The Most/Recent Articles

Tampilkan postingan dengan label Kitab Keikhlasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kitab Keikhlasan. Tampilkan semua postingan

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 83: Larangan mengangkat pemimpin dan hakim bagi orang yang memintanya atau tamak dengan jabatan itu)

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 83 : Larangan mengangkat pemimpin dan hakim bagi orang yang memintanya atau tamak dengan jabatan itu
📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله

Hadits 1

عن أبي موسى الأشعري رضي الله عنه قال: دخلت على النبي صلى الله عليه وسلم أنا ورجلان من بني عمي، فقال أحدهما: يا رسول الله أمرنا على بعض ما ولاك الله عز وجل، وقال الآخر مثل ذلك، فقال: إنا والله لا نولي هذا العمل أحدا سأله، أو أحدا حرص عليه.

Dari Abu Musa Al-Asy'ari Radhiyallahu Anhu, dia berkata, “Aku dengan dua orang sepupuku pernah menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, maka salah seorang dari sepupuku berkata," Wahai Rasulullah, angkatlah kami sebagai pemimpin (penguasa) pada salah satu daerah yang Allah Ta'ala kuasakan kepadamu, ”dan yang satunya pun berkata demikian, maka beliau menjawab,“ Demi Allah, kami tidak akan memberikan jabatan ini kepada seseorang yang memintanya atau berambisi terhadapnya.” (Muttafaq Alaih)

Shahih Al-Bukhari (7149) Shahih Muslim (1733)

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 82: Anjuran kepada penguasa untuk memilih menteri yang shalih dan memperingatkan mereka dari rakan yang jahat) #Hadits 2

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 82 : Anjuran kepada penguasa untuk memilih menteri yang shalih dan memperingatkan mereka dari rakan yang jahat
📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله

Hadits 2

وعن عائشة رضي الله عنها قلت: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إذا أراد الله بالأمير ځيرا، جعل له وزير صدق، إن نسي ذكره، وإن ذكر أعانه، وإذا أراد به غير ذلك جعل له وزير سوء، إن نسي لم يذكره، وإن ذكر لم يعنه. رواه أبو داود بإسناد جيد على شرط مسلم. 

Dari Aisyah Radhiyallahu Anha, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,“ Jika Allah menghendaki kebaikan terhadap seorang pemimpin, Dia berikan untuknya seorang menteri yang jujur, jika pemimpin lupa dia akan mengingatkannya dan jika ingat akan dia bantu. Dan jika Allah menghendaki sebaliknya, maka Dia berikan untuknya seorang menteri yang buruk, jika pemimpin lupa dia tidak akan mengingatkannya dan jika ingat dia tidak akan membantunya.” (HR. Abu Dawud dengan isnad yang baik (jayyid) sesuai dengan syarat Muslim) 

Shahih Al-Jami' (302) Shahih Abi Dawud karya Al-Albani Rahimahullah (2544)

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 82: Anjuran kepada penguasa untuk memilih menteri yang shalih dan memperingatkan mereka dari rakan yang jahat) #Hadits 1

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 82 : Anjuran kepada penguasa untuk memilih menteri yang shalih dan memperingatkan mereka dari rakan yang jahat
📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله

Hadits 1

عن أبي سعيد وأبي هريرة رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: ما بعث الله من نبي، ولا استخلف من خليقة إلا كانت له بطانتان: بطانة تأمره بالمعروف وتحضه عليه، وبطانة تأمره بالشر وتحضه عليه والمعصوم من عصم الله. رواه البخاري. 

Dari Abu Said dan Abu Hurairah Radhiyallahu Anhuma, bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Tidaklah Allah mengutus seorang Nabi dan tidak pula mengangkat seorang Khalifah, melainkan ada dua orang pendamping, seorang yang memerintahkan kebaikan dan mendorong untuk melakukannya, dan seseorang yang menyuruh kepada kejahatan dan mendorong untuk melakukannya, sedang orang yang selamat (terjaga) adalah yang dipelihara oleh Allah." (HR. Al-Bukhari)

Shahih Al-Bukhari (7198)

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 82: Anjuran kepada penguasa untuk memilih menteri yang shalih dan memperingatkan mereka dari rakan yang jahat)

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 82 : Anjuran kepada penguasa untuk memilih menteri yang shalih dan memperingatkan mereka dari rakan yang jahat
📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله

Allah Ta'ala berfirman, 

{الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ} [الزخرف : 67]

"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa." (Az-Zukhruf :67)

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 81 : Larangan dari meminta kekuasaan dan memilih untuk meninggalkan pemerintahan apabila tidak diwajibkan terhadapnya atau apabila tidak ada hajat yang menyeru dia untuk memegang kekuasaan) #Hadits 4

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 81 : Larangan dari meminta kekuasaan dan memilih untuk meninggalkan pemerintahan apabila tidak diwajibkan terhadapnya atau apabila tidak ada hajat yang menyeru dia untuk memegang kekuasaan
📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله

Hadits 4

وعن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: إنكم ستحرصون على الإمارة، وستكون ندامة يوم القيامة. رواه البخاري. 

