAN NYA

Bismillah..

Tdak kah syaikh mau memberikan bantahan atas bualan si muqollid abdul hamid ini syaikh dng bahasa arab?? Atas kesombongan dia yg berlaku sewenang-wenang? Atau kita diamkan saja seprti layaknya mendiamkan orang safih/bodoh??

JAWABAN :

Telah disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah رحمه الله di dalam Majmu' Al Fatawa beliau mengatakan ILMU ADALAH YANG TEGAK DI ATASNYA DALIL, dan yg bermanfa'at darinya adalah yg datang dari Allah dan Rosul-Nya, sampai pada ucapan beliau maka yg penting adalah kita mengucapkan ilmu yaitu penukilan yg dibenarkan, di akui kebenarannya atau penelitian yg telah dipastikan

Dan Alhamdulillah ana telah membuktikan dalam fitnah ini dgn buku itu dgn dua bahasa, ada bahasa Indonesia, ada bahasa arab & sampai sekarang Abdul Hamid yg mengklaim dirinya sebagai dari ulama, dia tdk mampu membuktikan dirinya itu mampu membantah itu secara ilmiyyah

Maka kalau seperti itu untuk apa ana sibuk² untuk debat dgn dia pada perkara caci makian tuduhan palsu kanan kiri sementara inti permasalahannya adalah bantah itu hujjah ana, bantah dengan ilmiyyah, bukan dengan perkataan non ilmiyyah yg di paksakan macam itu, sekedar mengatakan maksiat, aku sangka engkau tahu apa itu bedanya maksiat dengan bedanya bid'ah, dia sendiri tidak mampu membuktikan untuk membatalkan hujjah² ana

Jadi kalau perkara yang inti saja, inti permasalahannya dia tdk mampu untuk membantah bagaimana ana sibuk dengan di ajak pindah ke masalah caci makian atau perkara tuduhan² tepi²an dari dia yg sama sekali tdk ilmiyyah juga itu

Jadi tdk perlu membuang waktu karena ana tahu selama di hati nya masih ada kesombongan yaitu menolak kebenaran & meremehkan orang lain

WALAUPUN ANA MENULIS 10 JILID BUKU, TDK ADA GUNANYA ITU, TDK DI ANGGAP, maka UNTUK APA MEMBUANG WAKTU UNTUK ITU SEMENTARA ANA MASIH BANYAK TUGAS² YG LAIN

Sementara permasalahan ini intinya sudah ana bahas secara ilmiyyah yg mana Abdul Hamid sampai sekarang tidak mampu membuktikan dirinya mampu membantahnya itu

Dan tdk layak untuk dia menyerahkan bantahan itu kepada Abdul A'la, kan mereka mengatakan fitnah serahkan ke ulama

Sudah, biar si Abdul Hamid & teman²nya yg bantah, jangan malah diserahkan ke Abdul A'la

Lagi pula Abdul Hamid mengatakan Abu Hazim salah yaitu maksiat sementara Abdul A'la mengatakan Abu Hazim betul & ini Syar'iy, jadi Abdul Hamid tdk mampu bantah ana dan juga tdk mampu membantah Abdul A'la

JADI PERLU PEMBUKTIAN, INTI PERMASALAHANNYA BELUM DI BANTAH OLEH ABDUL HAMID SECARA ILMIYYAH, HAK² ILMIYYAH BELUM DI TUNAIKAN

Maka tidak perlu ana sibuk² mengurus perkara sampingannya yg berupa CACI MAKIAN DAN TUDUHAN PALSU ITU, NGGAK ADA GUNANYA, thoyyib, Karena ana sudah menjalankan tugas sementara dia belum, tugas ilmiyyah di dalam masalah fitnah itu

Buktikan siapa yang tidak taqlid, ana sudah buktikan sementara dia belum

Adapun pertanyaan nya kenapa tidak pakai bahasa arab?

Alhamdulillah, Alhamdulillah sudah ada yang siap melayani dari kalangan para pengadu domba itu seperti Si Shahir Malaysia atau yang seperti dia

In sya Allaah mereka siap melayani ana untuk menerjemahkan kalam kalam ana untuk di benturkan kepada para masyaikh maka mereka ada 2 pilihan

Pilihan pertama mereka menterjemahkan secara lengkap berarti sudah ada pelayan maka tidak perlu ana susah payah menulis ke bahasa arab, ana ada tugas yang lain

kalau ternyata dia memotong motong kalimat tadi, maka dia yang terkena dosa memotong motong kalimat, hanya cari bagian yang di perlukan, sementara kelengkapan nya tidak di ambil, tidak di nukilkan secara lengkap, dia yang dosa

Jadi tidak perlu ana susah payah dalam masalah itu,
والله أعلم والحمد لله رب العالمين

(Di Jawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al  Al Jawiy حفظه الله تعالى)

Sabtu, 2 Rabi'uts Tsani 1446 / 5-10-2024

Download Audio :
Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy
Diberdayakan oleh Blogger.