BREAK
  • Memuat berita terbaru...

Berisi jawaban atas pertanyaan mengenai hukum Pemakaian Sirwal dan sarung

dars 239 Kitabul Adab (peringkat keenam/kali ke-11)

Berisi jawaban atas pertanyaan mengenai hukum Pemakaian Sirwal dan sarung
Sirwal

Pertanyaan:

assalamualaikum
apakah dalil ini bisa berlaku umum ,bolehnya seseorang memakai sirwal saja tanpa ada gamis /sarung yang menutupinya?
مَنْ لَمْ يَجِدْ إِزَارًا فَلْيَلْبَسْ سَرَاوِيلَ ، وَمَنْ لَمْ يَجِدْ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ

“Barangsiapa yang tidak mendapati izar (sarung, kain bawah yang dikenakan ketika ihrom), maka hendaklah ia menggunakan celana. Barangsiapa pula tidak mendapati sendal, maka hendaklah ia mengenakan khuf.
HR. Bukhari no. 5804 dan Muslim no. 1179
_____

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته.
Itu untuk orang yang tidak mampu mendapatkan sarung untuk manasik, maka dia boleh memakai sirwal. Adapun dalam kehidupan sehari², maka hendaknya dia berusaha menjauhi gaya Ahli Kitab sekuat tenaga. Jika tidak mampu menggabungkan sarung dan sirwal, maka berusahalah mengikuti ajaran Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dalam masalah tadi semampunya.

Ana punya perincian dan penjelasan sebagaimana adalah dars Adab berikut ini:
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


(Dijawab Oleh : Asy Syaikh Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al Qudsiy Al Jawiy Hafidzahullah)

Selasa,4 Dzulqaidah 1447 / 21-4-2026
Sumber Channel Telegram: fawaidMaktabahFairuzAdDailamiy
Lebih baru Lebih lama