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, "Sesungguhnya kalian suatu saat akan berebut kekuasaan, dan hal itu akan menjadi penyesalan pada hari kiamat.” (HR. Al-Bukhari) 

Shahih Al-Bukhari (7148)

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 81 : Larangan dari meminta kekuasaan dan memilih untuk meninggalkan pemerintahan apabila tidak diwajibkan terhadapnya atau apabila tidak ada hajat yang menyeru dia untuk memegang kekuasaan) #Hadits 3

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 81 : Larangan dari meminta kekuasaan dan memilih untuk meninggalkan pemerintahan apabila tidak diwajibkan terhadapnya atau apabila tidak ada hajat yang menyeru dia untuk memegang kekuasaan
📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله

Hadits 3

وعنه قال: قلت: يا رسول الله ألا تستعملني؟ فضرب بيده على منكبي ثم قال: يا أبا ذر إنك ضعيف، وإنها أماته، وإنها يوم القيامة خزي وندامة، إلا من أخذها بحقها، وأدى الذي عليه فيها. رواه مسلم. 

Darinya (Abu Dzar Radhiyallahu Anhu), dia berkata, "Wahai Rasulullah, maukah kamu mengangkatku (untuk menjalani suatu tugas)?" Kemudian beliau memukul bahuku sambil bersabda, "Wahai Abu Dzar, kamu adalah orang yang lemah sedangkan jabatan itu amanah, yang pada hari kiamat merupakan kehinaan dan penyesalan. Kecuali orang yang berhak (pantas) untuk menyandang jabatan itu dan menunaikan kewajibannya dengan sebaik-baiknya." (HR. Muslim)

Shahih Muslim (1825)

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 81 : Larangan dari meminta kekuasaan dan memilih untuk meninggalkan pemerintahan apabila tidak diwajibkan terhadapnya atau apabila tidak ada hajat yang menyeru dia untuk memegang kekuasaan) #Hadits 2

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 81 : Larangan dari meminta kekuasaan dan memilih untuk meninggalkan pemerintahan apabila tidak diwajibkan terhadapnya atau apabila tidak ada hajat yang menyeru dia untuk memegang kekuasaan
📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله

Hadits 2

وعن أبي ذر رضي الله عنه قال: قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم: يا أبا ذر إني أراك ضعيفا، وإني أحب لك ما أحب لنفسي، لا تأمرن على اثنين ولا تولين مال يتيم. رواه مسلم. 

Dari Abu Dzar Radhiyallahu Anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda kepadaku, “Wahai Abu Dzar, sesungguhnya aku melihat kamu adalah seorang yang lemah, dan aku suka untukmu apa yang aku suka untuk diriku sendiri. Janganlah kamu menjadi pemimpin walau terhadap dua orang dan jangan pula kamu mengelola (mengurusi) harta anak yatim." (HR. Muslim) 

Shahih Muslim (1826)

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin (Bab 81 : Larangan dari meminta kekuasaan dan memilih untuk meninggalkan pemerintahan apabila tidak diwajibkan terhadapnya atau apabila tidak ada hajat yang menyeru dia untuk memegang kekuasaan) #Hadits 1

بسم الله الرحمن الرحيم

Kajian Kitab Riyadhus Shalihin

Bab 81 : Larangan dari meminta kekuasaan dan memilih untuk meninggalkan pemerintahan apabila tidak diwajibkan terhadapnya atau apabila tidak ada hajat yang menyeru dia untuk memegang kekuasaan
📣Oleh Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin soekojo Al Indonesiy Al Jawiy Al Qudsiy حفظه الله

Allah Ta'ala berfirman, 

{تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا ۚ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ} [القصص : 83]

Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Qashash: 83)

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Hadits 1

وعن أبي سعيد عبد الرحمن بن سمرة رضي الله عنه، قال: قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم: يا عبد الرحمن بن سمرة لا تسأل الإمارة، فإنك إن أعطيتها عن غير مسألة أعنت عليها، وإن أعطيتها عن مسألة وكلت إليها، وإذا حلفت على يمين، فرأيت غيرها خيرا منها، فأت الذي هو خير، وكفر عن يمينك. متفق عليه. 

Dari Abu Said Abdurrahman bin Samurah Radhiyallahu Anhu, dia

berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bersabda kepadaku, “Wahai Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau menuntut kedudukan (jabatan) dalam pemerintahan, karena jika kamu

diserahi jabatan tanpa kamu minta, niscaya kamu akan dibantu (untuk menjalankannya). Tetapi, jika kamu memperoleh jabatan itu karena kamu memintanya, maka kamu akan dibebani sepenuhnya (tidak ditolong Allah). Dan jika kamu bersumpah untuk melakukan sesuatu, kemudian ternyata kamu dapati ada hal lain yang lebih baik darinya, maka kerjakanlah apa yang kamu anggap lebih baik dan bayarlah tebusan atas sumpahmu itu." (Muttafaq Alaih)

Shahih Al-Bukhari (6622,7146) Shahih Muslim (1652)

Semoga mendapat faedah-faedah dan manfaatnya

إن شاء الله

Sumber Channel Telegram: رياض الصالحين